Tengggg.....Tengggggg
bunyi alarm membangunkan ku dari tidur
Aku segera bangun dan mematikan alarm yang menunjukkan pukul 06.00 itu
Aku kemudian bangkit dari tempat tidur ku lalu pergi ke kamar mandi dan mulai membersihkan tubuhku
Kemudian aku segera bersiap siap memakai pakaian terbaik ku dan berangkat menuju Halte bus
Aku menunggu beberapa saat hingga bus-nya tiba
Didalam bus,aku memilih tidur sebentar, bagaimanapun tempat yang ingin ku tuju memakan waktu 30 menit menggunakan bus, itulah alasan mengapa aku berangkat sepagi ini
Aku memegang hadiah yang akan kuberikan pada kekasih ku
Yak,ini adalah hari aniversary kita yang ke 3,btw sebelum aku melanjutkan cerita ku,aku ingin memperkenalkan diri sebentar
Namaku Murni Saputri,berumur 20 tahun, orang orang biasa memanggil ku Murni,Putri,Try,bahkan orang yang sangat dekat denganku memanggilku Mur(walau sudah sering dipanggil tapi tetap nyesek dengarnya).Hari ini adalah hari yang sangat spesial dimana hari pertama kalinya kami bertemu 4 tahun lalu dan juga anniversary kencan ke 3 aku bersama kekasihku sekarang Aiden
Perjalanan panjang menuju tempatnya membuatku bermimpi panjang tentang saat dimana kami bertemu
4 tahun lalu
Saat itu musim hujan,aku sedang berjalan pulang dari sekolah
Aku saat itu kebetulan lupa membawa payung,sehingga aku memutuskan untuk berteduh ditoko bunga yang sedang tutup
menit berganti menit,1 jam,2 jam,3 jam....aku masih terjebak disana
Udara dingin seakan mukai menembus tulang tulang ku....Aku bisa merasa tubuh yang mulai demam.... pandangan mataku mulai kabur,tapi aku mencoba bertahan,karna aku takut mungkin saja aku akan mendapat Hiportemia jika tidak sadarkan diri
Namun tenagaku makin lama makin terkuras,aku tak sanggup lagi bertahan,tubuhku lemas dan terjatuh,
aku kira bahwa mungkin itu akan menjadi hari terakhirku melihat dunia,namun ternyata kusalah....
Disaat aku teejatuh,tiba tiba saja ada seseorang yang memeluk tubuhku dan menahannya,aku tak bisa melihat mukanya secara jelas saat itu,tapi aku masih bisa merasakan suara kekhawatiran nya saat mencoba membangunkan ku
Pandanganku pun semakin hilang dan akhirnya semua menjadi hitam,aku tidak sadarkan diri ditubuh orang itu
Aku sempat berpikir mungkin saja orang itu akan meninggalkanku disana sehingga aku mati kedinginan,namun ternyata kusalah lagi....
saat aku membuka mataku,aku melihat ruangan yang sangat familiar bagiku,aku teringat kepada orang orang di tv yang biasa dirawat ditempat seperti ini,aku tahu kalau biayanya pasti mahal jadi aku mencoba untuk keluar dari sana.
Aku berusaha melepas infus yang terpasang ditanganku,namun aku terkejut mendengar seseorang berbicara
"Hei,apa yang mau kau lakukan?dokter bilang kau perlu istirahat 1 atau 2 hari lagi,jangan pergi dari sini dulu"
Aku melihat wajah orang itu,Wah sangat tampan....aku memandangi nya hingga beberapa saat
"Hei apa yang kau lihat?apa kau sedang memandangi ku?"
Aku tersadar dari lamunanku, seketika aku malu untuk menjawabnya
Dia kemudian mendekat padaku dan berkata"Siapa namamu?",
aku lalu memperkenalkan diriku padanya,dan tak kusangka dia juga memperkenalkan dirinya padaku "namaku Aiden John,dan aku membutuhkanmu"
Disitulah pertama kalinya aku dan Aiden bersalaman dan berkenalan,
saat itu aku belum paham apa yang dimaksud nya dengan "membutuhkanku",tapi setelah keluar dari rumah sakit akhirnya aku mengerti
Dia ingin menjadikan ku kekasih pura pura nya didepan keluarga nya
Aku hanya bisa menuruti keinginannya,karna mengingat budinya yang harus kubalas
Selama setahun itu kami menghabiskan hari hari bersama,mulai dari menggagalkan rencana kotor paman tirinya,menghukum sepupunya yang berkhianat hingga mendapat restu dari semua anggota keluarga nya
Dan selama setahun itu pula,kami dari yang awalnya hanya bekerja secara 'bisnis' sekarang kami malah memiliki perasaan pada masing masing
Kami pun memutuskan untuk berpacaran tepat setahun setelah kami bertemu,begitulah kebersamaan yang kami lalui bersama hingga saat ini
Tak ku sangka, berakhirnya mimpi ku itu tepat sampai ditempat tujuan ku
Aku lalu turun dari bus dan singgah di toko bunga tempat pertama kalinya kami bertemu itu,kemudian aku segera pergi kerumahnya
Namun sesampai aku di sana,betapa terkejutnya aku melihat banyak orang ada dirumahnya dan suara tangisan pecah didalam rumah itu
Aku tak tahu apa yang terjadi,tapi saat aku masuk, betapa terkejutnya aku melihat Aiden sudah terbaring kaku didalam peti
Bunga yang kubawa seketika jatuh,tangisanku pecah,aku segera pergi kesamping nya
Aku berusaha membangunkan nya seperti saat dia membangunkan ku 4 tahun lalu,namun kenapa saat ini dia tidak terbangun?
Tangisanku makin pecah,airmata ku mengalir dengan sangat deras,tanganku menjadi gemetar melihatnya seperti itu
Tiba tiba dari belakang ku,mamanya Aiden datang dan memelukku,dia seperti menyalurkan kekuatan nya biar aku bisa kuat,walau ku tahu dia sendiri saat terpukul
Aku bertanya apa yang terjadi pada Aiden,sehingga dia bisa 'pergi' secara tiba tiba, mamanya Aiden tidak menjawab ku sepatah katapun,dia hanya memberikan buku yang sepertinya memang dia ingin memberikan nya.
Aku merasa bingung kenapa mamanya memberikan buku ini padaku,aku kemudian disuruh agar membacanya dikamar Aiden
Aku hanya menuruti maksud mamanya,
aku masuk kedalam rungan yang juga sudah sangat familiar bagiku,aku lalu duduk diranjangnya dan membaca buku itu...
"Dear Murni"
"halo kekasihku uang cantik dan imut"
"makasih yah memberikan hidupku yang hanya hitam putih menjadi berwarna"
"makasih sudah menjadi sumber kekuatan ku"
"aku tahu kalau kamu baca ini, berarti aku sudah tidak ada"
"kamu jangan menangis terus yah atas kepergian ku, terima kasih sudah memberikanku hidup yang sempura"
"aku hanya ingin bilang Mur,kalau sebenarnya aku memiliki penyakit kanker yang sudah lama kuderita,aku tidak ingin memberitahu mu karna ku yakin kamu akan mengkhawatirkan ku"
"kamu jangan merasa bersalah atas apa yang terjadi yah Mur"
"tetaplah menjadi Murni yang aku kenal,Murni yang selalu tersenyum dan ceria"
"tetaplah selalu seperti itu dan jika suatu saat kamu bertemu dengan pria yang lebih baik dariku,tetaplah dengannya,aku akan selalu ada di hatimu selamanya,Murni Saputri"
Kata katanya yang penuh kesedihan itu,membuat air mata ku tak henti hentinya mengalir
Aku kemudian keluar dari kamarnya dan pergi menemuinya lagi,aku menangis tak henti disampingnya
Aku tetap bersamanya hingga dia 'turun kedalam tanah'
Takdir mempertemukan kita lewat kebetulan 4 tahun lalu,dan 4 tahun kemudian takdir mempermainkan kita
Setelah hari itu, hidupku kembali seperti biasa,aku menuruti apa yang diminta Aiden,hingga akhirnya aku bertemu dengan seorang lelaki yang mengingatkanku pada Aiden,Antonio Thomas.....
Kini setelah 5 tahun berlalu,aku telah menikah dengan Antonio dan dikaruniai 3 orang anak kembar,
Walau sudah menjalin hubungan baru,tapi aku tetap masih pergi mengunjungi Aiden disaat hari pertemuan dan perpisahan kita itu
Jangan lupa like dan komen yah
bye❤️❤️