Pagi yang cerah terlihat gadis yang cantik dan berambut panjang sambil ia asyik memakan sarapan di dapurnya. gadis itu bernama sarah ia adalah sosok gadis yang introvert(pemalu) ia tidak memiliki teman sama sekali.
Selesai sarah memakan sarapannya ia pun segera memakai sepatunya lalu pergi meninggalkan rumahnya.
Sarah merupakan anak yatimpiatu karena ia, memiliki bibi yang baik dan perhatian padanya jadi ia beruntung masih bisa sekolah di sekolah swasta.
Sarah adalah anak SMA kelas 11. Ketika ia sampai disekolah ia langsung disambut oleh teman temannya.
"Mau kemana kamu!" ucap Elish
"Yuk gess kita kasih kejutan dia" ucap Rosali
Lalu grup geng tersebut menaburi 2 bungkus tepung tepat di kepala sarah dan yang paling parah lagi mereka mecahkan 4 buah butir telur tepat di atas kepala sarah.
Sarah hanya bisa tunduk dan tendiam, sarah hanya bisa mengepalkan tangannya ia hanya berharap ia bisa membalaskan semua dendam nya kepada teman yang membully nya, tapi hal yang diharapkan sarah itu memang menjadi kenyataan.
Sepulah sekolah...
Sarah pulang sendiri berjalan kali di sore hari tapi sayangnya pikirannya hanya pada kejadian tadi pada saat ia di taburi tepung dengan temannya.
"Betapa bodohnya diriku, mau maunya aku menuruti kemauannya tetapi hasilnya ia malah membully ku, ternyata mereka hanya memanfaatkan ku saja" ucap sarah dalam hati.
Sarah tidak memperhatikan keadaan sekeliling.
Tiba.. tiba..
Brekkk...
Tiba tiba saja sarah tertabrak mobil dan ia terjatung ditengah jalan untung saja orang yang mengendarai mobil tersebut perduli kepada korban dan setidaknya ia mau bertanggung jawab membawa sarah ke RS (Rumah Sakit).
Sesampainya di RS...
"Uh... aku dimana?" tanya sarah, ia terlihat kebingungan karena ia baru tersadar.
"Anda sedang berada dirumah sakit" saut seorang pria tersebut.
"Maaf anda siapa ya?, kenapa tiba tiba saja anda bisa berada di sini? " tanya sarah dengan sosok pria itu.
"Oh.. maaf sebelumnya saya adalah orang yang menabrak anda menggunakan mobil saya, tapi saya mengatakan dengan jujur bahwa saya tidak sengaja menabrak anda" saut pria itu.
"Itu tidak masalah, saya sudah memaafkan apa yang anda perbuat" ucap sarah
"Oh.. ya ngomong ngomong perkenalkan nama saya Rio saya adalah seorang siswa, umur saya 17 thn, nama anda siapa?" tanya Rio
"Jangan panggil saya anda panggil aku/kamu saja sudah cukup, perkenalkan nama saya sarah umur saya 16 thn. Saya panggil kk aja ya biar sopan" ucap sarah
"Baik silahkan" saut Rio
"Ngomong ngomong kamu orangnya kaku juga ya manggil orang yang gak dikenal aja pake sebutan anda" ucap sarah berhasil membuat Rio tercengang
"Hehe.. iya udah terbiasa" ucap Rio
"Tak liat liat pas Aku nabrak kamu, kamu kayak ga fokus gitu jalannya, emangnya ada apa?, ada masalah??" tanya Rio
Pembicaraan Rio membuat sarah terdiam sejenak..
"Sepertinya ini kesempatan aku buat balas dendam semua perbuatan yang teman aku lakukan, maaf ya kk kalau aku ga bisa kasih tau karena ini masalah privasi aku" guman sarah
"Gapapa kok kk cuman kecapean aja" saut sarah
"Oh gitu yaudah untuk sementara kamu tinggal dirumahku dulu ya" ucap Rio
"Iya kk, hmm.. tapi.. aku ga punya tempat tinggal kk aku udah lupa sama alamat rumahku kk" ucap sarah
"Iya gapapa kamu tinggal sama aku aja, nanti aku jelasin semua sama ibuk aku pasti dia ngerti kok" saut Rio
"Baik kak" ucap sarah
Keesokan harinya...
"Kemana tuh anak, tumben dia ga nongol" ucap Elish
"Ga tau tuh, mungkin aja dia takut saking takutnya sama kita dia ga masuk sekolah hahaha... memang dia pantes digituin" ucap Rosali
"Yah sayang banget padahal gw mau kerjain tuh anak biar mampus" ucap Elish
"Sabar ya pasti kita akan cari teman selanjutnya yang akan menggantikan posisi sarah" ucap Rosali sambil memiringkan senyumnya
"Oke, nanti kita cari anak culun lagi ya, soalnya gw pasti bosen klo ga ngerjain orang" ucap Elish
4 bulan kemudian.....
Kini penampilan sarah telah berbeda dan ia juga sudah mengganti namanya dengan nama Carry.
Carry sudah diadopsi oleh seorang keluarga kaya raya no 1 didunia.
Selain memiliki keluarga yang kaya kedua orang tua nya sekaligus menyanyangi carry sudah seperti layaknya putri kandung mereka.
Bahkan carry sudah berani untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.
Kini terlihat carry yang sedang berhias atau berdandan di depan cermin setelah ia selasai berdandan lalu ia menyisir rambutnya.
"Saatnya aku membalaskan dendam ku, tunggu aku" ucap carry
Keesokan harinya...
Hari ini adalah hari dimana carry bersekolah, ia bersekolah ditempat ia dulu tujuan dia bersekolah di tempat tersebut adalah membalaskan dendamnya.
"Woi.. siapa tu?, kayaknya dia siswi baru disini" ucap salah satu siswa
"Iya kayaknya, tapi kalo diliat liat dia cantik juga ya, ahh.. jadi pengen punya pacar kayak dia" ucap Fino sambil melamun menatap gadis itu.
"Sayang" ucap Elish
Perkataan Elish terus menerus dihiraukan oleh fino, membuat Elish geram lalu ia ikut melirik ke arah yang dilirik oleh fino.
"Oh jadi gara gara gadis itu makanya kamu cuekin aku! " ucap Elish sambil menginjak kaki fino
"Aww.. sakit tau, jangan cepet marang dong nanti cepet tua" ucap fino
"Biarin" ucap Elish sambil meninggalkan fino
"Hahaha.. kasihan ditinggal pacarnya, makanya jadi cowo itu yang peka" ucap raben
Disisi lain elish yang kesal dengan gadis itu karena telah menjadi sosok perhatian banyak orang, iapun segera mencari Rosali dan mengajak geng nya untuk membully nya.
"Ros gw gatau dah kenapa anak baru itu bisa jadi perhatian gitu, pokoknya lo bantuin gw buat ngebully anak itu" ucap Elish
"Lo yang sabar ya gw pasti bantuin lo kok" ucap Rosali
"Makasih ya, lo memang teman baik gw" ucap Elish
Elish dan Rosali serta geng nya pun pergi mencari keberadaan carry berniat ingin membullynya.
"Eh.. lo jangan sok cakep ya" ucap Rosa
"Cih.. gw memang cakep, emang kenapa iri lo?" tanya carry
"Dasar ga tau diri ya udah berani lagi ngerebut pacar orang" ucap Elish yang ingin menampar carry namun carry dengan cepat langsung memegang tangannya.
"Lo yang ga tau diri!" ucap carry sambil mendorong Elish
namun Elish hanya berjalan mundur dan ketakutan menghadapi carry.
"Lo berani kan bully orang?, terus kenapa lo ga berani bully gw??" tanya carry dengan emosi nya
Perkataan carry sukses membuat Murid murid kelas disana teringat dengan sarah.
"Jangan sok jagoan ya!" ancam Elish
"Lo yang jangan sok jagoan, dulu lo bully gw tapi sekarang, cih.. lo takut sama gw, itu aneh kan??" tanya carry
Membuat murid disana tercengat setelah mendengar perkataan carry.
"Gw punya pirasat kalau dia sarah" guman Rosali
"Gw ga mau sampe orang lain senasib sama gw" ucap carry
"Oh.... udah jelas dong berarti lo itu sarah, korban bully" ucap Rosali
"Iya!, gw memang nama gw memang sarah tapi sifat gw bukan sifat yang dulu tapi sifat yang sekarang" ucap carry
"Dasar sok hebat, palingan nanti lo juga ikut bully orang" ucap Rosali
Kemudian carry langsung menjambak rambut Rosali karena ia merasa geram dengan perkataan Rosali.
"lo jangan macem macem ya!, lo emang punya bukti??" tanya carry
Rosali terdiam sejenak karena ia hanya bisa menuduh seseorang, apa lagi tampa bukti.
"Kenapa lo diem aja?, jawab! " ucap carry sambil menendang meja
Semua murid disana terdiam karena mereka sudah tidak berani dengan carry.
"E.. e.. enggak" saut Rosali dengan rasa malu
Semua murid disana langsung menyoraki rosali.
"Wuuu... dasar pengecut!" sorak seluruh murid termasuk mereka bertiga
"Oh ya sebelum itu gw mau memperkenalkan nama gw yang baru" ucap carry
"Perkenalkan nama gw carry bukan sarah" ucap carry yang meninggalkan ruangan itu.
Bukan carry lagi yang menjadi korban bully tapi Elish dan rosali, mereka memang pantas mendapatkan itu.
Jadi kesimpulannya adalah jangan pernah takut kepada orang yang membully kita, semakin kita takut maka semakin berani dia melawan kita.
Dari cerita ini juga kita belajar untuk tidak membully orang atau menganggap orang intovet itu lemah, orang intovet itu tidak lemah tapi ia juga bisa mengubah dirinya agar tidak menjadi sosok introvert lagi.
~Tamat~
Carry : jangan lupa like dan komen ya!