Malam itu, malam di mana seorang wanita dipatahkan hatinya. Wanita tersebut bernama Ralin. Dengan suasana hati yang begitu buruk dia memilih untuk membalas pesan dari para pria yang sebelumnya tak pernah dia pedulikan.
Dari beberapa pria ada satu pria yang dia rasa dapat membuatnya tertarik saat berbincang dengannya walau hanya lewat pesan. Pria tersebut bernama Wahyu.
~
Pada awalnya Ralin lah yang begitu atraktif dalam perbincangan, sedangkan Wahyu terkesan cuek kepada nya. Karena hal tersebut, membuat Ralin merasa dia harus membuat jarak pada Wahyu agar dia tidak sakit hati nanti nya.
Sebenarnya tujuan awal Wahyu menghubungi Ralin sebenarnya untuk dapat mengenalkan Ralin pada temannya yang bernama Fahri.
Semakin lama Wahyu tidak terlalu cuek lagi kepada Ralin, tapi di satu sisi Ralin juga dekat dengan pria lain karena Ralin merasa tak ada yang bisa di harapkan dari hubungannya dengan Wahyu.
Mengetahui Ralin berhubungan dengan pria lain, membuat Wahyu frustasi dan mengatakan perasaannya kepada Ralin dengan memberi kode-kode. Ralin sebenarnya mengetahui perasaan Wahyu kepada nya dan Ralin juga memiliki perasaan yang sama dengan Wahyu akan tetapi semua terlambat.
Wahyu merasa frustasi dan membuat nya beberapa kali menerima cinta dari wanita yang tidak pernah dia sukai. Dan menceritakan hal itu kepada Ralin dan berniat melupakannya. Perasaan Ralin yang merasa bersalah hanya dapat berpesan kepada Wahyu agar dia bahagia dan tidak menyakiti wanita tersebut hanya karena dirinya.
Akan tetapi janji yang mereka buat di ingkari oleh Wahyu lagi dan lagi. Alasannya karena dia tidak bisa berhenti memikirkan Ralin. Perasaan Ralin kacau karena dia merasa, kehadirannya membuat patah hati para wanita yang bersama Wahyu.
~
Akhirnya keduanya memutuskan hubungan dengan pasangan mereka masing-masing. Akan tetapi tetap tidak ada kemajuan pada hubungan mereka.
Semakin lama obrolan mereka mulai canggung. Dan sering memberi kode lewat story. Wahyu memutuskan untuk mengambil keputusan besar dalam hubungan mereka. Dia mengirim pesan kepada Ralin.
"Kamu mau gak jadi mantan ku?"
Pesan yang di kirim Wahyu tersebut membuat Ralin bingung. Apa karena Wahyu sudah memiliki perasaan kepada wanita lain? Atau karena apa? Ralin bingung harus menjawab apa pertanyaan itu.
Setelah lama memikirkannya Ralin memutuskan untuk menyetujuinya. Karena Ralin berpikir bahwa menurutnya, Mantan merupakan masa lalu dan masa lalu biasanya di lupakan, sehingga Ralin merasa Wahyu ingin melupakan dirinya sehingga dia harus menerima hal tersebut meski hatinya tak ingin.
~
Setelah hari itu mereka tidak pernah berhubungan lagi. Ralin hanya dapat melihat melalui salah satu media sosial Wahyu bahwa sekarang Wahyu sudah memiliki wanita bersamanya.
Ralin hanya dapat mendoakan untuk kebahagiaan Wahyu, dan satu hal yang selalu dia pertanyakan kepada Tuhan.
"Apakah kita bisa bertemu suatu hari nanti? Entah kita akan bersama atau tidak"
##
𝙵𝚛𝚘𝚖 𝚁𝚊𝚕𝚒𝚗..
𝚃𝚘 𝚆𝚊𝚑𝚢𝚞.
𝚆𝚊𝚑𝚊𝚒 𝚆𝚊𝚑𝚢𝚞, 𝙺𝚊𝚞 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚊𝚔 𝚙𝚎𝚛𝚗𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝙺𝚒𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝙰𝚔𝚞 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚝𝚊 𝙺𝚒𝚝𝚊. 𝙰𝚗𝚍𝚊𝚒 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚒𝚝𝚞 𝙰𝚔𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚃𝚒𝚍𝚊𝚔, 𝚊𝚙𝚊𝚔𝚊𝚑 𝙰𝚔𝚞 𝚍𝚊𝚗 𝙺𝚊𝚖𝚞 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝙺𝚒𝚝𝚊? 𝙱𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚊𝚔𝚑𝚒𝚛 𝚙𝚞𝚗 𝙰𝚔𝚞 𝚝𝚊𝚔 𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚞𝚌𝚊𝚙𝚔𝚊𝚗 "𝚂𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊𝚝 𝚃𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊𝚕" 𝙿𝚊𝚍𝚊𝚖𝚞...