Alesaka
Pagi hari ku diawali dengan kicauan burung yg saling bersenandung indah . Mereka terbang di langit seakan tidak ada beban yg dipikul . Terbang bebas dengan sayap yg terbentang.
Aku ingin sekali terbang bebas tanpa memikul beban , aku ingin sekali merasakan apa yg mereka rasakan . Ayah ku bekerja banting tulang untuk memenuhi biaya sekolahku dan adikku , aku Alexa Dewi Puspita Sari anak seorang pria tangguh yg setiap hari selalu bekerja dan bekerja untuk menghidupi ku dan adikku . Jika kalian bertanya ke mana ibu mu ? Jawaban aku pun tidak tau , lha kenapa? Ya terakhir kali sebelum ibu pergi ibu hanya bilang ingin pergi ke Jakarta mencari pekerjaan agar bisa menyekolahkan ku dan agar bisa meringankan ayahku , namun apa ? Ya sampai saat ini ibu ku tidak pernah kembali bahkan mengabari ku pun tidak pernah .
Alexa ,anak seorang buruh pabrik yg memiliki penghasilan bisa dibilang sedikit , bahkan kadang-kadang membuat orang orang di sekitar merasa iba . Bagaimana tidak , untuk makan saja kadang - kadang mereka hanya makan satu kali sehari itu juga kalo mereka kalo ada uang , kalo tidak ? Ya mereka harus berpuasa. Bahkan Dirinya setiap hari sehabis sekolah langsung bekerja menjual koran di pinggir jalan . Alexa tidak mengenal rasa malu , toh itu uang halal .
Pagi yg cerah saat nya lexa berangkat sekolah .tetapi sebelum ia berangkat ke sekolah lexa mengurus sang adik terlebih dahulu.
“ Aiden , mandi dulu dek “ ujar Alexa
“ bentar kak , 5 menit lagi adik bangun .” ujar sang adik dengan mata tertutup .
“ His kamu mah kebiasaan , cepat bangun nanti Kaka telat masuk ke sekolah “ ujar Alexa lembut.
Alexa sangat sayang terhadap sang adik , walaupun sang adik sedikit nakal , namun sebisa mungkin ia menasihati sang adik dengan kata kata baik dan nada yg baik juga.
Lima menit Alexa menunggu sang adik bangun.dan akhirnya Aiden , adik lexa bangun juga.
Setelah keduanya rapi dengan pakaian sekolah mereka berdua pergi ke sekolah dengan menggunakan sepeda ontel warisan sang kakek .
“ kak ayo yang cepat dong mengayuh sepeda nya , biar anginnya wuss wusss hahahahahah” tawa sang adik ketika tiba tiba sang kakak benar benar menambah kecepatan sepeda ontel tersebut.
“ Udah kak , adek cuman bercanda , maaf ya “ maaf Aiden .
“ Iya ngakak papa. Udah gij turun dan belajar yg bener biar jadi anak sukses ya .” ujar Alexa
“ siap kak.” Kata Aiden
Alexa pun meninggalkan Aiden dan menuju ke sekolah nya yaitu di SMA negeri di Semarang
Sesampainya di sekolah seperti selayaknya seorang siswi kegiatan nya ya belajar dan pulang . berbeda dengan Alexa , selepas sekoalh Alexa langsung menuju ke orang yg biasanya jualan koran untuk ia jual lagi.
“ mang mana korannya .” ujar Alexa
“ ini Lex , lancang ni sekolah nya?” ujar mamang Doni
“ iya mang lancar , kalo gitu lexa ke lampu merah dulu ya mang “ pamit lexa.
“ Iya hari hati kalo menyerang liat kanan kiri “ ujar mamang Doni
Lexa hanya menanggapi dengan anggukan dan langsung menuju ke Lampun merah dan berjualan koran di sana
“ kak korannya “ tawar Alexa.
Namun orang tersebut bukanya menjawab malah langsung pergi begitu saja .
Panas terik di siang hari , mandhi keringat Alexa jalani demi mendapatkan uang recehan yg mungkin kebanyakan orang menganggap ini hanya uang recehan , tapi tidak bagi Alexa . Uang ini adalah hal yg bisa membuat ia , adik dan sang ayah tidak kelaparan .Sore hari tiba Alexa langsung bergegas pulang dengan membawa nasi bungkus 3 di tengah perjalanan menuju rumah tiba tiba
Tin tin tin , suara klakson mobil yg sanagt tinggi kecepatan nya tiba tiba menyerempet Alexa hingga membuat keseimbangan nya runtuh dan membuat dirinya terjatuh dari sepeda .
“ Aduh “ ujar Alexa sambil melihat ke arah nasinya .
“ yah tumpah satu . Gpp deh yg penting masih ada dua “ ujar Alexa tabah.
Dengan kaki yg sedikit luka Alexa memksakan untuk berdiri menghampiri sepeda yg tergletak di pingir jalan.
Sesampainya di rumah
Alexa berjalan masuk ke dalam rumah sambilembawa bungkus nasi .
“ ayah sudah pulang , makan dulu yah , dik tolong ambilkan piring ya sama air juga” tolong Alexa ke sang adik
“ iya kak tunggu ya “ ujar Aiden.
Aiden pun bergegas dengan langkah kecilnya menuju ke arah meja kayu yg sangat tua , dirinya mengambil tiga piring , tiga sendok dan tiga gelas ,tak lupa dirinya juga membawa teko yg berisikan air putih biasa.
“ ini kak “ ujar Aiden .
Alexa mengeluarkan nasi bungkus dari kantong kresek yg sedikit koyak akibat jatuh dari sepeda . Alexa memberikan nasinya kepad Adang ayah dan sang adik. Namun tiba tiba
“ Loh kakak ngak makan? Makan sama ayah ya “ tawar ayah Alexa
“ ngak usah yah , Alexa tadi udah makan kok “ ujar Alexa dengan senyum .
“ ayo kak ngak papa , ini ayah juga tadi udah makan , dari pada ngak habis “ ujar ayah lexa .
“ jgn bohong kak ayah tau kamu belum makan . Kamu ngak bisa bohong sama ayah “ batin ayah alexa
“ Iya kak , makan ya , atau gini saja yah dua nasi ini di jadikan jadi satu kira makan bareng – bareng aja ya “ tawar Aiden adik lexa
“ Boleh tu , yaudah kita makan bareng bareng ya “ ujar ayah Alexa
Acara makan makan pun berjalan nikmat walau cuman makan nasi bungkus dengan sayur yg sederhana saja .
Keesokan harinya
Alexa menjalani aktivitas nya seperti biasa , tiba tiba pagi ini sang ayah memanggil Alexa
“ kak “ panggil ayah lexa
“ Iya yah , bentar ini lagi gantiin baju adek “ ujar lexa
Sang ayah pun menunggu sang anak untuk mengurus sang adik.
“iya yah ada apa “ ujar lexa
“ Ini uanag 500k kamu bawa aja “ ujar ayah lexa
“ Lohh kok udah gajian yah , bukannya ayah gajiannya masih 2 Minggu lagi? “ tanya Alexa heran
“ Huffft , ayah di PHK kak .” ujar ayah Alexa
“ kakak pinter pinter ya ngelola uangnya ,ayah bakal cari kerja yaaa” ujar ayah lexa sedih.
“ Iya yah , nanti Alexa juga bakal bantu in ayah agar kita bisa bertahan di masa ini “ ujar lexa.
“ Iya kak, Sekarangcari kerja susah , apalagi ayah cuman lulusan SD .” keluh snag ayah.
“ Kamu sekoalh yg pinter ya , biar jangan kayak ayah “ ujar sang ayah sedih.
Betapa hancurnya hari seorang anak jika sang ayah sudah berkata demikian , hancur sekali . Seperti di cabik cabik
“ iya yah , lexa janji bakal bikin ayah bangga .” janji lexa kepada sang ayah .
“ lexa janji yah , lexa janji bakal bikin ayah bangga , bakal bikin ayah bangga sama diri ayah karena berhasil mendidik anak , berhasil mengajari lexa mengenai attitude , berhasil membuat lexa menjadi sosok yg kuat , berhasil untuk semuanya .” batin lexa
Lexa bertekad untuk belajar lebih giat agar dirinya bisa membuat sang ayah bangga .
Pagi samapai siang ia tekuni dan selalu serius belajar di sekolah siangnya sampai sore ia bekerja malam hari walau mata kantuk menyerang , pusing melanda , hawa dingin menusuk kulit dan mata mulai sayu karena kantuk . Dengan berat hati dan melihat kondisi tubuhnya agar ia tidak sakit akhirnya Alexa memilih untuk tidur .
Hari yg panjang untuk sosok gadis mungil dengan paras cantik dan kebranian tinggi . Semua masalah selalu ia lewati mulai dari masalah kecil mau pun besar , mulai dari fitnah sampai dirinya hampir masuk penjara karena difitnah mencuri . Sungguh tragis , memang tragis kehidupan orang kecil seperti Alexa . Dirinya hanya bisa diam , bungkam dan mengamati sekitar . Bukan karena ia takut mengatakan , bersuara ataupun membela . Tapi dirinya takut jika ia mengakan dan membela maka nanti dirinya juga yg akan di katakan pencuri , namun jika dirinya tidak menyuarakan pembelaan nya makania juga akan dihukum atas kesalahan yg tidak Alexa perbuat.
Untung saja di sana terdapat cctv , setelah di putar rekaman cctv akhirnya terjawab semuanya ternyata Alexa tidak bersalah dan orang yg menyeret Alexa ke kantor polisi pun langsung pergi tanpa meminta maaf .
Hidup memang keras , jika kalian tidak kuat maka siap siap saja kalian akan kalah oleh seleksi alam . Dimana disitu yg kuatlah yg akan bertahan dan yg kalah lah yg akan terhempas.
Hari ini tepat hari ibu , Alexa bingung sebingung nya , kenapa teman temannya membawa buket bunga padahal tidak ada acara atau lomba merangkai bunga .
“ Kenapa semua membawa buket bunga , kan tidak ada acara apapun cuman acara persembahan kesenian dan di hadiri orang tua murid (khusu ibu) saja , aihhh kapan ibu pulang Alexa juga pingin seperti mereka . Dipuji ibu mereka karna penampilannya bagus “ batin alexa
Acara pun dimulai dari pembukaan dan sekarang sampai ke puncak acara , Alexa merasa bingung kenapa teman temannya menuju ke kursi sang ibu mereka , dan tiba tiba saja di putarkan musik yg membuat siapa saja mendengarkan pastinakan meneteskan air matanya . Dan disitulah ketiak semua orang , memeluk ibu mereka disitulah hati Alexa hancur , hancur untuk sekian kalinya .
“ ya tuhan cobaan apalagi ini , kenapa kau beri pemandangan yg diri hamba saja tidak pernah merasakan pelukan hangat seorang ibu , hambamu ini ingin sekali ya tuhan . Tolong , tolong bawa ibu hamba , hamba kangen “ batin alexa dengan meneteskan air matanya.
Tiba tiba saja
“ Yang sabar ya Lex , ibu tau kok posisi kamu . Maaf ya , maaf sekali lagi “ ujar wali kelas lexa.
“ itu bukan salah ibu kok , ibu ngak usah meminta maaf terhadap lexa . Ibu tidk salah , keadaan juga tidk salah bahakn tuhan pun tidak salah , mungkin ini salah lexa , karna lexa nakal jadi ibu pergi “ujar lexa dengan berderai air mata .
“ hey cantik jangan seperti itu okey , jg. Salahkan dirimu . Anak cantik , kebanggaan ayah , panutannya adek ngak boleh gitu ya . Kamu harus kuat seperti raja singa , kamu harus tangguh seperti tameng , kamu harus bisa menjadi kebanggaan ayah kamu okey , ibu yakin lexa anak yg pintar ya “ ujar wali kelas lexa.
Lexa hanya mengangguk dan memeluk ibu wali kelas itu dan menangis di pelukan wali kelas itu.
Betapa hancurnya hati seorang ibu yg melihat kondisi anak didik nya
, yg itu merupakan salah satu anak asuh nya di sekolah ini , bisa dirasakan namun tak sanggup untuk di bayangkan , cukup diam dan mendengarkan apa keluh kesahnya . Itu akan membantu mereka yg mendapat masalah yg cukup berat .
Setelah Alexa ditwnnagkan oleh wali kelas nya Alexa kembali duduk bersama teman temannya dan mengikuti acara lainnya sampai selesai .setelah selesai Alexa langsung pulang ke rumah .
Di perjalanan Alexa selalu bergumam
“ tuhan , kapan lexa bisa merasakan kasih sayang seorang ibu , kapan ibu lexa pulang . Lexa ingin seperti teman teman lexa . Huffft ….. lexa tidak marah sama tuhan , lexa juga tidak menyalahkan Tuhan …. Maafkan lexa , maaf ini mungkinkesalahan lexa maaf , maaf dan maaf “ gumam lexa.
Sesampainya di rumah
“ kakak , kenapa lama sekali kak” ujar Aiden adik lexa
“ Iya tadi ada sedikit acara dek maaf ya , oh ya ini Kaka bawakan Snack dari acara tadi , tapi air nya Kaka minum gpp kan “ ujar Alexa cemas
“ ihhhh kakak ya gpp lah , ini mau di makan kakak juga gpp . Toh ini kan juga jajan nya kakak “ ujar Aiden
“ Ya udah kita makan bareng bareng aja ya .” ujar Alexa.
Akhirnya mereka memakan jajan yg ada di Snack tersebut .
Dua bulan kemudian
“ Kakak ayah ada kerjaan kirim paket ke Jogja , kakak jaga adek ya mungkin dua hari ayah di sana , soalnya ngak tau ayah pulang atau ngak .” ujar ayah
“ iya yah kakak janji bakal jagain adek . Ayah jgn lama lama “ ujar Alexa sedih
“ Kakak , ayah cuman mau bilang , jikalau nanti . Nanti ayah ngak bisa nemennin kamu sama adek , kamu tetep harus kejar impian kamu ya jgn sedih sedih oke , dan ayah cuman mau ngomong dan minta sama kakak jadi lah orang sukses dan jika kakak sudah sukses jgn samapai kakak sombong apalagi mendzalimi rakyat bawah , Kaka harus bersikap rendah hati ya .” ujar ayah.
“ Ihh ayah kok ngomong gitu , kakak kan jadi sedih . Jgn gitu lah yah “ ujar Alexa sedih.
“ Alex janji bakal jadi orang sukses , dan tidk akan yg ayah bicarakan barusan “ ujar Alex sungguh sungguh
“ oh ya jaga adek ya , ayah nanti malem berangkat.” Ujar ayah alexa.
“ Iya lah yah , kan Alexa sayang adek.” Ujar Alexa.
“ Nah pinter.” Ujar ayah Alexa
Ayah laexa pun masuk ke.kamar dan beristirahat guna menyimpan tenaganya.
Malam harinya ayah Alexa berangkat ke kantor paket guna memuat semua paket paket untuk di kirim ke Jogja , setelah semua selesai di masukkan , ayah lexa memutuskan untuk menuju ke ruangan laporan agar paket segera di kirim namun ketika sebelum masuk tiba tiba ia pingsan dan langsung teman temnanya membawa ke rumah sakit terdekat.
Ayah Alexa dibawa le UGD dan langsung mendapatkan penanganan .
Salah satu temannya ayah Alexa langsung meluncur ke rumahnya agar mengabari sang anak nya bahwa sang ayah masuk rumah sakit karena serang an jantung.
Di rumah Alexa.
Tok tok tok
Tok tok tok
Tok tok tok
“ iya sebentar” jawab Alexa dengan muka bantalnya.
“ eh om Didit, kenapa om” ujar alexa
“ Xa ayah kamu masuk rumah sakit , kena serangan jantung “
Seketika mendengar berita itu tiba tiba jantung Alexa berhenti sejenak dan tiba tiba saja waktu berhenti . Seakan dunianya runtuh , jatuh terdalam sedaam Palung Mariana.
“Y-yang b-benar o-om” jawab lexa gugup dengan tgn gemetar
“ iya , cepat kamu bawa adek kamu sekalian , om tunggu di motor “ ujar Didit.
Sontak saja Alexa langsung mengendong sang adik menuju ke luar rumah , tak lupa membawa dompet dan jaket untuk dirinya dan sang adik dan mengunci rumah .
Sesampainya di rumah sakit
Alexa terpaku ketika melihat wajah sang ayah pucat Pasih dan ketika dokter keluar
“ denga keluarga pasien” ujar sang dokter .
“ i-iya saya pak.” Ujar lexa
“ maaf maaf sekali lagi . Pasien tidak bisa kami selamatkan , mohon untuk bersabar karna kami sudah berusaha semaksimal mungkin , tapi Tuhan berkehendak lain . “ ujar dokter itu sedih.
Seketika tubuh Alexa yg sedang mengendong adiknya pun melemah dan air matanya turun membanjiri . Kenyataan yg pahit sepahit jalan hidupnya , satu persatu orang yg ia sayang dan orang yg ia miliki pergi menjauh . Kini tinggal ada adiknya saja .
2 Minggu setelah kepergiaan sang ayah Alexa berjanji dan bertekad kepada dirinya
Ia berjanji akan menjadi orang seperti apa yg ayahnya mau dan akan BBM enjaga sang adik seperti ia menjaga nyawanya sendiri.
~dua tahun kemudian ~
“ Ayah , ayah Alhamdulillah akhirnya Alexa lulus yah , Alexa dapat penghargaan dari sekolah yah .” ujar Alexa senang di depan batu nisan sang ayah
“ ayah tau , Alexa ketrima beasiswa di universitas di kota yah , di Jakarta . Nanti Alexa bakal bawa adek juga yah ke sana , Alexa janji nanti Alex abakal jadi orang sukse seperti yg ayah mau . Dan Alexa juga akan menyekolahkan adek ya.”ujar Alexa dengan deraian air mata
“ Ayah tau ngak , wali kelas Alexa bilang alexa anak kuat , Alexa cerdas . Ibu wali kelas Alexa sangat baik yah , Bahakan ibu tiri wali kelas Alexa yg pas kls satu sering sekali bayarrin uang sekolah Alexa padahal Alexa selalu nolak tapi ibu riri maksa yah . Terus itu ibu Endang yg guru BK yah dia selalu beliin Alexa baju .ayah tau bahkan ibu Endang juga selalu bilang ke Alexa kalo butuh apa apa bilang . Tapi Alexa ngak mau merepotkan mereka hahahahha Alexa kan kuat bisa kerja sendiri bisa biayain adek .
Ayah ngak akan percaya Alexa kemaren menang lomba menulis puisi tingkat nasional yah. Terus Alexa jyga menang lomba biologi dan kimia Alexa pintar kan yah “ ujar Alexa sambil mengelus nisan dan ayah . Tanpa Alexa sadari sedari tadi ibu riri melihat Alexa .
“ Alexa kamu yg sabar ya nak , ibu yakin ayah kamu Banga sama kamu jgn sedih ya “ ujar ibu riri.
“ Makasih bu , ibu kok disini?” tanya Alexa
“ ibu baru ziarah di makam mamah ibu nak .tadi tidak sengaja melihat kamu Mau ibu antar pulang lexa?” tanya ibu riri
“ tidak usah Bu , abis ini lexa mau juallan koran , kalo begitu permisi .” pamit lexa.
“ sungguh mulia sekali hati mu nak , semua bantuan ibu kamu tolak dengan alasan kamu masih bisa kerja , ibu yakin ayah kamu pasti bangga sama kamu .” batin ibu riri
6 tahun kemudian
Alexa sudah menjadi orang sukses ,punya perusahaan bahkan restoran terkenal yg sudah memiliki banyak cabang di seluruh Indonesia
¤¤¤
Tentang Penulis
-
¤¤¤