demi menghidupi ke dua adik nya, tamara rela melakukan "pekerjaan apa saja termasuk bekerja di salah satu karaoke, di Jakarta utara ia selalu pergi malam pulang pergi tanpa lelah ia lakukan " orang tua nya sudah meninggal 2 tahun yang lalu.
"Tamara di ajak bekerja sama teman nya, yang salah satu karyawan" di karaoke tersebut ia belum
' ada pengalaman kerja ini bapgi nya, hal pertama.
" ia kerja di tempat itu ia menemani, para tamu yang datang; dan sekedar bernyanyi dan minum.
ia sering di ajak minum oleh para tamu," tapi ia selalu menolak dengan halus, dan membuat
" mereka kecewa kepada nya karena ia tahu minuman itu akan membuat nya mabuk.
dan ia tidak ingin adik adik nya melihatnya dalam
"keadaan seperti itu, ia ingin menjadi kakak yang baik; apa lagi ia sekarang adalah pengganti, orang tuanya untuk menjaga adiknya dengan baik.
"pukul 3 pagi ia baru saja pulang dari kerja nya daln mengetuk pintu rumah nya tok tok tok, dan pintu itu di buka oleh; adik nya yang bernama Alice ia langsung masuk, dan mengunci pintu kamar nya dan berbaring di tempat tidur nya.
" ia mengambil sebuah foto, di meja sebelah tempat tidur nya dan berkata ibu ayah" tamara minta maaf kepada kalian, Tamara melakukan pekerjaan seperti ini karena aku terpaksa, aku tau ini tidak lah baik ia menangis diam-diam.
"di balik pintu adik nya mendengar kan perkataan kakak nya, dan ia pun merasa sedih" karena memenuhi tanggung jawab di keluarga nya, dan ia ingin sekali membantu kakak nya.
"tanpa sepengetahuan nya Alice mencari pekerjaan,
sepulang sekolah bersama adik nya yang masih TK
sambil main sambil kerja, kakak setiap hari berangkat "kerja di karaoke ia lagi-lagi di tawarkan minuman oleh para tamu.
" tamu itu semakin penasaran kenapa Tamara, ia mendekati Tamara dengan berani nya" dan Tamara selalu menghindar dan beralasan yang tidak masuk akal, kepada tamu yang ia temani ber nyanyi di tempat itu.
"teman nya selalu berprilaku keterlaluan, Tamara melihat nya dengan jijik sebelumnya ia sudah tidak tahan lagi, bekerja di sana teman nya kalo "pulang selalu keadaan mabuk dan bau rokok, dan menyatakan nya untuk mengikuti jejak nya tapi Tamara tidak bisa karena ia tahu dosa.
"dan memasuki pekerjaan karoke itu pun kadang, ia nggan, karena terpaksa oleh keadaan saja ia mau melakukan nya, " suatu pagi tamara pulang kerja dengan sendirinya ia bertemu dengan 3 orang pemuda, yang menghadangnya dengan keadaan mabuk.
"Tamara dengan ber hati hati melintasi di samping pemuda itu dan akhirnya, ia tertangkap dan di seret
oleh pemuda itu dan suasana nya lagi sepi mencengkeram, ia terlepas dan berusaha lari namun nyatanya ia tertangkap lg.
"dan di bawah ke gedung kosong dan melakukan pelecehan kepada nya " Tamara ber teriak se jadi jadi nya tapi tidak ada seorang pun yang mendengar teriakannya setelah itu ia di bunuh orang 3 orang pemuda itu di di tusuk oleh pisau sebanyak tiga kali.
" dan pemuda itu meninggal kan nya begitu saja di gedung itu, tanpa sepengetahuan pemuda itu" Tamara Ter bangun dan memegangi tuka nya, dengan merintih ke sakit an darah nya pun keluar begitu derasnya, dan ia menangis.
" karena memikirkan nasib adik adik nya jika tidak ada di yang menjaga nya siapa lagi yang ingin menjaganya, ia meminta maaf kepada adiknya dan orang tua nya yang tidak bisa memenuhi keinginan nya untuk menjaga keluarga.
" di akhir hayat nya tamara menghembuskan napas terakhir nya di depan pintu rumah nya sendiri.