sebuah desa selalu mengadakan acara mengorbanan seorang putri cantik di setiap kali para siluman naga akan memulai perkawinan, mereka harus mengorbankan anak gadis di dalam desa mereka lalu di hanyut kan dengan sebuah perahu yang di dandanani layaknya pengantin wanita yang akan menikah dengan seorang pria. wanita yang hanyut akan di ambil oleh sang naga untuk di jadikan sebagai alat keturunan, dan putro yang mereka berikan tidak akan pernah kembali lagi kedalam desa mereka
ribuan tahun yang lalu kehidupan antara siluman nada dan juga umat manusia sebenarnya sangat baik, tidak ada yang saling mengorbankan satu sama lain
tetapi karena sebuah kelicikan dadi umat manusia yang membuat para siluman naga harus kehilangan para naga betina membuat populasi naga menurut, para naga jantan menjadi sangat marah kepada semua umat manusia, terjadilah perkelahian antara umat manusia dengan para naga jantan yang berakhir dengan persetujuan dengan ada nya tumbal seorang putri untuk di jadikan pasangan dari naga ketika musim kawin tiba
dari hasil rapat para tetua di desa, putri angela di putuskan yang akan segera di korban kan, dengan berat hati kedua orang tua nya harus merelakan putri kecil nya
putro angela di bius tidur agar tidak memberontak, di dandani dengan sangat anggun nan cantik di masukan kedalam perahu yang telah di siapkan lalu ritual pun di mulai oleh para tetua dengan menyanyikan sebuah lagu pemanggil siluman naga, setelah beberapa saat naga datang mengambil perahu yang berisi putri angela
angela ter sadar dari tidur nya, mendapati dirinya sudah berada di sebuah goa entah di mana, dirinya sangat takut lalu ingat terakhir kali orang tua nya mengatakan bahwa dirinya akan di korban kan untuk siluman naga, ketakutan menghantui putri angela saat ini, dirinya sangat takut jika sampai siluman naga mendekati dirinya apa yang akan terjadi kepada nya nanti, namun sampai malam gelap pun tidak ada yang datang sama sekali ke dalam gua, putri angela merasa sangat kelaparan
tiba tiba seorang pemuda tampan datang menghampiri putri angela lalu memberikan sebuah makanan kepada dirinya
"siapa kau?" tanya putri angela ketakutan
"cepat makan lah" kata pemuda itu datar
"eemmm, bisa kah kau menolong ku agar dapat keluarkan dari tempat ini, aku sangat ketakutan" ucap putri angela sangat ketakutan
"kau tidak akan bisa keluar dari tempat ini, lebih baik patuh lah" kata pemuda itu lalu pergi meninggalkan tempat putri angela berada
putri angela tidak putus asa sudah beberapa kali dirinya mencoba meninggalkan gua itu untuk keluar dari sana namun sayang ternyata tempat itu di tengah sebuah lautan lepas, sekalipun dirinya dapat keluar dari gua pun, putri angela akan tetap mati
"sudah aku katakan kau tidak akan pernah bisa meninggalkan tempat ini" ketus pemuda yang selalu datang membawakan makanan untuk putri angela itu yang melihat putri angela sedang berada di ujung tebing saat ini
"hiks aku hanya ingin pulang hiks" tangis putri angela pecah
"apa kau sebenci itu kepada para siluman naga?" tanya pemuda itu masih dengan ekspresi datar milik nya
"aaa aku tidak benci hanya sangat takut kepada mereka" ujar putri angela
"mengapa kau tidak membenci mereka?" kata pemuda itu
"karena aku tahu semua yang terjadi bukan salah mereka" ucap putri angela
"lalu mengapa kau takut kepada mereka" sinis pemuda itu
"karena aku seorang wanita biasa, aku tidak tahu bagaimana nanti mereka akan memperlakukan diriku, aku sangat lemah bahkan tidak akan bisa menandingi kekuatan mereka jika aku di sakiti" jelas putri angela.
"sudah lah, bayangan mu terlalu berlebihan" ujar pemuda itu.
setiap hari putri angela hanya akan menunggu pemuda yang selalu bersamanya datang menghampiri dirinya, hanya pemuda itu yang selalu menemani putri angela, secara perlahan putri angela mulai merasakan hal lain di dalam hati nya setiap kali putri angela bersama dengan pemuda itu
"apa aku boleh tahu siapa kau sebenarnya?" tanya putri angela memberanikan diri, sudah hampir tiga bulan lama nya putri angela berada di dalam gua siluman naga namun tidak pernah sekalipun melihat seekor naga yang mendekati tempat nya hanya pemuda di hadapannya saat ini saja yang selalu datang memberikan makanan serta menemani dirinya sebenar untuk berbincang
"kau akan kecewa jika bertanya siapa diriku" ujar pemuda itu menatap hamparan laut lepas, wajah nya terlihat memikirkan banyak hal
"aku tidak akan pernah kecewa" kata putri angela
"apa kau yakin" sinis pemuda itu
"iya aku yakin, sepertinya kau orang baik, hanya kau yang selalu menemani diriku di sini" kata putri angela
"kau terlalu bodoh" ucap pemuda itu lalu pergi meninggalkan putri angela.
pemuda itu bernama brans dirinya merupakan keturunan naga dan juga manusia, namun brans tidak tertarik dengan manusia sama sekali, awal nya dia ingin membunuh putri angela yang telah dia bawa kedalam tempat tinggal nya, hanya saja saat melihat wajah dan tingkah polos nya brans mengurungkan niat nya.
di balik sifat dingin brans kepada manusia sejujurnya brans tidak menyetujui para siluman naga yang tega menyakiti para putri manusia untuk di jadikan pasangan mereka, karena brans pernah melihat penyatuan mereka dengan menyerap nyawa putri manusia itu lalu terlahir lah seorang bayi manusia setengah naga
sekian lama mengenal putri angela, brans merasa ada gejolak di dalam dada nya yang belum pernah dia rasa kan sebelum nya, namun brans sadar jika perasaan nya untuk putri angela hanya akan menyakiti putri angela saja sehingga brans hanya bisa bersikap dingin saat bersama dengan nya, walau pun putri angela juga memiliki hal yang sama kepada brans, mereka berdua hanya saling menyembunyikan perasaan mereka satu sama lain di dalam hati mereka masing masing tanpa ada yang berani mengungkapkan isi hati mereka.
🍁