Dulu aku pernah menyukai seseorang dalam diam, dengan sangat tulus dan Sangat lama hingga akhirnya aku memilih mengalah dengan keadaan
Dan lagi aku menyukai seseorang dalam diam dengan sangat tulus dan sangat lama hingga akhirnya selang beberapa waktu aku juga memilih mengalah
karena aku tau bukan aku yang Dia mau tetapi orang lain yang dia mau
"sebegitu menyakitkan menyukai dan mencintai seseorang dalam diam tapi hanya cara itulah yang aku bisa agar pertemananku dengannya tidak hancur" meskipun begitu aku masih tetap bersyukur karena aku masih bisa bersamanya walaupun hanya sebatas teman tidak lebih dan tidak kurang, kuharap aku masih bisa bersamanya saat dia tahu bahwa aku telah menaruh hati padanya, dan kuharap dia bisa menyadari bahwa aku menyukai nya, bahkan aku rela menolak beribu ribu hati yang mau menggantikannya di hatiku, jauh di lubuk hatiku yang paling dalam aku masih berharap kamu sadar nantinya walaupun pertemanan antara aku dan dia akan hancur, tapi harus aku Terima semua konsekuensinya karena aku telah berani menyukai dan mencintainya dalam diam, walaupun sesibuk sibuknya aku, aku sempatkan hanya untuk membalas chat darinya.
tapi aku tak akan rela jika harus melihatmu bersama yang lain , tapi mau bagaimana lagi! hanya cara ini yang aku bisa, jika nanti dia tersakiti akupun mau jika di minta menyembuhkan lukanya, tapi semua itu hanya haluku belaka, karena dia hanya ingin membuatku sakit hati belaka, atau dia tidak mau kalau aku merasakan bagaimana pedihnya sakit hati.