hari ini pernikahan ku dengan laki laki yang kucintai dan juga mencintaiku , kami pacaran udah terbilang lama hampir 2 tahunan lah . aku sangat bahagia bisa menikah dan terbebas dari belenggu keluarga yang tak menyayangi ku , tak memperlakukan ku adil dengan saudara saudara ku yang lain Nya. entah alasan apa aku pun tak tahu. kembali ke awal cerita , setelah pernikahan berlangsung hikmah dan suci . akhir aku di bondong kerumahnya rumah suami ku . malam pertama terbilang lancar dan berjalan semestinya tapi lambat laun semua berubah tepat hari ini sebut saja hari Senin di bulan September .
"sakit mas , kamu kok dorong Naya sih "ucap ku sambil terduduk dilantai
"kenapa ? ngak suka hah!!!" ucap Angga suami ku . aku terdiam tak tahu harus berkata apa , aku bingung , apa yang terjadi , apa aku berbuat salah padamu ? , ingin sekali ku ucap tetapi mulut ini tertutup rapat.
sampai tangan kekar itu menarik ku kasar dan membawa ku kedalam kamar , menghempaskan tubuh ku kasar dan mulai menindih ku . aku sangat takut sekarang keringat dingin bahkan sudah keluar semua dari tubuh ku.
bibir ranum nan indah itu mulai mengecup lama mengecap dan makin lama melumat nya dengan kasar . aku takut .
perlahan bibir turun kebawah sampai lekuk leher lalu mengecap dengan kasar
" uhg .... sa sakit mas... " ucap ku sambil menangis. semakin lama semakin kasar hingga mencapai puncak terakhir kenikmatan .
........
hari hari berlalu kelakuan suami nya semakin menjadi banyak sekali peraturan yang kadang tak masuk akal . contoh nya tidak boleh main hape , menutup komunikasi dengan orang luar siapa pun itu. nanya tak tahu harus apa, mungkin karna sejak dulu mendapat kan perilaku dasar dari orang-orang terdekat nya terutama kedua orang tua nya dan saudari saudari ,tapi ada satu orang yang selalu memberi dorongan untuk bangkit dari segala keterpurukan dulunya yaitu sahabatnya Anisa tapi sekarang harus meminta pertolongan kenapa siapa dia tak punya alat komunikasi dan keluar pun dilarang keras oleh suami nya itu . dia tak bisa melawan hanya bisa menangis dan meminta ampun ,
entah angin apa mungkin hari ini keberuntungan nya , tentu saja pintu utama rumah tidak dikunci oleh suami nya yang sudah pergi bekerja itu .
dengan hati yang gembira dia dengan secepat kilat keluar dari dan menuju rumah sahabat nya Anisa .
20 puluh menit perjalan menuju rumah Anisa .
tok tok
"Anisaaa....." ucap Naya
" assalamualaikum Anisa "ucap lagi
ceklek
" waalalikumsallam " ucap Anisa sambil membuka kan pintu
"Naya ? ya ampun udah lama banget ngak ketemu tahu iiihh kangen " ucap nya sambil memeluk erat
"ayok nay masuk ." ucap nya setalah perbincangan basa basi di depan pintu .
" lo kenapa ngak bisa dihubungi sih nay Bahkan disosmed pun hilang gitu aja " ucap dengan seribu pertanyaan
" MMM ii itu , gue cuma pensiun aja nis " ucap nya gugup
Anisa menatap nya lama dan mengintimidasi .
"apa yang lo sembunyi in dari gua nay. " ucap dengan nada tegas
" Nn ngak ada kok nis , ya cuma .."
" bohong !! " ucap ya memotong
Karna ketegangan mulai tercipta dan keheningan pun terjadi hingga beberapa menit hingga
" oke jadi Lo udah ngak nganggeb gua sahabat Lo lagi sekarang udah ngak mau bagi apapun lagi ke gue sekarang , " Ucap dg nada kecewa tapi menekan
" ngak gitu nis , gue selalu nganggeb Lo sahabat terbaik gue cuma gue .. " ucap terhenti
" gue ... hiks hiks nis " menangis dan nisa memeluk nya untuk menenangkan nya . saat Naya tenang baru dia menceritakan nya awal mula perlakuan baik sampai buruk tak luput dari cerita nya .
hiks hiks hiks
" udah nya, sekarang Lo tenang , malam ini tidur sini nya, yaudah ayok kita kekamar istirahat , Lo pucat banget , dan tenang aja gue ngak akan biarin sih Angga brensek itu kesini . " ucap nya sambil menuntun Naya kekamar nya
setelah di pastikan Naya terlelap dalam tidur nya , suara ketokan terdengar menggelegar di depan .
dengan langkah kesal nisa berjalan menuju pintu
" siapa sih ! ngak sopan banget jadi orang "
" siapa ? Lo ! ngapain Lo kesini "
" mana Naya ?!! " ucap Angga
" mana gua tahu Naya dimana " ucap nya berbohong
" ngak usah bohong Lo nis , gua tahu dia disini kan , seorang suruh Naya keluar, gua mau bawa. dia pulang , sekarang!! " ucap nya marah
" Lo denger nya baik baik pake kuping Lo , WALAUPUN NAYA DISINI SAMPAI KAPAN PUN NGAK BISA LAGI KETEMU DIA , GUE NGAK BIARIN COWOK BRENGSEK KAYAK NYENTUH NAYA LAGI , DAN TUNGGU SURAT CERAI YANG AKAN DATANG KE LO SECEPAT NYA !!! ucap nya tegas sambil membanting pintu dan menguncinya dengan rapat
belum sempat bereaksi , Angga dengan keterkejutan nya lambat untuk merespon sampai pintu benar benar Ter kunci rapat
" aaaaa sial !! " ucap nya
" nisa buka pintu nya , gua mau bawa Naya pulang , bukaaaa
Naya sayang ini mas buka pinta nya kita pulang ,
nay.... brengsek !! " ucap kesal setengah mati .
....
setelah menutup pintu nisa berlari menuju kamar dengan tergesa gesa
" fiuh ... lega nya " ucap nya
" nisa Lo kenapa?" tanya Naya dengan setengah kesadaran nya
" nn NGAK apa apa kok , Lo tidur lagi nya , udah malem ini " ucap nya sambil berbaring di ranjangnya .
" MMM yaudah " Ucap Naya dan kembali tertidur
kedua sama sama sudah terlelap akan mimpi
sedangkan di depan pintu rumah Angga masih disana dan dan terduduk lesu didepan pintu
" Sampai kapan pun gua nggak akan pernah lepasin naya sampai kapan pun itu." gumam nya
pagi menjelang nisa terbangun dan pergi ke dapur untuk minum , lalu dia menatap pintu dengan dg penasaran
" apa dia masih di situ nya " ucap . dg langkah penasaran dia mengintip di jendela samping
pintu dan betapa terkejut nya dia melihat Angga tertidur dengan pulas di teras rumah nya
"astaga , gimana ini , kalau Naya bangun Gimana nya , mmmm AHA! gue punya ide, iya pagi gue harus bawa Naya jalan jalan tapi lewat pintu belakang dekat parkiran ..
dengan rencana yang matang akhir mereka bisa keluar dengan mulus . dan membuat Naya bingung
" kenapa tadi harus lewat pintu belakang sih nis ? ucap nya bingung
" MMM ngak apa apa kok... cuma pagi pengen aja hahahah " ucap gugup
OOO gitu " ucap nya sambil angguk angguk
.....
setelah jalan jalan yang menyenangkan akhirnya mereka kembal kerumah .
saat kaki Meraka sudah melangkah Mamuju pintu utama betapa terkejut meraka saat ternyata Angga masih menunggu didepan rumah nya .
" Naya sayang akhir nya kamu pulang juga .. " berjalan dg senang sambil memeluk erat
" sayang ... kita pualng ya kerumah ya , kita pulang sekarang ya " berucap merayu sambil tetap memeluk Naya
" maass"
" ngak bisa Naya akan tinggal disini " sambil melerai pelukan dan membawa Naya sampai berapa di belakang nya
" nay ayo sayang , disini bukan rumah kamu sayang " ucap nya
" Lo ngak usah sok sok sayang kayak gitu , dan Naya juga udah buat surat CERAI nya , dan Lo sekarang pergi dari sini dan tunggu surat CERAI nya !! ngerti!! " ucap tegas dan sedikit berbohong
pertengkaran masih terjadi diantara Mereka yang satu ingin mengajak pulang dan yang satu melarang nya dengan keras
hiks hiks hiks suara tangisan Naya membuat kadua berhenti seketika
" nisa gua mau masuk kerumah hiks hisk " ucap nya
" iya iya kita kerumah nya. Lo denger kan Naya ngomong apa ! sekarang minggir !! " ucap sambil bejalan
" nay dengerin mas dulu nay . beri mas kesempatan sayang "ucap sambil mengejar tapi pintu sudah tertutup rapat.
..........
hiks hiks nis
gue ngak akan maksa Lo apa apa nay , semua keputusan ada ditangan Lo, tapi biarin dulu kita beri dia pelajaran sekaligus kita lihat apa dia benar benar ingin berubah. " ucap sambil menenangkan Naya
iya nis " ucap menyetujui
....
pagi hari nya Naya merasakan mual yang teramat hingga membuat nya lemas
Lo kenapa nay , kita periksa ke dokter nya " ucap nya khawatir
Naya hanya bisa mengangguk kan kepala nya tanda setuju
bagaimana dok , keadaan sahabat saya? " bertanya
tidak apa apa , hanya gejala awal kehamilan saja " ucap dokter
ha hamil dok saya hamil " ucap terkejut
iya usia kandungan 6 Minggu " jawab dokter
dengan bahagia dan sekaligus terkejut Naya berucap syukur
dirumah
setelah sampai kerumah dia dilanda kegalauan , dimana harus bertindak sekarang
satu Minggu kemudian
dengan rindu yang teramat kepada sang suami ia memberanikan diri pergi kerumah suami nya , yang selama 3belakangan tak pernah lagi datang kerumah nisa walau hanya menengok. dengan perasaan campur aduk .
tok tok
" assalamualaikum mass..." ucap Naya
lama menunggu tapi tak ada sautan apapun
dengan keberanian dia memegang ganggang pintuk
ceklek
MMM ngak dikunci " ucap nya sambil melangkah masuk , saat masuk kesunyian menyambut nya . tak ada sosok suami nya
lalu dia melangkah menuju kamar nya dan suami
setelah membuka ganggang pintu betapa terkejut nya ia saat melihat suami tergeletak tak berdaya di atas lantai
mas... mas kamu kenapa mas , ya ampun panas " ucap nya sambil mengangkat kepala suami nya keatas pangkuan . lama memanggil manggil tapi tetap tak ada
dengan sekuat tenaga ia mengangkat suami dan membaringkan nya diatas kasur
setelah itu ia pergi untuk mencari Lat kompres dan segera mengompres kepala. suami nya ..
setelah sekian lama akhir kedua mata itu pelahan terbuka
aaaw kepala ku sakit banget ucap nya sambil berusa duduk
eeh mas , hati hati sini Naya bantu " ucap nya
Naya Naya ini kamu kan , mas ngak mimpikan , ini beneran kamu " ucap nya senang sambil memeluk
iya mas , mm sekarang mas makan nya , Naya udah bauatin bubur buat mas , setelah kamu minum obat nya ya ucap Naya
dg anggukan kepala tanda setuju dan teramat senang
Naya mulai menguapi suami nya yg dengan lahap makan
mas lepas dulu tangan nya " ucap Naya risih karna tangan suaminya tak lepas dari pinggang nya .
menggeleng tanda tak setuju
nay kamu jgn tinggalin mas lagi ya , kamu disini nya sama mas ya , mas mohon nay , mas minta maaf , mas janji ngak perlakuin kamu buruk lagi. , beri mas. kesempatan satu lagi nay ,, ucapnya sambil memohon
Naya terdiam dan menatap lekat suami nya mencoba mencari jika kira ada kebohongan Dimata nya tapi tak ada Naya melihat ketulusan disana .
bagaimana ini apa aku harus lakuin sekrang ucap nya dalam hati
dengan bismillah Naya berucap
baiklah mas Naya akan memberi mu kesempatan , tapi tolong jangan buat Naya kecewa untuk kedua kali nya ,ucap nya mantap
makasih makasih sayang mas janji akan berusaha dg sebaik mungkin ,ucap nya senang
Dan Naya ingin beri ini sama mas ucap nya sambil memberikan
dg harap harap cemas Angga membuka nya dan betapa terkejut nya saat melihat isi nya yang ternyata hasil pemeriksaan kehamilan nay
kamu kamu hamil nay beneran sayang .ucap nya tersenyum senang
dg anggukan Naya membenarkan
yeeay ucap nya sambil membawa naya kedalam pelukan nya
....
setalah keputusan nya Naya juga sudah memberi tahu Sabahat nya akan keputusan nya dan di beri dukungan penuh Jika itu memang terbaik untuk nya .. setelah hari itu sikap Angga mulai berubah tak ada perkataan kasar dan tindakan kasar lagi , Angga memberi kelembutan dan kasih sayang nya dengan tulus
*TAMAT*
Pesan moral
jangan sia sia orang yang tulus kepada kita , apalagi merusak nya , hargai lah meraka seperti mereka menghargai kita .