cerpen ini kisah nya yg saya alami selama ini
" wijak " aku terlahir oleh seorang ibu dan di mana masa umur ku 3 th sudah di asuh oleh seorang nenek ku ...
dan suatu hari pada usia ku yang masi kecil dan belum tu apa-apa dan aku selalu menikmati hidup dengan penderitaan yang di mana aku melihat seorang teman sahabatku merasa gembira saat bercanda bersama keluarga yang utuh... dan di saat itu aku maulai bertanaya pada nenek ku
"wijak" ne apakah aku memiliki seorng keluarga yg lengkap seperti mereka ?...
"nenek" tentu saja kau punya keluarga lengkap seperti itu. . ...
jawab nenek
"wijak" tapi bukti nya mana nek aku tak pernah menikmati masa seperti mereka.. di dalam hati selu keluar suara kenapa dia bisa aku nggak bisa. saat meliaht teman bahagi bersama keluarga yang utuh .... "nenek" untuk sekarang nenek belum bisa buktiin tetapi nenek janji sesuwatu saat nenek akan mebuktukan semua nya ke pada engka nak... jawab nenek sambil mengeluarkan air mata
wijak" maaf ya nek hari ini wijak sudah mebuat nenek sedih dan menanya sesuwatu yang tidak penting ini... dan akupun merasa kebingun di saat itu aku merasa ada sesuwatu yang aneng di saat aku bertanya seperti itu
nenek" sudah jangan kawatir nenek tidak papa nenek tidak menangis dan sedih . mata nenek cuman kena debu aja... :-) dan aku pun tersenyum
dan ke esokan hari nya aku bermain bersama teman.. dan dia bertanya kepadaku " eh wijak ngomong-ngmong ayah dan ibuk kamu keman kok enggak pernah nampak sama sekali...
oh ayah ibu ku sedang kerja di luar kota " jawab wijak dan aku pun meras sedi saat teman ku bertanya seperti itu
"wijah " ayo kita main sebelum sore entah kalau sudah sore kita sudh di cariin ni ... eh iya di rumahku ada ps lo gimana kita main ps aja menjelang nunggu sore... ", pas di saat main ps di rumah nya pu aku merasa iri melihat teman ku saat lagi main ps makan di suapin oleh ibu nya...