Di malam hari pukul 20:25 Nana dan teman temannya sedang berjalan jalan. di tengah jalan nana dan yang lainnya melihat seorang peria yang mengenakan topeng, peria itu berdiri tegak di pawah pohon yang rindang
Nana berkata " teman teman apa kalian melihat seorang pria disana" kata Nana. meli dan yang Jesy pun menjawab " iya betul sekali ada seorang pria bertopeng di sana sedang apa dia disana sendirian" ujar meli dan Jesy..
Jesy pun berkata " apa kita samperin dia" ujar Jesy..
meli menjawab " Jesy kamu jangan sembarangan ke sana kita tidak mengenalnya itu sangatlah berbahaya, cara dia berpakaian dan menggunakan topeng itu sudah sangat mencurigakan" kata meli..
mereka pun melanjutkan perjalanan mereka..
beberapa menit setelah mereka pergi dari sana tiba tiba Jesy menoleh kebelakang untuk mengecek apakah pria bertopeng itu masih ada..
dan ternyata pria itu sudah tidak ada..
mereka pun sampai ke rumah masing-masing...
Nana yang sedang berbaring entah memikirkan apa.. tiba-tiba suara ketukan dari luar jendela terdengar keras *Tuk..Tuk..Tuk..Tuk*
Nana pun ketakutan dan langsung menghubungi teman temannya
namun mereka tidak ada yang menjawab...
sedangkan orang tua Nana sedang dinas malam di kantornya..
Nana sangat ketakutan..suara ketukan itu tidak berhenti berhenti..
Nana memutuskan untuk mengecek suara apa itu sebenarnya
ketika jendela di buka..
Nana melihat pria bertopeng itu lagi menatap nya
Nana pun berteriak sekuat mungkin *Aaaahhhh tidak* dengan ketakutan..
pagi hari pun tiba..
Nana yang ketakutan tidak tidur semalaman..
teman teman Nana berkunjung ke rumah Nana..
meli dan Jesy mengetuk pintu rumah Nana sambil memanggil Nana.
Nana pun membuka pintu nya
Nana sangat ketakutan..Nana bercerita kepada meli dan Jesy tentang kejadian semalam..
Nana bercerita dengan penuh gelisah "meli Jesy aku harus gimana aku sangat ketakutan semalam aku melihat pria bertopeng itu" kata Nana..
meli dan Jesy pun tidak percaya sama Nana..
lalu Nana menangis sangat kencang.. dan tiba tiba pria bertopeng itu muncul di hadapan mereka sambil perlahan membuka topeng tersebut
ternyata pria itu adalah suruhan orang tua Nana untuk mendidik Nana agar Nana menjadi anak yang pemberani..
mereka pun berteriak bersama sama * ohh tidakk ada hantu*.....
mohon maaf jika ada kesalahan kata kata
sekian dan terima kasih...