pagi hari telah tiba, sinar matahari masuk menembus jendela kaca sebuah kamar. seorang wanita terbangun dari tidurnya. "huaa... segar sekali, sekarang waktunya mandi" ucap wanita itu. selesai mandi ia turun ke lantai bawah rumahnya. "selamat pagi mama, selamat pagi papa".ucapnya kepada kedua orang tuanya. " pagi juga lily ku sayang ,ayo sarapan" Jawab kedua orang tuanya. ya wanita itu adalah lily seorang wanita berumur 16 tahun. "baik ma"
Setelah sarapan lily berpamitan dengan orang tuanya dan berangkat ke sekolah diantar oleh supirnya. sesampainya di sekolah lily disambut oleh sahabat lelaki nya dia bernama Jonathan kita panggil saja Nathan. "hai lily, gimana kabar mu? " sapa Nathan , "hai juga than baik, kalo kamu" Jawab lily. "baik dong pastinya" jawab nathan lagi. mereka pergi ke kelas sambil mengobrol. namun tiba tiba "ah.. aduh, ma... maaf "ternyata lily menabrak seseorang " aduuh kalo jalan itu hati hati dong "kata pria yang ditabrak lily " kan aku sudah meminta maaf " ucap lily tidak terima "baiklah baiklah kumaafkan kali ini tapi lain kali tidak ada kata maaf" kata pria itu sambil beranjak pergi. "lily kau tidak apa apa? " tanya nathan khawatir "tidak aku tidak apa apa hanya kesal dengan orang itu" jawab lily. saat Jonathan ingin bertanya kembali.
kringgg.... kringgg bel berbunyi lily dan Jonathan langsung bergegas pergi ke kelas merah. pelajaran dimulai seperti biasanya. hari demi hari berganti, hingga sudah saatnya hari kelulusan. "haah.. tak disangka sudah hari kelulusan aja" kata lily " iya rasanya cepat sekali "jawab nathan. setelah acara kelulusan nathan mengajak lily untuk bicara di taman. " ada apa? "tanya lily bingung ,jantung nathan berdetak begitu kencang" umm. lily maukah kamu menjadi kekasih ku? "tanya nathan. yaa selama ini nathan selalu menyembunyikan perasaannya, sebenarnya dia sudah lama menyukai lily. lily terkejut mendengar apa yang nathan ucapkan dia(lily) pun menjawab " maaf tapi aku hanya menganggap mu sebagai teman "ucap lily dengan rasa bersalah, mau bagaimana pun nathan adah orang yang selalu membantu dan menghibur nya disaat lily sedih atau pun kesusahan. lalu nathan tersenyum setelah mendengar Jawaban lily, dia sebenarnya sedang sedih tapi mau bagaimana lagi... akhirnya mereka memutuskan untuk menjadi teman selamanya...