Cerita ini untuk kalian yang merasa tidak sempurna,patah/broken. Aku harap cerita ini bisa memotivasi kalian.
Dahulu kala ada seorang shogun di Jepang. Dia memiliki piring yang amat dia sayang. Suatu hari piring itu terjatuh dan pecah karena rasa sayangnya pada piring itu ia pun akhirnya menggirim piring itu ke China untuk diperbaiki.
Namun setelah piringnya selesai diperbaiki ia merasa kesal karena piringnya hanya ditempel menggunakan lem dan disteples. Piringnya yang indah kini jadi jelek.
Lalu, dia bertemu seorang pengrajin. Pengrajin itu memiliki ide untuk menempel retakan itu dengan rapi dan menaburi emas pada retakannya. Kini shogun itu pun merasa puas karena piring kesayangan telah kembali indah.
Hal ini kemudian menyebar dan menjadi tradisi di Jepang. Melalui cerita ini kita belajar bahwa manusia yang hancur dan tidak sempurna bisa kok bangkit lagi bahkan menjadi lebih indah seperti piring-piring kintsugi ini.
Kebanyakan dari kita setelah satu atau beberapa kali gagal merasa kita adalah orang-orang yang salah, orang-orang yang penuh kekurangan tapi sebenarnya kita bisa selalu menghargai ketidaksempurnaan karena hampir tidak ada manusia yang sempurna.
Orang-orang bisa menghargaimu meskipun kamu tidak sempurna. Ada keindahan di balik ketidaksempurnaan.