Tling Ting Tling Ting ,,,,,
Suara lonceng kecil yang bising berbunyi di tengah malam, dentingan lonceng yang diikuti suara jejak kaki membuat ku terbangun dari tidur nyenyak dan mimpi indah ku, karna penasaran aku berjalan ke luar kamar dan aku melihat sesosok wanita bertudung putih berjalan sendirian menyusuri koridor , tanpa ragu aku menghampiri nya saat ia berbalik aku melihat wajah cantik setengah rusak dan lubang besar di perutnya, jejak kaki nya yang penuh darah mulai terlihat, lampu koridor berkedip tanpa henti bulu kudukku berdiri rasa merinding mulai menghampiri,aku berlari dari koridor meniggalkan hatu penasaran itu.
Keesokan paginya aku menceritakan semua kejadian semalam kepada sahabatku, saat aku ceritakan nya dia nampak tidak percaya dan malah menganggap ku bermimpi , tapi mungkin ini memang sebuah mimpi, malam selanjutnya suara lonceng yang memekakkan telinga itu kembali terdengar.
Tling Ting Tling Ting ,,,,,
Jejak kaki itu kali ini mendekat ke kamar ku , aku kembali terbangun di tengah malam, saat aku membuka mata dia sudah ada di depan pintu kamarku, sebenarnya apa yang dia inginkan, rasa takut kembali menghampiri ku, tubuhku bergetar mendengar ketukan di pintu.
Tok tok tok, Help me,,,,,,,,
"Help me" apa maksud dari perkataan nya itu, dengan tubuh gemetar dan hati yang ketakutan, aku berjalan mendekati pintu dan kkrreekk,,,,, pintu ku buka, tidak ada siapapun di luar tapi saat aku berbalik dia sudah ada di belakang ku, aku terjatuh karena terkejut.
" A-apa maumu sebenarnya aku tidak ada urusan nya dengan mu pergi lah,,,,,, " teriakku, dengan nada bergetar dan hati yang ketakutan
" Nona apa kau bisa membantu ku?" Katanya dengan wajah sedih berlinang air mata
" A-apa jika aku membantu mu kau tidak akan menggangu ku?, Tapi mengapa harus aku " tanyaku, dia pun mengangguk
" Karena hanya kau lah yang bisa melihat ku tolong lah aku agar aku bisa bereinkarnasi kembali " mohon ya
Dia lalu memberiku sebuah pita berhias kan dua buah lonceng, pita itu bewarna merah dan sangat indah, aku ia suruh untuk memberikan pita ini kepada kekasih dari arwah gentayangan ini, keesokan harinya aku menuju alamat yang dia berikan ting tong,,,, bel pintu berbunyi dan seorang laki laki dengan wajah lesu membukakan pintu, laki laki itu adalah kekasih dari hantu penasaran semalam.
"Eemm permisi apa anda adalah tuan laoes?" Tanya ku dengan sopan
" Hah ya aku laoes, a anda siapa?" Tanya laoes
" Namaku mizu aku hanya ingin menyampaikan pesan dari tunangan mu hoshi " jawab ku dengan profesional dan sopan
" Tidak mungkin, apa kau bercanda Hoshi telah mati satu tahun lalu karna kecelakaan,,,"
" Tuan tolong dengar kan dulu penjelasan ku, tunangan anda tidak mati karna kecalakaan tapi karna dibunuh oleh adiknya " jawab ku dengan nada agak tinggi
"Apa, nona bukannya aku tidak sopan tapi jangan sembarangan menuduh orang, lagi pula ini bukan candaan!" Jawab laoes dengan penuh amarah
Saat ia akan menutup pintu seketika pikiran ku kosong dan aku melihat sebuah mimpi singkat, disana ada Hoshi yang lagi lagi meminta pertolongan kepadaku, dia bilang pinjamkan ragamu padaku.
" Laoes,,,,, ini aku Hoshi aku tau ini Sulit dipercaya waktuku tidak banyak, aku mohon percayalah kepadaku Siya lah yang telah membunuh ku aku harap kau percaya. " Hoshi merasuki ku dan menyampaikan pesannya melalui ku
" Tuan laoes apa kau sudah percaya sekarang, jika kau masih belum yakin pergilah ke kampus tempat Hoshi dibunuh disana terdapat cctv yang bisa menjadi saksi kematian Hoshi "
Aku dan laoes pergienuju kampus dan kami mengecek kamera cctv yang terpasang, dari sana lah laoes percaya kepada ku, setelah itu malam pun tiba, ditengah malam Hoshi kembali ke kamar ku kali ini tanpa suara langkah kaki dan lonceng yang berdenting memekakan telinga.
" Mizu kali ini aku datang untuk mengucapkan terimakasih kepadamu, karna diri mu lah jiwaku tenang dan dapat berinteraksi kembali "
Hoshi datang dengan gaun putih yang indah, rambut tertata rapi muka yang bersih cantik dan bersinar.
Beberapa Minggu berlalu aku dengar kasus kematian Hoshi telah diutus pihak berwajib, malam ku pun menjadi tenang tanpa gangguan, laoes menghampiri ku dan mengucapkan terimakasih kepadaku.
"Nona mizu terimakasih banyak atas bantuannya, dengan ini kasus Hoshi menjadi jelas aku merasa sangat tertolong"
" Aku tidak melakukan apa apa, oh iya ini untukmu, Hoshi memberikannya kepadaku dan dia bilang carilah kekasih lain yang bisa menjaga ku dengan baik"
" Iya,,,, terimakasih, terimakasih banyak" ucap laoes dengan nada sedih berlinang air mata.
Tamat
Jangan lupa like dan komen ya#