Genre: Horor, Romansa, Misteri.
Jika aku tidak bisa bersamamu disini...
Bisakah aku bersamamu disana??
.
.
.
.
.
.
.
Dia adalah Lili. Kekasihnya bernama Chris. Mereka berdua dikenal sebagai pasangan paling langgeng dan romantis. Suatu hari mereka terlibat pertengkaran hebat. Sampai mengakibatkan...
(Membuka mata) "Ouch...kepalaku pusing...". Lili~
"Lili.. Akhirnya kau siuman juga." Chris~
(Memeluk) "Huwaaaa... Kukira kematian telah mendatangiku Chris.." Lili~
"Kenapa kau harus mati? Kau harus selalu berada disisi ku. Aku takkan membiarkan hal itu terjadi padamu. Karena aku mencintaimu." Chris~
Chris mengatakan bahwa ini hari kedua sejak Lili berada dirumah sakit, akibat kecelakaan yang menimpanya. Terakhir sekali, Lili mengira bahwa hal buruk telah terjadi pada Chris. Namun ternyata dugaan itu salah.
***
Karena Lili merasa sangat bosan berada dalam rumah sakit, ia memaksa Chris keluar mencari udara segar. Chris mengiyakannya.
Chris memapahnya dengan hati-hati, sambil melontarkan candaan agar Lili tidak merasa tertekan.
Lili merasa bahwa sejak tadi, orang-orang memperhatikannya dan Chris.
'Hmm. Ini mungkin karena kami berdua pasangan yang romantis' Batin Lili.
***
"Bagaimana keadaan saya, dok" Lili~
(Menghela nafas) Apa anda merasa sakit kepala atau hal semacamnya akhir-akhir ini?" Dokter~
"Tidak dok. Kenapa? (Melihat sekeliling) Ngomong-ngomong Chris dimana dok?" Lili~
"Chris?" Dokter~
"Iya. Tadi Chris ada disini. Dia kemana dok?" Lili~
"Sepertinya tidak disini. Lebih baik anda beristirahat dulu. Jangan banyak menggerakkan tubuh." Dokter~
"Tapi dok..saya cuman pengen ketemu Chris!!! Chris dimana dok!! Apa dia sakit?! Chris...di...di..dia....". Kedua mata Lili tiba-tiba sangat berat dan ia pun terlelap dalam tidurnya.
***
(Membuka mata) "Chris!!!!"
"Lili..aku disini." Chris~
(Memeluk erat dengan mata bercucuran air mata) "Kau..! Benar-benar brengsek! Kau tidak boleh meninggalkanku sendirian. Huuuu.." Lili~
(Mengelus kepala Lili dengan lembut) "Maaf...aku ada urusan sebentar." Chris~
"Urusan apa?" Lili~
"Penting. Bahkan memberitahukannya pun susah bagiku" Chris~
"Aku malah tambah penasaran setelah kau berkata begitu.. Katakan padaku!" Lili~
"Baiklah. Ikut aku" Chris~
Chris lalu menuntunnya keluar. Ia memegang tangan Lili dengan sangat erat. Matanya berkaca-kaca. Wajahnya juga sudah sangat pucat. Kehangatan di tangannya pun seakan menghilang. Hawa dingin, itulah yang Lili rasakan.
Mereka pun tiba didepan kamar mayat. Lili kemudian menoleh untuk melihat seseorang yang ada dalam ruangan itu. Betapa terkejutnya ia ketika mengetahui bahwa orang tersebut adalah Chris.
"Chris...ka..ka..kau kenapa ada 2?" Lili~
(Meraih tangan Lili dan memeluknya erat)
"Waktuku tidak banyak lagi. Aku hanya mengatakan bahwa aku mencintaimu lebih dari apapun. Sebentar lagi keluargaku akan datang untuk mengambil jasadku. Selamat tinggal Lili. Aku harap kita bertemu kembali di surga nanti." Chris~
"Bodoh!! Bodoh!!! Apa maksudmu?!!! Huwaaaaa..." Lili menangis histeris seakan tidak percaya dengan apa yang dilihat dan dirasakannya. Chris yang selama ini bersamanya di rumah sakit adalah hantu.
Pantas saja orang-orang memperhatikannya terus. Mereka mengira kalau Lili berbicara pada diri sendiri. Padahal bagi Lili, ia sedang bersama Chris, yang ternyata sudah meninggal. Arwahnya lah yang bersamanya selama beberapa hari ini.
Lili menyadari, ia yang berada di rumah sakit disebabkan oleh kecelakaan mobil yang menimpanya dan Chris.
.
.
.
.
Perlahan-lahan Chris yang ada di pelukannya pun menghilang....
.
.
.
.
.
.
End~