Di pagi hari yang masih dingin. Seseorang berjalan dipinggir sungai. Dia adalah Kiko, si bocah cilik. Usia masih belasan tahun.
Dia suka bermain, usil, dan selalu ceria. Tapi entah kenapa hari ini dia mulai bosan. Dari pagi sudah berjalan dipinggir sungai. Mau mencari suasana, agar rasa bosannya dapat berkurang.
Tetapi, rasa bosannya tetap. Waktu terus berlalu, sampai menit demi menit terlewati. Suara aliran air sungai terdengar gemericik. Suasana pagi membuatnya terasa enak didengar.
***
sudah sampai ke hulu sungai. Kiko masih saja merasa bosan. Pada akhirnya, dia melepaskan sandal yang dia pakai.
wuhs!
Sandal sudah melayang ke tengah sungai. Aliran air yang tidak terlalu deras membuat sandal terbawa lambat ke hilir.
Kiko mengikuti sandal yang hanyut itu. Perlahan dengan bosan dia mengikutinya. Kadang lari ke depan dan kembali ke posisi. Bosan dia tidak berkurang banyak tapi malahan lelah yang dia dapatkan.
"Lama sekali ini sendal, sampai diujung." Ucapnya sambil menatap sandal.
Tanpa dia sadari. Di jalan yang dia lalui, ada benda yang bercahaya. Benda itu sungguh indah dipandang. Benda yang bersinar karena pantulan cahaya matahari.
Tinggal beberapa langkah lagi. Kaki sudah mendekati benda yang tajam dan bersinar walau cuma serpihan.
Kiko tidak melihat benda itu, dia fokus ke sandalnya yang masih hanyut.
Bruks!
"Aduh," ucap kiko yang terkejut. Yang sudah menginjak benda itu. Benda itu hilang, karena sudah diinjak kaki Kiko. Rasa yang dia rasakan, yang halus masuk ke telapak kakinya.
"Apa ini? Sakit sekali. Udah robek dah kakiku." Ucapnya sambil melihat telapak kaki.
Ternyata sebuah benda bening terlihat. Benda itu ternyata sebuah botol plastik yang sudah menjadi banyak bagian. Karena posisi yang menonjol membuat kaki Kiko sakit.
"Cuma plastik? Kira apaan. Bikin aku takut aja, kaki aman." Ucapnya sambil mengelus kakinya.
Tanpa dia sadari sandal dia sudah jauh dari pandangan. Dia langsung mengejar sandalnya. Kaki yang sakit udah hilang.
Sandal tersangkut di bebatuan yang terlihat. Kiko yang melihat sandalnya tersangkut. Dia mulai melepaskan baju dan siap meloncat.
"Demi sandal ku yang bagus," ucap Kiko sambil loncat.
Brugs!
Dengan gaya kucing takut air dia meloncat. Jarang dari pinggir tidaklah jauh. Dia mulai mendekat dengan sandalnya.
Akhirnya, dia kembali mendapatkan sandal. Bosan lenyap setelah dia berenang di sungai.
Jadi ketika kamu bosan dan tidak tau berbuat apa? Maka mandilah. Dengan begitu kamu akan tidak bosan lagi.
Terimakasih sudah berkunjung dan jangan lupa like
bila suka.