Klebengan
07.09
"Allôhu Akbar! Ayo kita ke Poso secepatnya!"
Aku dengar keramaian di area Masjid AM, Klebengan.
Aku jalan menuju Masjid lewat pintu belakang kost.
Aku lihat 11 mahasiswa sedang berdiri bergerombol.
Aku lihat seseorang berdiri di hadapan mahasiswa-mahasiswa itu.
Aku menduga dia sepertinya Ustadz.
"Sabarlah, Saudara-saudaraku. Kita menunggu komando Panglima!"
Aku dengar dengan jelas kata-kata orang yang sepertinya Ustadz itu.
Aku lihat seorang mahasiswa membawa spanduk bertuliskan Laskar Jihad.
Kampus
15.29
Aku ikut kajian Islam di Mushola Kampus.
Aku lihat tempat laki-laki dan perempuan dipisah.
Aku hanya bisa lihat mahasiswa dan Ustadz.
Aku nggak bisa lihat mahasiswi.
Aku mendengarkan kajian.
Aku menulis 9 kata dari ucapan Sang Ustadz.
*****
Islam
Iman
Ilmu
Amal
Kaaffah
Integral
Holistik
Sempurna
Komprehensif
*****
Kantin Gajah
16.59
Aku menunggu Dhea.
Aku berharap-harap cemas.
Aku duduk agak gelisah.
Aku terus wiridan dan berdo'a.
Aku minum jahe hangat bikinan Bu Gajah.
Aku lihat ada 3 mahasiswa sedang diskusi dengan serius.
Aku lihat 1 mahasiswi sedang menulis. Sepertinya puisi.
Aku lihat Bu Gajah sedang menggoreng pisang kepok.
"Assalaamu 'alaikum, Aji!"
Aku dengar uluk salam dari perempuan bermasker hijau.
"Wa 'alaikum salaam. Ma ... maaf Neng siapa ya?"
Aku menjawab dan sekalian bertanya siapakah dia.
Aku lihat dia membuka maskernya.
Aku lihat Dhea tersenyum di depanku.
"Maa syaa Allôh, cantiknyo!"
Aku berkata-kata karena takjub.
Aku merasa seakan-akan tubuhku melayang ke udara karena kehadirannya.
Aku seakan melihat bidadarinya bidadari.
Aku nggak lagi mimpi kan ini?