pada suatu hari~
ada anak yang bernama Keira yang selalu diberi pelajaran yang tidak pantas oleh ibunya, ia tidak tahu mengapa ibunya seperti itu, sampai-sampai pada suatu hari,
ia sangat suka menonton televisi dan ia mempunyai idola seorang model, Saat ia sedang menonton televisi ibunya datang menghampiri nya dan langsung memukulinya atau menyabetnya menggunakan gesper, Keira pun langsung menggigit tangan ibunya dan ia pun cepat-cepat pergi agar ia selamat.
ia pun mengumpat dibalik tembok walaupun ia harus memanjatnya tetapi ia menekatkan dirinya agar ia dapat selamat.karena rumahnya dekat dengan stasiun kereta maka disebalik tembok tersebut sudah berada dekat dengan stasiun kereta.
dan ia melihat sebuah kereta yang ingin berjalan ia pun langsung cepat-cepat menaiki kereta tersebut.didalam kereta Keira mengumpat disebalik kursi kereta agar tidak terlihat oleh penjaga kereta.ia tidak memikirkan kereta itu akan menuju kemana ia hanya memikirkan keselamatan dirinya.
setelah sampai Keira cepat-cepat keluar dari kereta tersebut.dan ia hanya memikirkan dimana ia akan tidur dan bagaimana jika ia akan kelaparan.dan waktu itu pun sudah mulai malam, dan terpaksa Keira harus tidur di pinggir jalanan karena tidak ada tempat lain untuk ia tidur selain dipinggir sebrangan.
saat ia tidur sangat lelap, ada seorang model yang melihat Keira sedang tidur di pinggir jalanan,dan model tersebut merasa kasihan kepada Keira akhirnya Keira dibawa pulang oleh sang model.
keesokan harinya,saat Keira bangun ia terkejut karena ia ada dikamar padahal seingat dia ia tidur di pinggir sebrangan, dan seorang model masuk ke kamar Keira dan mengucapkan selamat pagi kepada Keira
dan ia pun menyadari bahwa model tersebut adalah idolanya yang bernama flora yang ia tonton di televisi dan iapun sangat gembira dan berterima kasih karena sudah membawa kerumahnya.dan model (flora) menyuruhnya untuk sarapan pagi.
saat sarapan flora menanyakan namanya,namamu siapa?,Keira pun menjawab namaku Keira kak, (flora)wah nama yang bagus ya,emm apa kakak boleh menanyakan 1 kali lagi?,(Keira) boleh banget kak,(flora) mengapa kamu tidur dipinggir sebrangan dan banyak bekas luka diwajahmu?,Keira menjawab, dirumah aku sering dipukul oleh ibuku karena ibuku mempunyai gangguan mental awalnya aku memakluminya walaupun aku sudah dibuat berkali-kali seperti itu tapi lama-lama aku juga lelah maka aku pergi dari rumah, ya seperti itulah hm,
(flora) tenang kok disini kamu dah Aman sama kakak walaupun kakak masih muda pasti kakak sanggup kok didik kamu,(Keira) makasih ya kak walaupun aku bukan siapa-siapa kakak tapi Kaka tetep mau anggap aku anggota kakak.
sore harinya,(flora)Keira kamu mau ikut kakak ke tempat pemotretan gak?,(Keira)emm emang boleh ya kak aku ikut?,(flora) tentu saja siapa kata gak boleh,(Keira) yaudah aku mauuu
ditempat pemotretan,(flora)kamu tunggu sini ya kakak mau ke ruang pengganti baju dulu ok, Keira pun mengangguk kepalanya. dan Keira melihat disamping nya ada sebuah permainan gelantungan ia pun tertarik dan ingin mencobanya, saat mencobanya, wihh enak bangett ternyata aku pengen coba lagi, tanpa disadari keira asisten flora melihat Keira sedang bergelantungan dan asisten flora berkata,eh ini anak siapa ya, non maaf ini anak siapa ya kok kayak kera, ayo dek sini kakak bantu turun,(Keira)enggak ah aku gk mau sama ubi ungu, asisten flora pun tetap memaksa keira turun tetapi Keira tetap ingin bergelantungan
(flora) Sudan biarkan saja yang penting kamu awasi. setelah selesai pemotretan pertama, Keira sedang Manarik kursi asisten flora dan memainkannya,(asisten flora) heyy berhenti,(flora)kiera sini ga boleh gitu udah-udah,(Keira) Baik mah!,(asisten flora)gak mungkin kamu anak flora yang baik hati kamu aja Badung kalau anaknya masa iya sifat emaknya kagak nurun sama sekali ke anaknya,(Keira)ihh berisik ubi ungu,(flora) dalam hati: hah mah? maksudnya Keira anggap aku mamahnya hm, berarti aku jadi mamah dadakan dong,
Disisi kiera dan asisten flora,(asisten flora) ahahaha kena kann inilah kalo gak ada sopan santun nya sama yang lebih tua kena karma deh,(flora)hei hei sudah-sudah Keira ayo sini,(Keira)mamah aku gak mau deket-deket sama nenek lampir ubi ungu itu,,(asisten flora) heh mulut siapa tuuu,(Keira) tuh kan bener,(flora) ulululu sini-sini,(Keira) dalam hati:aku sudah lama gk pernah ngerasain pelukan sehangat ini terakhir kalinya hanya sebelum ibuku punya gangguan mental,(flora)aduh pipi kamu tembem banget sih,(Keira) ahahaha udah mah gelii
*pada saat itu pun aku sudah seperti keluarga
sendiri dan merasa bahwa itu adalah ibuku*
_ TAMAT_