klak...klak ..klak...
Ariel menghentikan langkahnya,ia merasa seseorang sedang mengikutinya,Ia pun menoleh dan langsung kembali berjalan.
Seorang pemuda kebingungan mencari seseorang yang sedang ia buntuti,tak lama ia terkejut saat seseorang menepuk pundaknya.
"Kau sedang mencari siapa?"Tanya Ariel tersenyum.
"T..tidak,lepas....!!"Pemuda itu segera menepis tangan Ariel yang berada di pundaknya,lalu ia pun segera berlari dari sana.
"Sepertinya,posisiku sudah tidak aman...tapi...pemuda itu lumayan menarik,apakah aku harus menghabisinya?."Gumamnya tersenyum.
"Boss....huwaa...kau kemana aja aku merindukanmu,semua anggota mengatakan bahwa kau ke mari,Apakah itu demi aku ?"Ucap seorang gadis merengek layaknya anak kecil.
"Haish...bodoh kau,siapa juga yang datang demi kau,Aku hanya ingin mencari hiburan,Tidak ada yang lain."Ucap Ariel datar.
"Begitukah "Ucap gadis cantik itu memanyunkan bibirnya,Gadis itu pun mengajak Ariel menuju keluar sekolah.
"Oh ya bos,Aku tadi melihat kau berbicara pada bintang."Ucap gadis itu,bernama Anisa,gadis cantik yang sering disebut primadona sekolah.
"Hmm...bintang?"
"Iyaa...bintang pemuda yang dikenal tukang tidur,dan selalu menunduk kalo jalan,Banyak yang bilang dia tampan,tapi...sayang kelakuannya aneh."Ucap Anisa menggebu gebu.
"Tadi dia menatap wajahku."Ucap Ariel terkekeh.
"Apaa ! Bagaimana rupanya bos...apakah beneran tampan?"Ucap Anisa serius.
"Jelek sangat jelek."Ucap Ariel terkekeh.
"Hii...boss !!"Teriak Anisa kesal.
Seseorang melihat kedua gadis itu dari jauh dengan wajah jengkel dan kesal.
"Sif...kayaknya tuh anak baru bakal jadi masalah deh buat kita."Ucap seorang gadis dengan wajah serius.
"Iyaa..Li,Apalagi tuh dia Deket sama murid² populer,Kita aja kalo mau deketin mereka aja susah."Sahut temannya.
"Iyaa...tadi Sany,sekarang Anisa,apa nanti dia akan jadi murid populer juga,Bisa susah dong kita nguasain nih sekolah."Ucap Gadis pertama menunduk.
"Iyaa..padahal nyingkirin Sany sama Anisa aja susah ."
"Kalian bisa diem ga !!Simpen ucapan ga berguna itu,gw ga takut sama siapa pun,pokoknya gw akan buat perhitungan sama tuh anak baru ."Ucap gadis bernama Sifa pada kedua temannya.
"Gw akan buat dia sadar,siapa yang berkuasa dan siapa yang dibawah,Gw akan kasih liat Rasya,kalo gw jauh lebih baik dari tuh anak baru."Ucap Sifa kesal.
"Oke...kita akan dukung Lo terus,mungkin dia mudah untuk disingkirin,Karna dia belum tau kejamnya kita."Ucap salah seorang temannya tersenyum smirk.
"Gw ga akan biarin Lo ngerebut perhatian cowok yang gw suka."Batin Sifa tersenyum licik
##
101...102...103...
"Bos...ini jusnya."Ucap Sany menyerahkan segelas jus pada Ariel yang sedang bersantai.
"Bos...gimana rasanya ?"Tanya Anisa yang dari tadi sibuk memijat kaki mulus Ariel.
"Hm...lumayan."Ucap Ariel tersenyum.
"Boss...capek !"Teriak para pemuda yang sedang siap dengan posisi push up.
104...105...106
Ariel melanjutkan hitungannya,membuat para pemuda itu kembali push up,membuktikan dirinya lebih unggul dari yang lainnya.
🎶🎶🎶
Handphonenya berbunyi,Ariel pun segera mengangkatnya.
"Kalian boleh istrirahat."Ucap Ariel,para pemuda itu pun tersenyum senang.
"Kami sudah menemukan identitasnya bos."
"Kirimkan padaku sekarang."Ucap Ariel tersenyum.
"Baiklah bos."
Ariel segera mematikan sambungan telpon itu,ia pun membaca sebuah kiriman yang telah dikirim oleh anak buahnya.
"Hm...anak yang terbuang rupanya,ini akan sangat menarik."Gumam gadis itu,membuat Sany dan Anisa bingung.
#jangan lupa like