Rambutmu ikal senyum mu manis seperti permen, ingin sekali aku melihat senyumman mu sekali lagi tapi aku tak tau engkau sedang berada dimana
~Aditya~
***
Pagi hari yang cerah terlihat seorang pria yang tengah duduk di suatu tempat yaitu cafe, tempat ia biasa bersama kekasihnya, tetapi hal itu sudah tidak terjadi lagi, ia tidak bisa menemukan kekasihnya sudah sejak 1 minggu ia dihubungi tetapi telponnya tetap tidak bisa dihubungi. Pria itu bernama aditya, aditnya telah berpacaran dengan aurellia selama 4 tahun.
Kini aditya telah berusaha mencari keberadaan aurellia hingga ia menyuruh seseorang untuk mencari aurellia.
"Bagaimana?, apakah kamu sudah menemukannya? " ucap aditya
"Belum bos saya sedang berusaha mencarinya tetapi tetap tidak ada" ucap seseorang
"Terus cari!, sampai dapat, berapapun hasilnya saya akan membayarnya" ucap aditya dengan tegas
"Baik bos" ucap seseorang yang segera meninggalkan tempat itu.
"Apapun resikonya aku akan tetap mencarimu" guman aditya
***
2 bulan kemudian...
1 minggu telah berlalu tetap saya aurelia tidak ditemukan.
Aditya hampir saja menyerah, namun tiba tiba saja ia melihat sosok gadis yang mirip sekali wajahnya dengan aurellia.
"Aurel? " guman aditnya
Aditya segera bergegas mengejar wanita tersebut hingga mengikutinya. Aditya kini sedang mengikuti gadis yang mirip dengan aurel dengan menggunakan sepeda motor nya.
Gadis itu mulai risih dengan sosok pria yang mengikuti nya dari belakang.
"Apaain sih dia ngikutin aku mulu?" ucap gadis itu
Gadis itupun mengegaskan motornya dengan kecepatan rata rata 60. Aditya pun juga ikut mengegaskan motornya.
Dan terjadilah aksi kejar-kejaran motor diantara mereka berdua, sehingga membuat gadis itu berhenti di pinggir jalan karena sudah merasa risih dengan pria itu.
"Ada apa ya lo ngejar ngejar gw, emang gw maling?" tanya gadis itu
"Gw mau tau, siapa nama lo?" saut aditya
"Hahaha.., cuman nanya nama doang pake acara kejar kejaran segala" ucap gadis itu
"Gue cuman mau tau aja, soalnya lo mirip sama cewek gw" ucap aditya
Aditya yang mengucapkan kata tersebut membuat gadis itu teringat dengan seseorang yang ia cintai.
"Oh, nama gw gisel, ini no WA gw kalau lo butuh sesuatu hubungi gw" ucap gadis itu yang ternyata namanya adalah gisel.
"Ok, TKS ya udah ngasih tau nama lo, maaf kalau ngerepotin" ucap Aditya
"Sans.. aja, yaudah gw lanjut dlu ya, byee.." ucap gisel sambil melambaikan tangan nya
"Byee" ucap aditya yang ikut melambaikan tangannya
Gisel pun pergi meninggalkan tepat itu.
"Gw ga mungkin salah liat kan, wajahnya mirip sekali dengan aurel" guman aditya
Malam tiba....
"Duh... kok jadi kepikiran ya sama gisel" guman aditya sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Kamu ada apa sih, kok kayak risih gitu? " tanya Rosi yang merupakan ibu kandung dari aditya.
"Gapapa kok ma, mama belum tidur juga" tanya aditya yang sengaja mengalihkan perhatian.
"Kamu pasti sengaja ya ngalihin? topik biar mama ga terus bicara tentang topik yang tadi, yakan? " tanya Rosi
"Eee.. gak kok ma ga ada apa apa" ucap Aditya
"Jangan boong dong nanti dosa lho" ucap Rosi
"Emm... sebenernya gini ma, aku udah ga ketemu sama pacar aku selama 2 bulan, terus aku ketemu sama cewek yang wajahnya mirip sekali sama pacar aku, tapi udah aku tanya dia bilang dia bukan pacar aku ma" ucap Aditya panjang lebar
"Iya nak, mama tau apa yang sedang kamu alami, dan mama tau apa yang sedang kamu rasakan, tapi kamu hanya bisa bersabar, siapa tau dia pacar kamu, tapi kamu ga boleh ngakuin dia pacar kamu karena kamu belum punya bukti kuat" ucap Rosi yang memberikan saran kepada anaknya
"Iya mah, makasih ya atas sarannya" ucap aditnya, seketika aditya bisa tersenyum
"Iya nak, yuk kita tidur dlu udah malem, jangan bergadang terus kecuali ada kerjaan kantor" ucap Rosi
"Iya mah, mamah tidur aja dulu aku masih ada urusan pribadi" ucap aditya
"Yaudah mamah duluan ya, jangan lupa tidur ya kalau udah selesai urusannya" ucap Rosi
"Iya mah, tenang aja" ucap aditya yang memberikan senyuman kecil kepada ibunya
Aditya yang merasa tidak enak, ia pun segera menelpon gisel.
"Haloo.. ini siapa ya? " tanya gisel yang duluan menjawab
"Halo gisel selamat malam maaf menggangu ini aditya orang yang tadi lo temuin di pinggir jalan" ucap aditya
"Oh..jadi nama lo aditya, kok lo baru bilang nama lo? " tanya gisel
"Hehehe.. maap gw baru tau kalau gw baru bilang nama gw" ucap aditya
"Oh ya, gisel lo mau ga bantuin gw nemuin pacar gw yang hilang" ucap aditya
"Hmm... mau sih, tapi... kalau lo mau cari pacar lo, lo harus jadi anggota dari salah satu mafia" jelas gisel
"Oke, gue mau syarat lo, udah malem ni gw tutup dulu telponnya byee.. " ucap aditya
"Byeee.. selamat malam" ucap gisel
Mereka berdua pun memutuskan teleponnya.
Keesokan harinya...
Kini aditnya telah siap untuk berangkat ke kantor, namun ia di halang oleh ibunya.
"Ada apa ma?" tanya aditya
"Kamu ini kebiasaan mau berangkat kekantor bukanya ke dapur untuk sarapan malah main kabur aja" ucap Rosi
"Iya mah, maaf fin Adit ya, soalnya aku lagi buru buru mah ada banyak kerjaan di kantor" jelas aditya
"Setidaknya kamu makan 1 lembar roti" ucap Rosi sambil menyuapi 1 lembar roti ke mulut anaknya.
Aditnya yang menyadari hal itu ia langsung membuka mulutnya.
"Udah ma, aku berangkat dulu ya" ucap aditya
"Iya nak, hati hati" ucap Rosi
Aditya berangkat bersama sopirnya, aditnya adalah seorang ceo di sebuah perusahaan no 2 didunia.
"Pak lurus terus ya" ucap aditya yang ternyata ia tidak pergi ke kantor
"Baik tuan" ucap sopir
"Maaffi aku mah, aku harus lakukan ini demi mengetahui siapa gisel" guman aditya
Sesampainya aditya di sebuah taman yang sepi dan sunyi.
"Pak tinggal aja ya, nanti kalau ada apa apa saya telpon" ucap aditya
"Baik tuan" ucap sopir
Aditya pun melirik sekitar, ia merasa ada yang aneh pada tempat ini.
"Hai..kita ketemu lagi" ucap gisel dengan nada dinginya
"Eh.. iya" ucap aditya dengan gugup
"Gimana?, kamu udah siap jadi salah satu anggota mafia" tanya gisel
"Udah, oh ya gw mau liat dong dimana letak markas nya" ucap aditya
"Ikut gw" ucap gisel sambil berjalan menuju markas
Gisel menginjak nginjak kaki nya di salah rumput yang warnanya agak hijau tua, dan tiba tiba muncullah sebuah jalan rahasia dimana orang lain tidak mengetahui jalan tersebut.
Aditya yang melihat hal tersebut tampak kagum dengan tempat itu, bisa bisa nya ada sebuah ruangan rahasia di bawah tanah.
Mereka berdua kemudian memasuki markas, terlihat banyak orang yang melirik mereka karena mereka terlihat seperti ssosok kekasih yang serasi.
"Wow.... liat gess ada yang dateng" ucap elisha yang merupakan teman gisel
Ucapan elisha berhasil membuat anggota mafia disana melirik ke arah gisel.
"Jadi disini saya ingin memperkenalkan salah satu anggota kita yang bernama aditya, dia telah sah bergabung menjadi anggota" jelas gisel
"Oh... jadi dia cuman anggota, tak kira dia King mafia disini, karena udah lama juga pemilik grup mafia ini belum terlihat wajahnya ia selalu saja memakai topeng" ucap salah satu anggota
"Iya kamu benar, tapi orang yang kita liat memang cewek tapi pake topeng kayak topeng yang dimiliki sama pemilik mafia ini aja" ucap salah satu anggota
Gisel yang mendengar suara dari salah satu grup mafia ia segera bertindak
"Hallo?, kalian dengar apa yang saya ucapkan?" tanya gisel tegas
Para anggota pun yang mendengar ucapan gisel mereka langsung tercengang/terdiam.
"Kami dengar" ucap para anggota dengan serempak
"Baik, itu saja yang saya sampaikan kalian semua boleh bubar, jika ada tugas tanyakan pada elisha karena saya sedang ada banyak urusan pribadi" jelas gisel
"Baik nyonya" ucap para anggota
Gisel memang sering dipanggil nyonya karena menurut anggota ia bukan Queen mafia atau pemimpin mereka.
"Emmm... gisel" panggil aditya dengan gugup
"Iya?, ada apa" saut gisel
"Gue mau ke rumah lo boleh?, soalnya gw mau.. " seketika ucapan aditya terpotong karena pembicaraan nya dipotong oleh gisel
"Iya boleh ntar gw share log alamat rumahnya ya" ucap gisel yang sengaja memmotong pembicaraan aditya
"Oke" ucap aditya
Giselpun pergi meninggal aditya diruangngan kumpul.
Sesampainya gisel di mobilnya ia langsung menghembuskan nafas nya.
"Huh~~ orang itu terlalu banyak b***t"
Sementara aditya merasa bingung mengapa gisel memotong pembicaraannya.
Keesokan harinya...
Seperti biasa aditya berbohong lagi kepada ibunya, ia sengaja menyuruh orang lain yang menggantikan kedudukan nya sementara karena ia ingin pergi ke markas.
Sesampainya di markas ia langsung menemui salah satu musuh, yaitu pemimpin/king mafia no 3 didunia mafia.
Aditya telah mempelajari banyak hal tentang mafia mulai dari mengenal seragam angota nya, tetapi tidak tentang sejata.
"Kamu, berhenti jangan bergerak!" ancam pemimpin
Adityapun yang mendengar suara tersebut ia langsung berhenti, menuruti apa yang dikatan oleh musuh itu.
"Cek dia, siapa tau ada senjata yang tersembunyi" ucap salah satu pemimpin
"Baik" ucap salah satu anggota musuh
"Bagaimana?" tanya king itu
"Sepertinya tidak ada senjata tersembunyi king" ucap anggota musuh
"Baik, bawa dia ke markas" ucap king
Saat aditya ingin dibawa pergi oleh salah satu anggota musuh, tiba tiba king tersebut terkena panahan, siapa lagi yang memanah kalau bukan gisel.
"Lepaskan dia atau kubunuh pemimpin muslim! " ancap gisel dengan menggunakan cater yang ia keluarkan dari kantung celana nya.
Gisel menodongkan cater tepat di leher king.
Anggota yang mendengar ancapan itu ia langsung melepaskan aditya dengan rasa cepas, ia berharap king nya bisa dilepaskan, namun sebaliknya ia malah di tendang oleh gisel.
"Bawa dia ke sel tahanan" ucap gisel sambil menyerahkan king kepada salah satu anggota dengan sigap/cepat
"Baik nyonya" ucap anggota
Belum apa apa anggota musuh itu langsung dit***k pada bagian p*** ****.
"Lo itu kalo ga tau apa apa harusnya jangan main masuk aja, hubungi gw apa untuk dampingi lo, klo lo ketangket lo bakal dis*** sama king mafia lain dan lo diancam untuk ngasi tau siapa nama pemimpin mafia disini" ucap gisel dengan nada tingginya
"Iyaa.. gw tau gw salah, gw minta maaf" ucap aditya
"Elisha... " panggil gisel
"Iya? " saut Elisha yang tiba tiba sudah berada di belakang aditya
"Busett.. bikin kaget aja" ucap aditya
"Hehehe.. maap atuh" ucap Elisha
"Ajari aditya tentang cara memakai senjata" ucap gisel
"Oke tenang aja sel, gw bakal ajarin dia sampe bisa megang senjata" ucap Elisha
Namun.. apa yang dikatakan oleh Elisha itu malah sebalikanya berkali kali bahkan berhari hari aditya di ajari menggunakan senjata ia tetap masih kaku menggunakannya.
"Aduhh.. cape gw ngajarin dia mulu" guman Elisha
2 bulan kemudian...
Tiba tiba saja ada yang tau letak markas mereka, mereka langsung menyerah markas mafia no 1, kenapa mereka bisa tau letak markas?
karena salah satu anggota mengetahui no kendaraan yang digunakan oleh aditya, aditya juga tidak menggunakan pakaian samaran atau nama samaran.
Di sisi lain gisel yang telah mengetahui bahwa ada musuh yang akan datang ia sudah menyiapkan beberapa anggota untuk bertarung. Untung saja gisel sudah menyiapkan anggota dan anggota tersebut sudah terlatih tentang dunia Mafia.
Lalu gisel segera bergegas memakai topeng nya dan pergi menuju ruang pertarungan dan disanalah terjadi pertumpahan darah.
"Serang mereka! " teriak gisel membuat semua anggota musuh merinding dan mulai merasakan hawa hawa Prisikopat dari gadis itu.
Semua anggota serempak dan mulai menyerah anggota musuh dengan cara menggunakan senjata apapun.
Sedangkan gisel bertarung dengan salah satu pemimpin mafia tetapi sayangnya ia memakai topeng sama seperti gisel jadi otomasis wajah pemimpin itu tidak terlihat.
Gisel berusaha keras untuk bertarung dengan pemimpin itu atau bisa kita sebut king saja karena ia pria, tapi hampir saja serangannya meleset namun ia langsung teringat dengan teknik yang ia gunakan adalah teknik 1 (menjadi gadis Prisikopat).
Gisel langsung menggunakan teknik 1 tampa berpikir panjang ia langsung menjadi layaknya Prisikopat.
"Jika kau tidak membuka topeng mu maka aku akan mandi dengan darah mu!" ancam gisel dengan menggunakan catering sambil ia menggores sedikit tangannya sambil meminung sedikit darah dari tangannya.
Orang sekitar yang melihat aksi gisel merasa merinding dan naiklah bulu kuduk nya, termasuk king.
"B.. b.. baik aku akan membuka topengku" ucap king itu dengan nada gugupnya.
Lalu king mafia tersebut mulai membuka topengnya.
Dan ia ternyata adalah...
Eiss.. sampai disini dulu ya!
ada lanjutannya ya yaitu "Where are you?" jangan lupa juga dibaca karena itu kisah lanjutan dari cerpen ini!! pasti akan hadir!!!
Hal yang wajib kalian lakukan ketika selesai membaca cerpen ini adalah:
1. Support
2. Like
3. Komen
4. Saran kalian