Malam yang gelap, seorang wanita sedang berjalan sendirian. Ia tampak sedang berusaha menghubungi seseorang lewat ponselnya. Namun, tak peduli berapa kali dia mencoba tetap saja gagal. Akhirnya dia memutuskan untuk berhenti sejenak.
"Di mana Sachiko? Ini sudah lebih dari yang dijanjikan. Huhh ...," gerutu wanita berusia 35 tahun tersebut.
Ya, dia sedang berusaha menelepon suaminya. Karena Sachiko–suaminya, berjanji bahwa akan mengajak dia pergi makan di restoran bersama.
Karena saking lamanya menunggu, dia pun memutuskan untuk duduk di halte bus yang kebetulan ada di dekatnya. Karena hawa di sana sangat dingin, membuat dia merasa ngantuk. Tanpa sadar dia terlelap, bersandar di tiang dan tertidur.
"Yukino ... Yukino ...." Secara tiba-tiba, dia mendengar suara perempuan berbisik halus memanggil namanya. Suara itu terulang, semakin dekat dan semakin dekat.
"Hah!"
Hingga membuatnya membuka mata. Jantungnya berdegup kencang. Dengan segera Yukino mengatur napasnya.
Klek.
Belum berakhir. Dari arah belakang, terdengar samar-samar suara ranting patah. Yukino meneguk ludahnya, dia tak berani menoleh. Hanya melirik ke belakang.
Wanita itu langsung terkejut saat melihat sebuah bayangan tanpa wujud. Bayangan wanita tua dengan tatapan mata.
"Shin ji na ku."
.
.
.
Naahh kalian boleh lanjutin apa yang terjadi setelahnya. Arigatou