Kamar Kost
00.01
I shutdown my personal computer. PC off.
Aku cabut colokan daya listrik PC.
Aku simpan disket di tas merah hitam.
Aku pakai kaos singlet putih.
Aku pakai celana bola AC Milan.
I close the window.
Meong meong meong ...!
Kucing di atap kost mengeong.
Ngeng ngeng ngeengg ...!!
Bunyi game komputer MotoGP dari kamar temen kosku, Lilik.
Aku masuk kamar mandi.
Aku cuci kedua tangan pakai sabun.
Aku keluar kamar mandi.
Aku ambil air wudhu di kran depan kamar mandi.
"Nanti malem AC Milan lawan Juventus lho, Lik!"
Kata temen kostku, Masbi, mengingatkan kepada Lilik. He is Fisipol's student. Termasuk sesepuh Kost WiKand.
"Okay, Masbi! Matur tengkyu yo!" said Lilik, my kost friend, Teknik Mesin's student.
00.09
I open the door my room.
I come in my room.
I close the door my room.
Aku mengunci kamar.
Aku pakai baju batik Jogja.
Aku pakai sarung batik halus Atlas.
Aku sholat sunnah wudhu 2 roka'at.
Aku sholat witir menghadap kiblat. 2 roka'at dan 1 roka'at.
Aku wiridan dan berdo'a. Pray for me and my family. Pray for all Muslim.
Aku lepas baju dan sarung.
Aku taruh baju di hanger pintu kamar.
Aku taruh sarung di atas lemari susun plastik.
00.25
Aku pasang alarm jam 02.45.
Aku taruh alarm di atas PC.
Aku off lampu kamar 45 watt.
Aku on lampu kamar 5 watt.
I read Al-Fatihah, Ayat Kursi, Al-Ikhlash, Al-Falaq, and An-Naas.
Aku rebahkan badan di kasur dengan sprei gambar logo AC Milan.
Aku baca do'a tidur.
Aku tidur miring kanan dan wajah menghadap Ka'bah.
I close my eyes.
I sleep.
02.45
Tit tit tit tit ...
Alarm berbunyi.
I open my eyes.
Aku masih ngantuk.
Aku biarkan alarm berbunyi.
I close my eyes again.
I sleep again.
02.47
Dhok dhok drodhok dhok ...!!
Aku dengar pintu kamarku digedor orang.
My eyes closed.
Tit tit tit ...
Alarmku masih berbunyi.
I open my eyes.
"Aji bangun. Tangi tangi, Ji!"
Masbi, temen kostku teriak agak keras.
"Milan udah mulai tuh!! Jarene arep ndelok malahan turu wae!!"
Kata Lilik dengan keras.
"Iyo, tengkyu, Mas!"
Aku jawab agak keras.
Tit tit tit ...
Alarm masih bunyi.
I weak up.
Aku duduk di tengah kasur.
Aku turun dari kasur.
Aku off alarm.
Aku ambil gelas.
Aku minum air aqua hangat 2 gelas.
02.55
I open my door room.
I close my door room.
Aku berjalan ke kamar mandi.
Aku masuk kamar mandi.
Aku cuci tangan pakai sabun.
Aku bersih.
Aku keluar kamar mandi.
"Gol gooll gooolll!!"
Aku dengar teriakan Lilik yang sangat keras.
"Milan payah ah!"
Aku dengar suara kekecewaan dari Masbi.
"Mana nih Aji, jadi nonton opo turu maneh?!"
Aku dengar kata-kata Didik, anak Kehutanan.
"Yo sek, Mas. Aku wudhu dulu. Aku pasti ke situ!"
Kataku dengan cukup keras.
Aku ambil wudhu di kran depan kamar mandi.
03.03
Aku berlari-lari kecil menuju kamar tengah kost.
Aku sampai di kamar tengah kost yang memang disediakan TV sama pemilik kost.
Aku nobar AC Milan vs Juventus di TV bersama temen-temen kost. Aku duduk di sebelah Didik.
"Score wes piro-piro nih, Mas Didik!"
Aku bertanya.
"Barusan 0-1. Jagoanmu kegolan lho..!"
Jawab Masdidik sambil tersenyum.
Aku diberi tahu sama Didik kalau TV sudah on sejak pukul 02.30. Meski laga baru dimulai jam 3 tepat.
"Masbi kan seneng begadang. Ngga tidur pasti yen ono bal-balan!"
Kata Didik sembari tertawa ringan.
"Iyo lah wong tuwo kudu wani lek lekan!"
Kata Mashar, pemilik warung makan depan kost, sambil tertawa kecil.
Aku lihat memang Mashar sering ikutan nobar. Seperti dini hari ini.