Enjoy the author's small work.😘
Arin G 🌻
•
•
•
➰➰➰➰➰
Namaku Putri Aulia Diasron,lebih sering dipanggil dengan sebutan Dias.Umurku 17 tahun,siswa SMA Favorit Nusantara.Aku anak pasangan Putra Liam Diasron dengan Fitri Aulia.
Di sekolah aku dikenal dengan nama Putri Aulia Diasri.Aku sengaja menyamarkan sedikit namaku di sekolah.Aku paling tidak suka dengan manusia yang bersifat penjilat.Jika semua tau jika Aku Dias,yang mereka semua kenal sebagai Dias si cupu lemah plus bodoh adalah anak satu-satunya dari keluarga Diasron.Aku berani sumpah seratus persen mereka akan menjilati ludah dan bersujud memohon maaf dibawah kaki ku.
Dulu,saat aku masih berada disekolah Menengah Pertama.Aku sekolah di luar negri tepatnya di salah satu sekolah favorit di Italia.Italia termasuk salah satu negara yang sangat membanggakan kekuasaan.Oleh sebab itu aku tidak luput dari sasaran teman satu sekolah yang berteman hanya ingin keuntungan saja.
Sampai di saat ulang tahun ku yang ke 14 tahun papaku menggelar acara mewah untuk merayakannya.Tapi semuanya tidak berjalan dengan lancar.Ditengah tengah acara musuh papa mengacaukan semuanya.Papa memang bukan pembisnis biasa.Papa merupakan ketua dari salah satu klan mafia terhebat.Klan mafia papa termasuk kedalam 3 besar paling hebat.
Dalam penyerangan itu sudah pasti bukan 2 klan yang termasuk 3 besar itu yang melakukannya.Karena kata papa, dalam klan mafia yang masuk 3 besar terhebat atau lebih tepatnya 3 besar yang paling terpandang.Tidak ada yang namanya penyerangan terhadap klan lainnya.
Kata papa mafia tak selamanya buruk.Seperti 3 klan mafia terhebat, mereka hanya akan membunuh atau mengincar para penjahat.Mereka juga bertindak berdasarkan izin langsung dari pemerintahan negara.Tapi karena itu juga banyak yang mengincar nyawa ketiga klan mafia itu.
Aku tau papa merupakan ketua klan yang sangat baik juga bijaksana.Papa selalu bersikap ramah dan perhatian pada anak buahnya.Itu sebabnya Mama sangat mencintai papa,begitu juga dengan ku.Papa adalah cinta pertamaku di dunia ini.
Hidupku memang sudah sangat nyaman dan bahagia.Namun, yang namanya hidup pasti akan ada cobaan yang datang menguji.Di dalam tragedi itu.Tragedi my birthday14 years,demi untuk melindungi aku papa mencoba menerima serangan peluru yang mengarah padaku.Tapi bukan papa yang mendapatkan peluru itu.Mama yang mendapatkannya,jika papa tak ingin aku pergi dan meninggalkan mama sendiri selamanya. Maka mama tak ingin papa pergi meninggalkan aku yang masih membutuhkan pahlawan di hidupku.
Papa tentu sangat murka dengan tindakan mama.Papa masih bisa mengatasi semuanya dengan sangat baik.Tapi karena mama terlanjur panik dan takut kehilangan papa.Mama lupa jika papa ahlinya dalam masalah itu.Jika mama membiarkan papa yang menghadang peluru itu.Mungkin pelurunya hanya akan bersarang di lengan kokoh papa.Tapi karena Mama yang mendapat peluru itu tanpa perhitungan sama sekali.Peluru itu bersarang tepat di jantung Mama.
Seperti yang seharusnya terjadi aku dan Papa kehilangan Ibu peri kami di dunia ini.Sejak saat itu Papa memilih untuk pindah ke Indonesia.Dan aku memilih untuk menyamarkan identitas asli ku.Aku sudah jengah dengan semuanya yang bersifat palsu.Mereka terlalu banyak menggunakan topeng.Dan sekarang aku lah yang akan menggunakan topeng.
Topengku,ahhh...
Kalian pasti akan suka dengan topengku.Aku tidak akan mengecewakan kalian untuk yang satu ini.Kalian pasti akan selalu menanti kabar kabar baru dari cerita topengku ini.
Sebagai putri dan anak satu-satunya dari Putra Diasron yang adalah seorang ketua mafia.Sudah pasti aku memiliki pemikiran yang tak jauh beda dengan Papa.Semenjak usia 14 tahun yang membawa malapetaka itu.Aku dan Papa bertindak cepat untuk menghadapi kedepannya.Aku sudah berlatih semua jenis bela diri yang ada.Aku juga sudah berlatih dengan senjata-senjata yang ada di dunia ini.
Papa, tentu yang melatih ku selama ini.Papa bilang,"papa tidak ingin kehilangan bidadari papa, setelah papa kehilangan Ibu peri.Jadi bidadari papa harus berbeda dari yang lainnya.Harus menguasai yang ada pada diri papa dan juga mama mu.Kau akan menjadi Queen di dunia Papa dan juga Queen di dunia Mama mu." Itu kata Papa.
Aku tentu tau apa maksud Papa,oleh sebab itu aku selalu mengikuti latihan Papa dengan sungguh sungguh.Dan sekarang aku sudah bisa menguasai yang ada pada Papa dan juga Mama.
Tapi aku juga masih punya prinsip sendiri.Bukan takut atau trauma dengan masa lalu.Hanya sebuah taktik kecil saja, aku selalu menggunakan identitas lain disetiap tempat.
Jika diklan aku dikenal dengan Queen Lia.Maka di dunia model aku dikenal sebagai Putri Lia,yang dunia kenal sebagai putri dari Fitri Aulia.Dan satu lagi di sekolah atau mungkin di dunia nyata aku berbaur dengan sebutan Dias.Cewe cupu lemah plus bodoh.
(Fitri Aulia adalah seorang model papan atas)
"Selamat datang di cerita hidupku yang penuh dengan topeng 😘"
➰➰➰➰➰
Di Mension Diasron.
Hari pertama Dias masuk di sekolah SMA Favorit di Jakarta.
"Sayang,mengapa harus menyamar dengan identitas lain lagi hemm?."tanya Liam pada putrinya yang sedang berdanda untuk menyamarkan wajahnya.
"Ohh ayolah Papa, Papa tau kan aku paling tidak suka dengan yang namanya manusia penjilat.Jika aku masuk dengan identitas sebagai putri Lia sudah pasti aku akan dapat banyak teman bermuka dua di sekolah itu.Dan Papa juga tau kan tujuanku masuk di sekolah iti apa.Aku akan bermain-main sebentar dengan manusia-manusia penjilat itu."jawab Dias panjang lebar.
"Tapi papa takut kau akan dibully nantinya."ujar Liam.
"Papa aku sudah sering dibully.Akan sangat menyenangkan jika membiarkan mereka membully dulu baru tersiksa.Papa aku sudah sering melakukan ini dulu bukan."jawab Dias.
"Iyah papa tau, setelah pembullyan pertama yang kau rasakan.Kau mulai menunjukkan sifat asli yang kau dapatkan dari Papa.Dan Papa suka dengan itu.Kau harus lebih sering lagi memberikan Papa korban dari manusia-manusia penjilat yang kau buru itu."ujar Liam.
"Apa?kenapa harus aku? Papa bisa berburu sendiri kan.Enak saja meminta padaku,papa yang aku dapatkan sudah pasti untukku.Jika papa mau cari saja sendiri."jawab Dias.
"Hei,mengapa sangat pelit pada Papa mu sendiri?."ujar Dias.
"Papa Leon dan Nake belum makan daging kesukaan mereka selama dua bulan lebih.Apa papa tidak kasihan pada mereka?."ucap Dias.
"Huhff ya baiklah-baiklah.Peliharaanmu akan makan enak 3 hari lagi.Papa pastikan untuk itu."ujar Liam.
"Ahhkk Papa kau sangat pandai menebaknya.3 hari lagi mereka pasti akan pesta."seru Dias heboh.
➰➰➰➰➰
Seperti pada umumnya jika ada kedatangancewe cupu ke sekolah favorit.Saat turun dari angkot dan melangkahkan kakinya menuju gerbang sekolah yang menjulang tinggi Dias sudah mendengar beberapa irama yang sangat indah dipendengarannya.
"He lihat sekolah kita kedatangan cewe cupu lagi.Mataku jadi sakit melihatnya."ujar salah satu siswa yang berada di parkiran motor.
"Mata lo memang langkah ya,liat cupu aja sakit giliran liat yang bening seger mata Lo."saut kawan nya.
Mengabaikan tanggapan yang terlontar dari mulut siswa-siswa yang ada di parkiran motor.Dias terus melangkahkan kakinya menuju ruang kepala sekolah.
Tak jauh berbeda dengan parkiran motor,di sepanjang koridor sekolah.
"Omg Sekolah ini kedatangan cewe cupu lagi."
"Aduh gak bisa dibiarin ni.Kalau gini caranya sekolah kita bakal penuh dengan orang cupu dong."
"Bener banget,kita harus kasih pelajaran deh kayaknya."
"Iya biar mereka yang cupu pada kapok."
Ya kurang lebih seperti itu lah ocehan unfaedah mereka.
"Maaf,saya bisa meminta tolong?."ujar Dias pada salah satu murid yang sedang berjalan sedikit dibelakang Dias.
"Kau bertanya pada kami?."ucap kawan dari murid yang Dias maksud tadi.
Dias tentu sangat tau siapa mereka bertiga.Ya 3 murid berpakaian ketat dan rok pendek mereka dipadukan dengan make-up menor.Sangat cocok bila berkunjung ke cl*ub.Tapi Kenapa mereka malah ke sekolah.
Tera,si ketua dari mereka bertiga yang merupakan anak dari pemilik perusahaan yang masih berada dibawah kendali Papa.Dan kedua dayang-dayang bermuka duanya.Nia dan Mira,ayah mereka berdua bekerja di perusahaan ayah Tera.Itu sebabnya mereka sangat dekat dengan Tera.
"Iya tentu saja kalian, lalu siapa lagi."ujar Dias tenang.
"Kau dapat keberanian dari mana untuk berbicara seperti itu pada kami."ucap Nia yang berada di samping kanan Tera.
"Apa aku harus punya keberanian khusus untuk berbicara pada kalian."ujar Dias sambil membenarkan posisi kacamata yang bertengger di hidung mancungnya.
"Hei berani sekali kau cupu.Apa kau tidak tau sedang berbicara dengan siapa."ucap Mira.
"I do not care."ujar Dias.
"Dasar cupu gak tau diri."
"Iya bene,udah cupu sombong lagi."
"Heran gue,dia punya berapa nyawa sih sebenarnya."
"Udah Kak Tera kak Mira sama Kak Nia lanjut jalan aja.Biar si cupu ini aku sama temen-temenku yang urus."ucap siswi yang sedari tadi menonton perdebatan ini.
Dia adalah Bella, keponakan kepala sekolah.
"Oke"ucap Tera singkat dan padat.
"Ehh Lo cewe cupu ngapain sih pagi-pagi udah buat heboh."ucap Bella.
"Maaf saya tidak pernah membuat kehebohan.Saya hanya ingin bertanya ruang kepala sekolah saja.jawab Dias.
"Kau memang bodoh ya,sudah di depan malapetaka tetap saja sok tenang."ujar temannya Bella.
"Kalian ayo seret dia ke toilet."ucap Bella.
"Ahh ini masih pembullyan tinggat rendah bagiku."batin Dias.
Dengan diseret paksa Dias dibawa ke toilet pria.Ya toilet wanita bukan tujuan mereka.Tapi toilet pria.
Dias sudah basah kuyup karena disiram air bekas ngepel lantai.Bajunya juga sudah sobek sobek, rambut yang acak-acakan.Sangat jelas jika dia sudah dibully.
"Kau cupu jelek jaga sikap jika ingin tenang."ucap Bella sambil berlalu bersama dayang-dayangnya.
Setelah kepergian Bella dan kawan-kawannya.Dias langsung berdiri tegak sambil tersenyum menyeringai.Tanpa menyadari sosok pria tinggi berwajah datar yang sedang memperhatikan dia dari belakang.
"Owhh sungguh pembullyan yang sangat menyenangkan.Leon aku sudah dapat sasaran untuk jadi makananmu dan Nake.Peliharaanku kalian akan pesta besar sebentar lagi."Ucap Dias dengan tertawa menyeramkan.
"Sial bajuku sampai sobek seperti ini.Ahh sepertinya aku akan menyobek tubuhnya juga besok.Uhh aku sudah tidak sabar lagi untuk itu."Ucap Dias sambil mengeluarkan HP nya dari saku Rok.
"Rio bawa pakaian gantiku ke toilet pria sekarang.Aku tunggu 5 menit,jika telat kau akan menemui raja neraka."ucap Dias pada seseorang yang di telpon nya.
"Apa...apa maksudnya?mengapa bahasanya sangat menyeramkan.Siapa cewe cupu itu sebenarnya.Apa dia anggota mafia.Tidak mungkin dia kan wanita,tidak pantas sekali."gumam pria yang memperlihatkan Dias tadi.
"Wahh ternyata ada yang sudah melihat diriku yang kejam saat ini.Ini sangat cepat sekali aku tertangkap basah."batin Dias saat sadar dia tidak sendiri di toilet.
Citt brak.
"Queen"
"Tidak bisakah pelan sedikit membuka pintunya."teriak Dias kesal.
"Maaf...queennn sayya tidak punya remm."ujar Roy ngos-ngosan.
"Memang manusia mana yang punya rem bodoh."
"Tiidak ada."
"Tapi kenapa baju queen sobek sobek."ujar Roy.
"Apa kau anggota baru yang bekerja untuk ku?."tanya Dias.
"Tidak Queen saya kan sudah lama bersama Queen."
"Lalu kenapa kau bertanya lagi bodoh."
"Bukan begitu maksudku Queen.Tapikan biasanya jika dibully Queen tidak akan mendapatkan sehelai kain ditubuh Queen kecuali..."hening sejenak"Kecuali pakaian hotpants dan tank top"ucap Roy tak enak.
Brukk...
"Siapa itu?."teriak Roy saat terdengar suara seperti terjatuh tidak tau apa yang jatuh.
"Queen apa disini aman?disini terdapat nafas seseorang lagi."ujar Roy.
Dias hanya memberikan bahasa isyarat dengan gerakan mulut tanpa suara.Riy yang mengerti hanya bungkam.
"Tidak ada mungkin hanya pintu rusak yang jatuh.Kau tunggu sebentar disini aku akan ganti pakaian."ucap Dias.
Selesai mengganti pakaiannya dengan yang bersih Dias langsung menyerahkan pakaiannya yang kotor pada Roy.Dan menyuruh Roy untuk segera pergi.
"Mangsa baru sudah dapat sekarang tinggal mencari yang lain lagi."ucap Dias sedikit meninggi bermaksud supaya pria yang sedari tadi tengah mengintipnya mendengarkan.
"Aku hampir saja tertangkap, bagaimana bisa cewe itu sangat mengerikan."ucap pria itu ketakutan setelah melihat Dias keluar.
➰➰➰➰➰