Jam pertama sekolah dimulai. Guruku masuk dengan seorang anak perempuan.
Bu Guru : Ayo, perkenalkan dirimu. Jangan malu-malu..
Anak itu : Hai,nama aku Sally, salam kenal ya.
Anak baru itu lalu duduk di sebelahku.
Anak itu : Hai aku sally, namamu siapa?
Mona : Oh... aku Mona.
Anak itu : Salam kenal ya Mona
Mona : ...
Walaupun agak sulit bagi Mona untuk berteman. Namun Perlahan Mona dan Sally menjadi sahabat dekat. Kita pokoknya semua bareng. Dia selalu ada untuk Mona dan sebaliknya. Buat Mona Sally yang terbaik.
Suatu hari, saat jam istirahat,
Kate : Hai Sally.
Sally : Hai Kate
Kate : kamu kok bisa berteman dengan dia sih?
Sally : Bisa lah. Emang kenapa?
Carina : kamu harusnya jangan dekat-dekat dengannya.
Sally : Loh emang kenapa?
Mia : Kamu nggak tau? Dia pernah membunuh seseorang!!
Sally : Ih ada-ada aja
Linda : Loh nggak percaya. Coba tanya orangnya!!
Sally mendatangi Mona dan mengajak Mona makan bareng.
Sally : Yang aku denger bener ta?Kalo kamu pernah membunuh seseorang?
Mona : I-iya. Apakah kamu akan membenciku?
Mona menunduk, tidak berani melihat Sally. Ia takut Sally akan membencinya. Ia takut Sally juga akan meninggalkannya. Ia takut kehilangan sahabat satu-satunya
Sally : Aku tidak membencimu tapi tentu saja aku kaget dan takut. Tapi menurutku kamu bukan orang yang seperti itu jadi bisakah kamu menceritakanku apa yang sebenarnya terjadi?
Mona :
Jadi cerita ini dimulai dari 3 tahun yang lalu,
Waktu itu aku dan teman-temanku, Mia, Kate, Carina dan Linda sering mem-bully gadis bernama Filo ini. Yah, aku sebenarnya tidak terlalu membencinya, aku sebenarnya tidak punya alasan untuk mem-bully-nya tapi mungkin aku hanya ingin diterima, aku hanya ingin menyesuaikan diri. Saat itu banyak teman sekelasku membulinya jadi aku juga ikut-ikutan.
Suatu hari, saat aku dan teman-temanku sedang bermain di lantai 3, kami melihat Filo duduk diujung balkon, memakai topi. Mia mengambil topi Filo dan melemparkannya ke Linda, lalu Linda memberikannya kepada Kate dan seterusnya, memainkan topi itu seperti bola. Filo memohon supaya kami mengembalikan topinya. Aku yang merasa kami sudah keterlaluan,mengambil topi Filo dari Mia dan memberikan topi itu ke Filo.
Tapi saat aku hendak mengembalikan topi itu kepada Filo, tiba-tiba angin bertiup kencang dan topi itu terbang menuju ujung balkon.
Filo mencoba untuk meraih topi yang terbang itu
tetapi ..
Dia malah kehilangan keseimbangan, dan jatuh dari lantai 3
Sejak hari itu, aku nggak bisa tidur. Aku selalu teringat kejadian itu. Aku trauma dan shok.
Keesokan harinya, guru memanggilku, Mia, Kate, Linda dan Karina. Bu Guru bertanya tentang apa yang terjadi kemarin. Ia menanyakan siapa yang melempar topi Filo dari lantai 3. Kami semua diam. Namun tiba-tiba Mia menunjuk aku dan yang lain juga menunjuk aku, mereka menggunakan aku sebagai kambing hitam.
Tentu saja aku membela diriku
Tetapi ..
Yah, tidak ada yang percaya padaku
Sejak hari itu,
Semua orang membenciku. Aku juga susah berteman dan berkenalan dengan orang karena aku selalu mual atau pusing setiap kali bertatapan mata dengan orang lain, berinteraksi dengan orang lain, makan di hadapan orang lain,dan memasuki ruangan penuh orang. Aku sendiri juga membenci diriku sendiri dan aku memilih menganggap itu semua salahku
Mona : Apakah kamu mempercayaiku?
Sally : Tentu saja
Mona : Apakah kamu membenciku?
Sally : Ya nggak lah. Justru aku membenci teman-temanmu yang menjadikanmu kambing hitam. Rasanya mau aku tonjok!! Itu semua adalah masa lalu, dan itu juga bukan salahmu.
Mona : Thankyou ya Sally. Thankyou udah jadi temenku
Mona mulai menangis. Ia sangat berterimakasih karena Sally mempercayainya dan bertanya mengenai apa yang sebenarnya terjadi waktu itu. Karna selama ini semua orang menjauhi dan membencinya hanya dari rumor, dan tidak ada yang benar-benar mencari tahu mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Ia sangat bersyukur memiliki sahabat sepeti Sally, disaat semua orang membencinya Sally lah yang ada disisinya.
END
Mohon maaf kalo banyak yang salah
Terimakasih sudah baca🥰🥰
Jangan lupa like dan komen☺☺