ANNYEONG YEOROBUN, aku mwoyamwoya bawa cerpen baru.
maaf, jika ada salah kata atau persamaan kata.
selamat membaca jangan lupa untuk like dan komen nya.
terimakasih banyak 😍😍
Di sebuah kerajaan yang sangat berjaya, kehidupan yang makmur dipimpin oleh seorang raja muda.
Raja itu bernama raja Vernon dia adalah anak pertama dari tiga bersaudara, raja Vernon adalah anak dari raja Julian dan ratu amber.
Raja Vernon sangat begitu tegas dan juga memiliki hati yang baik, namun banyak yang tidak tau seperti apa wujud raja muda itu hanya keluarga dan pelayanan terdekat saja yang tau seperti apa dirinya.
Tok... Tok...
Suara ketukan pintu dari luar kamar, milik raja vernon.
"Siapa ?" Tanya raja Vernon dengan begitu tegas.
"Saya aldren, yang mulia"
"Masuklah" ucap raja vernon dari balik pintu.
Aldren adalah pelayan setia raja vernon, dia adalah teman sekaligus pengikut nya yang setia.
"Ada apa Aldren" tanya raja vernon
"Yang mulia sebentar lagi akan datangnya bulan purnama, saya akan menyiapkan keperluan anda untuk pergi ke istana barat" jawab aldren
"Tidak perlu, aku sudah mengemas nya lebih baik kau siapkan keperluan yang lain saja"
"Baik yang mulia, saya akan menyiapkan segera keperluan anda"
"Ohh... Aldren kita akan berangkat malam ini agar besok malam kita sudah sampai"
"Baik, yang mulia saya izin untuk menyiapkan keperluan anda" ucap aldren lalu pergi dari kamar tuan nya.
Setelah kepergian nya aldren sang pelayan, raja vernon hanya berdiam diri saja menatap ke arah luar jendela dan melepaskan topeng setengah wajah nya.
Wajah raja Aldren selalu tertutup topeng setengah wajah nya, untuk menutupi pipi kirinya.
Pipi itu ditutupi oleh topeng bukan karena ada luka ataupun wajah yang jelek, namun dia menutupi wajah nya karena sebuah "kutukan".
Karena kutukan nya itu membuat dia harus menutupi setengah wajahnya, karena pipi kirinya itu memiliki sisik seperti naga.
Dan karena kutukan nya itu setiap bulan purnama raja vernon harus mengungsi kan dirinya ke kerajaan barat, karena setiap bulan purnama datang dia akan berubah wujud nya menjadi seekor "NAGA" yang memiliki sisik berwarna putih dan mata berwarna biru sebiru air laut.
Padahal ini kesalahan ayah nya karena telah membunuh seekor naga, namun dia yang harus menanggung nya.
Untung nya saja ayah nya tidak membunuhnya, masih tetap menerima nya dan menjadikan nya penerus mungkin itu sebagai menebus kesalahan ayah nya di masa lalu sehingga menyebabkan nya seperti ini.
Saat ini raja vernon sedang makan bersama keluarga nya, setelah makan malam ayah Vernon si raja terdahulu menyuruh vernon si raja muda itu untuk datang ke ruang kerja nya.
Tokkk...tokkk
"Ayah, ini aku vernon" ucap vernon dari balik pintu besar berwarna coklat tua dengan hiasan disisi nya yang berwarna emas.
"Masuklah" jawab ayah Vernon dengan singkat namun begitu terdengar tegas
Saat Vernon masuk disitu ada ayah dan juga ibu Vernon.
"Duduklah nak" suruh ibu Vernon.
Vernon pun duduk berhadap-hadapan dengan kedua orang tuanya yang masih terlihat muda walaupun umurnya sudah tidak bisa disebut terbilang muda lagi.
"Vernon" panggil sang raja terdahulu yaitu ayah nya sehingga membuat Vernon mengangkat wajahnya yang sedari menunduk menatap lantai seakan-akan ada yang begitu menarik dibawah sana, "iya, ayah" jawab vernon
"Apakah kau akan terus menerus pergi ke istana barat setiap bulan purnama datang, apakah kau tidak cape kenapa tidak disini saja nak" tanya ayah vernon.
Vernon menghela nafas nya sebelum menjawab pertanyaan ayah nya, walaupun itu sangat tidak sopan.
"Memang rasanya begitu sangat cape namun jika aku disini saat bulan purnama, rakyat akan mengetahui bahwa aku adalah manusia setengah naga dan membuat ayah malu apakah ayah mau seperti ini" ucap reon dengan dengan wajah yang tidak dapat di tebak, ibu vernon yang sedari tadi duduk di dekat ayah nya hanya bisa meneteskan air mata nya.
"Ayah tidak masalah jika mereka mengetahui tentang mu nak, ayah akan se_" baru saja ayah nya akan meneruskan ucapannya namun langsung dipotong ucapan nya oleh Vernon
"Ayah, bagaimana jika kerajaan-kerajaan yang lain nya tau, itu akan membuat kerajaan kita menjadi hancur, aku tak apa-apa ayah lagi pula jika bulan purnama sudah selesai aku akan kembali ke kerajaan ini lagi" ucap vernon
Ayah vernon lalu menghampiri vernon dan memeluk nya "maafkan, ayah nak jika dulu ayah tidak membunuh naga itu kau tidak akan seperti ini" ucap ayah vernon sambil memeluk Vernon
"Tidak apa-apa ayah" jawab vernon, ibu vernon pun memeluk vernon anak sulung nya yang harus menerima kutukan karena kesalahan orang tua nya.
Saat ini sudah tengah malam, vernon dan aldren pengawal setia nya akan berangkat ke istana barat sebelum bulan purnama muncul.
Sedangkan disebuah kerajaan kecil diseberang sana ada seorang putri cantik dan begitu anggun sedang sibuk, mengemasi barang-barang untuk pergi ke dari kerajaan nya untuk pergi ke kerajaan barat.
"Putri Leona apakah, putri akan pergi malam-malam hanya ingin melihat hewan mitos itu" tanya sang pelayan.
"Iya, aku akan kesana malam ini karena aku sangat penasaran apakah benar ada hewan mitos itu" ucap putri Leona dengan begitu antusias bahkan mata nya menunjukkan binar-binar yang menandakan kalo dia sedang begitu semangat.
Sedangkan sang pelayan putri Leona hanya bisa menepuk jidatnya, karena tingkah laku putri nya itu.
Gara-gara pelayanan kerajaan yang bercerita bahwa dia pernah melihat hewan mitos itu, membuat putri Leona penasaran dan ingin pergi melihatnya.
Bahkan sekarang sudah tengah malam, namun si putri itu tetap pergi karena rasa penasaran nya.
Dan pergi bersama pelayan setia nya bernama Zeana, zeana adalah anak dari seorang pelayan dia sekarang menjadi pelayan dan juga sekaligus teman untuk sang tuan putri.
Saat ini sang putri Leona dan sang pelayan zeana sedang menunggang kuda untuk pergi menuju kerjau barat, dimana seekor naga itu hidup.
"Put_" ucapan zeana langsung dipotong oleh leona
"Sustt... Ingat zeana jangan panggil aku putri disaat kita sedang berdua, anggep aja kita seperti sodara" ucap Leona
"Baik put... Ah maksud ku, baik Leona"
"Nahh... Gitu dong"
Belum saja setengah perjalanan, Leona sudah mengeluh cape karena sangat lelah menunggang kuda.
"Zeannaaa" panggil Leona dengan begitu manja.
"Ada apa "
"Aku sangat cape sekali" keluh Leona
"Baiklah kalo cape sekarang kita istirahat saja, lagi pula sekarang sudah pagi kita lebih baik istirahat sebentar sambil sarapan juga" ucap Zeana, yang hanya dibales anggukan kepala oleh Leona.
Saat ini putri leona dan sang pelayan zeana sedang beristirahat di salah satu kedai sambil sarapan, saat masuk ke dalam kedai tersebut putri leona tidak sengaja menabrak seorang laki-laki.
"Apakah kau tidak apa-apa" tanya laki-laki, yang di tabrak oleh Putri leona.
Awalnya Leona mau marah-marah, namun saat melihat warna matanya yang biru sebiru laut membuat putri Leona begitu sangat kagum.
"Haii... Nona apa kau baik-baik saja, atau ada yang sakit maaf karena aku tidak sengaja menabrak mu" tanya sekali lagi oleh laki-laki bermata biru tersebut.
"Kau sangat tampan sekali" ucap putri Leona tanpa sengaja.
"Huhh... Kau bilang apa ?" Tanya laki-laki tersebut karena kurang kedengaran.
"Ohh... Maaf kan aku tuan, karena tidak melihat mu" ucap Leona
"Ohh... Iya, tidak apa-apa, aku juga salah karena tidak melihat mu nona kalo begitu aku pergi dulu" baru beberapa langkah laki-laki tersebut melangkah, Leona berteriak dari Belakang "nama ku Leona, l.e.o.n.a jangan lupakan nama ku ya... Semoga kita bertemu lagi" teriak Leona yang hanya di bales senyuman oleh laki-laki tersebut.
Laki-laki tersebut pun meninggalkan kedai tersebut bersama temannya dengan menunggangi kuda nya.
"Leona kenapa kau berdiam diri saja, aku dari tadi menunggu mu di dalam katanya lelah dan laper"
"Aahhh... Maafkan aku zeana"
Leona pun masuk kedai tersebut, setelah beristirahat dan makan putri Leona dan sang pelayan zeana pun melanjutkan perjalanannya menuju istana barat.
Saat ini putri Leona dan sang pelayan zeana sedang menunggangi kuda nya dengan santai, sambil bercerita.
"Zeana"
"Iya, ada apa Leona"
"Kau tau tadi saat aku mau masuk kedai tersebut, aku menabrak seorang laki-laki"
"Terus apa ?" Tanya zeana
"Aku menabrak laki-laki yang menggunakan topeng setengah wajah, yang menutupi wajah kiri nya dia sangat begitu tampan dengan mata biru nya, aku berharap bisa bertemu lagi dengan nya jika aku bertemu lagi aku akan menjadikan dia sebagai pasangan ku"
"Kau tau dari mana jika di balik topeng itu dia seorang laki-laki yang tampan, bisa saja topeng itu untuk menutupi tanda lahir nya yang besar ataupun luka diwajahnya"
"Aku yakin sekali kalo dia sangat tampan" ucap Leona dengan begitu yakin
Akhirnya setelah menempuh perjalanan yang sangat panjang, putri Leona dan sang pelayan zeana sampai juga di dekat istana bagian barat milik kerajaan sebelah.
Putri Leona dan sang pelayan dia akan menginap di rumah milik sodara zeana yang sudah tak terpakai.
Sedangkan dilain sisi sang raja vernon pun, baru sampai di kerajaan barat.
Sang raja langsung disambut oleh beberapa pelayan dari istana barat tersebut, setelah sampai sang raja muda langsung merebahkan tubuhnya dikamar nya.
Lama-kelamaan sang raja pun tertidur, dia terbangun saat sang pelayan Aldren membangun kan untuk makan malam.
Setelah selesai makan malam sang raja muda vernoz berjalan-jalan disekitari taman bersama sang pelayan sesekali sang raja tersenyum kecil membuat sang pelayan aldren bingung.
"Yang mulia raja" panggil Aldren sang pelayan.
"Huhh... Sudah ku bilang saat kita berdua panggil saja aku Vernon, tanpa ada kata yang mulia"
*Maafkan aku yang mu_ ahh... Maksud ku Vernon, boleh kah aku bertanya"
"Ya... Silahkan kau mau bertanya apa"
"Sedari tadi kau tersenyum sendiri, apa kau tidak apa-apa"
"Benarkah aku tersenyum"
"Ya... Aku melihatnya kau sedari tadi tersenyum terus, apa ada yang membahagiakan untuk mu"
"Ahh... Tidak...maksud ku, aku dari tadi tersenyum karena wanita tadi saat di kedai"
"Maksudnya, aku tidak paham"
"Tadi saat dikedai aku tidak sengaja menabrak seorang wanita yang cantik, dia sangat begitu cantik dan lucu"
"Benarkah"
"Hhmmm"
"Berarti kau sedang jatuh cinta dengan wanita tersebut"
"Hahh... Tidak mungkin aku jatuh cinta"
"Itu bukti nya dari tadi tanpa kau sadari, kau tersenyum sambil memikirkan nya berarti kau sedang jatuh cinta"
"Benar aku jatuh cinta" ucap vernon di dalam hati sambil tersenyum, namun seketika senyum nya luntur karena memikirkan apa kah wanita tersebut akan menerima nya dengan begitu saja karena dia memiliki suatu kutukan.
🐲👸🏻🐲👸🏻🐲👸🏻🐲👸🏻🐲👸🏻
Sudah beberapa Minggu, sang raja muda mengungsikan dirinya bersama sang pelayan, begitu pun sang putri yang sudah meninggalkan kerajaannya untuk melihat sang naga.
Sang pangeran sedang memancing bulan, yang sebentar lagi akan menjadi bulan purnama dan akan mengubah sang pangeran menjadi seekor naga putih yang indah.
"Vernon" panggil sang pelayan
"Iya, ada apa"
"Bukan kah sebentar lagi kau akan menjadi seekor naga"
"Ya" jawab sang raja vernon
Setelah menunggu beberapa menit, bulan pun berubah menjadi bulan purnama dan sang raja muda pun berubah menjadi seekor naga putih yang begitu indah.
Saat ini sang putri Leona pergi mengendap-endap menuju pintu depan untuk keluar, padahal sekarang sudah tengah malam namun karena ingin melihat naga bahkan sampe pura-pura tertidur agar tidak dimarahin oleh sang pelayan zeana.
Setelah sampai luar putri Leona berjalan tanpa arah, dia berjalan terus menerus tanpa arah bahkan sekarang dia sudah hampir di dekat sungai kerajaan barat.
"Huhh... Kata nya ada naga tapi kenapa aku tidak melihatnya, apa pelayanan tersebut membohongi ku" keluh putri Leona "huhh... Aku tidak tahu sekarang, aku ada dimana" ucap putri Leona dengan begitu sedih.
Namun saat dia akan berjalan lagi, putri Leona mendengar sesuatu akhirnya Putri Leona mencari asal suara tersebut.
Ternyata suara dari arah danau, sang putri kaget apa yang dia lihat saat ini.
Sang putri bersembunyi di balik pohon besar yang berjarak beberapa meter dari danau tersebut, sang putri melihat seekor naga putih yang bercahaya karena terkena cahaya bulan purnama sehingga terlihat sangat begitu indah.
Sang putri mendekat secara perlahan, namun saat akan berjalan karena tidak melihat ke bawah karena begitu terpesona dengan sang naga membuat sang putri tersandung karena batang kayu tersebut membuat kaki sang putri terkilir.
Sang naga yang mendengar suara jatuh dari arah belakang, dan langsung mendekati asal suara tersebut.
Terdengar suara kesakitan dari dekat batang pohon yang jatuh, saat sang naga mendekati batang pohon tersebut sang naga melihat seorang wanita manis yang sedang kesakitan karena kaki nya yang terkilir.
Putri Leona yang sedang menudukkan kepalanya karena kaki yang sakit, lalu mengakat kepalanya karena merasa ada yang melihat nya dan saat mengakat kepalanya sang putri berhadapan dengan wajah sang naga.
Sang putri terlihat kaget, karena melihat naga secara dekat saat naga tersebut akan meninggalkan sang putri.
"Tunggu, jangan tinggalkan aku" teriak sang putri, sehingga membuat sang naga berbalik kearah sang putri.
Putri Leona mendekat secara perlahan, sang naga mendekat secara perlahan.
"Ternyata kau nyata, pelayanan tersebut tidak bohong kau sang cantik sekali" ucap sang putri sambil mengelus pipi sang naga dengan hati-hati.
"Mata mu sangat begitu indah membuat ku ingat dengan laki-laki yang tidak sengaja aku tabrak saat dikedai, aku menyukai laki-laki tersebut namun aku tidak pernah melihat nya lagi" ucap sang putri sambil terus mengelus sang naga.
"Aku adalah laki-laki tersebut" ucap sang naga dalam hati.
Putri Leona teruss saja bercerita tanpa mengingat waktu, namun pagi akan segera datang disaat sang naga akan pergi sang putri mencegah nya.
"Tunggu sebentar" ucap sang putri dengan berdiri secara perlahan, saat sudah berdiri sang putri memegang wajah sang naga lalu mendekat kan wajah nya ke sang naga memberikan ciuman di pipi kiri dan kanan sang naga serta di bibir sang naga.
"Semoga aku bisa bertemu dengan mu lagi, doa kan aku bisa bertemu laki-laki tersebut ya" ucap sang putri "apakah aku bisa melihat mu setiap hari selama aku tinggal disini" lanjut sang putri sambil menunjukkan puppy eyes nya, yang hanya di bales anggukan kepala sang naga.
Akhirnya pagi menjelang sang putri kembali kerumah sodara sang pelayan dengan kaki yang berjalan pincang, setelah sampai sang putri di marahi habis-habisnya oleh sang pelayan karena cemas menunggu sang putri.
Setelah pertemuan nya dengan sang naga, setiap malam sang putri selalu datang dengan menunggangi kuda putih nya pasti nya setelah sang pelayan tidur untuk menuju danau di tempat pertama kali dia bertemu sang naga.
Namun setelah menunggu beberapa saat, sang naga belum datang juga namun saat sudah menunjukkan tengah malam sang putri kira yang datang adalah sang naga namun yang datang laki-laki yang pernah bertemu dengan nya di kedai.
Sang putri rasanya begitu senang karena bertemu laki-laki tersebut, namun sedikit kecewa karena tidak bertemu sang naga.
"Kau... Kau kan laki-laki yang dikedai itu, kau ingat ku tidak namaku leo_"
"Nama mu Leona kan"
"Wahhh... Kau masih ingat dengan ku, nama mu siapa"
"Nama ku vernon"
"Wahhh... Ternyata nama dan orang nya sama-sama keren" ucap Leona yang membuat Vernon tertawa.
"Kau sedang apa disini malem-malem" tanya vernon
"Ahh... Aku menunggu teman ku, kau tau teman ku memiliki mata yang warna nya seperti warna mata mu"
"Benarkah" tanya vernon pura-pura tidak tahu.
"Iya, dia sangat keren"
"Kau menyukai nya" tanya vernon.
"Ya, aku menyukai nya"
"Apakah dia manusia" tanya vernon
"Mungkin kalo dia manusia akan setampan dirimu" jawab Leona
"Lalu kalo bukan manusia, teman mu itu apa ?" Tanya vernon lagi dengan pura-pura tidak tahu.
"Kau mungkin tidak akan percaya, dan akan menganggap ku aneh" ucap Leona dengan begitu sedih
"Aku akan mempercayai mu kok"
"Aku akan memberi tahu siapa yang aku tunggu, namun kau tidak boleh bercerita dengan siapapun"
"Iya, aku janji tidak akan memberikan tahu kepada siapa pun"
"Yang ku tunggu adalah white moon"
"White moon, apa itu white moon"
"White moon itu nama naga penunggu danau ini, white moon sangat begitu indah namun malam ini dia tidak datang"
"Apakah kau sedih karena tidak melihat white moon"
"Iya, awalnya aku sangat begitu sedih namun saat bertemu dengan mu rasa sedih ku berkurang sedikit"
Tanpa mereka sadari mereka berbicara sampai menjelang pagi, setelah menjelang pagi Putri Leona diantar pulang oleh raja vernon.
Hampir seminggu putri Leona tidak melihat naga putih tersebut yang di beri nama white moon, walaupun aga sedih karena tidak bertemu sang naga namun sang putri lumayan senang karena bertemu dengan laki-laki yang dia sukai.
Saat ini putri Leona dan sang raja sedang duduk di atas rumput di dekat danau sambil memandang bulan purnama yang begitu indah.
"Vernon"
"Iya, ada apa "
"Apakah kau punya pasangan"
"Tidak, memangnya kenapa"
"Syukurlah, aku menyukai mu mungkin lebih tepatnya aku mencintaimu aku tidak peduli kau anggap aneh karena menyatakan perasaan lebih dulu kepada mu"
"Apakah kau akan mencintai jika mengetahui wujud asli ku" tanya vernon.
"Memang nya seperti apa wujud asli mu" ucap Leona sambil menghadap kearah wajah vernon, Vernon pun menghadap ke arah Leona.
"Mungkin saat kau melihat ku, kau akan takut dan akan menjauh dari ku"
"Benarkah kalo begitu tunjukkan wajah mu kepada ku, aku akan bersaksi seperti apa saat melihat wajah asli mu" tantang Leona.
Vernon yang mendengar ucapan Leona, hanya terkekeh saja lalu menundukkan kepalanya untuk membuka topeng yang menutupi wajahnya.
Setelah topeng nya terbuka, vernon mengakat kepalanya untuk menunjukkan wajah aslinya.
Saat melihat reaksi Leona yang terkejut, membuat Vernon seperti aga sedikit kecewa namun saat ingin menutupi wajahnya tangan nya yang mau memakai topeng dihentikan oleh Leona.
Leona menagkup pipi vernon, dengan kedua tangannya dielus wajah kiri vernon dengan secara lembut dan perlahan.
"Apakah ini sisik beneran" tanya Leona yang hanya di jawab anggukan kepala oleh Vernon
"Sangat indah" ucap Leona pelan namun masih terdengar oleh Vernon.
"Apakah kau tidak takut" tanya vernon.
"Aku... Aku tidak takut"
"Apakah kau masih mencintai ku" tanya vernon
"Iya, aku masih mencintaimu kau tau bukan kalo cinta itu tidak memandang apapun itu"
"Bagaimana kalo aku menunjukkan yang lebih sebenernya"
"Maksud mu" tanya Leona karena bingung, bukannya menjawab pertanyaan Leona, Vernon malahan mundur beberapa langkah lalu saat bulan purnama tidak tertutupi oleh awan malam vernon langsung berubah menjadi seekor naga putih yang begitu indah.
"Kau... Kau white moon" ucap Leona dengan kaget, yang hanya dijawab anggukan oleh Vernon yang berwujud naga.
Bukannya takut atau menghindari nya, Leona semakin mendekat dan memeluk vernon dengan wujud nya yang naga.
"Apakah kau bisa berubah menjadi manusia lagi" tanya Leona dan lagi-lagi hanya dijawab anggukan kepala oleh Vernon yang berwujud naga putih.
"Aku tidak peduli seperti apa wujud mu, namun saat aku melihat mu aku langsung jatuh cinta kepada mu" ucap Leona, lalu diakhiri ciuman dibibir Vernon yang sedang berwujud naga.
Setelah nya Vernon berubah lagi menjadi wujud seperti manusia, putri Leona langsung memeluk vernon dan Vernon membalas pelukan Leona dan mencium bibir merah merona yang berbentuk hati milik Leona.
Namun disaat vernon mencium Leona, tiba-tiba pipi bagian kirinya yang terdapat sisik tiba-tiba saja terasa begitu panas perih bahkan sampai meneteskan air mata.
Leona yang melihat Vernon kesakitan, membuat Leona panik dan menangis begitu sedih hingga tersedu-sedu.
"Vernon, kau kenapa" tanya Leona dengan begitu panik dengan air mata yang terus berlinang.
"AKHHH... PIPI KU SANGAT BEGITU PANAS DAN PERIH" teriak vernon sehingga membuat leona kaget karena teriakan nya.
Leona yang melihat Vernon kesakitan hanya bisa memeluknya aga mengurangi rasa sakit nya, walaupun itu tidak mungkin.
"Le- Leona jangan lah kau menangis" ucap vernon terbata-bata.
"Bagaimana aku tidak sedih jika melihat orang yang ku sayangi begitu kesakitan" ucap Leona dengan terbata-bata karena sambil menagis.
Panas dan perih di pipi nya secara perlahan menghilang, Vernon pun langsung melepaskan pelukannya dengan Leona dan memandang wajah Leona yang sedang menangis dengan mata tertutup.
"Berhenti menangis Leona, aku sudah tidak apa-apa" ucap vernon sambil mengelap air mata Leona dengan tangan nya, lalu mencium secara bergantian mata Leona
Leona pun membuka mata nya, secara perlahan.
"Vernon"
"Iya, ada apa"
"Wajah mu"
"Ada apa dengan wajah ku"
"Sisik naga di wajah mu itu"
"Ada apa dengan sisik naga di wajahku"
"Sisik naga itu yang di pipi mu menghilang"
"Benarkah" ucap vernon sambil memegang wajahnya, lalu melihat dirinya di air danau yang begitu indah karena cahaya bulan.
Vernon kaget saat melihat wajahnya, karena sisik naga itu beneran hilang di wajah kirinya itu.
Tidak ada wajah yang bersisik namun yang ada wajah nya, yang begitu bersih dan mulus.
"Leona"
"Hmm..."
"Seperti nya kutukan itu telah hilang"
"Bernakah"
"Iya, seperti nya"
"Selamat untuk mu Vernon" ucap Leona dengan sedikit sedih karena dia tidak akan bisa melihat Vernon dengan versi naga.
"Apakah kau sedih" tanya vernon.
"Iya" jawab Leona singkat.
"Kenapa"
"Aku sedih karena tidak akan white moon lagi, namun aku senang karena kutukan itu sudah hilang" ucap Leona yang masih memeluk vernon.
Vernon rasanya sangat begitu bahagia karena bertemu dengan wanita yang begitu baik hati, seperti leona.
Sudah lebih sebulan sang pangeran pergi dari kerajaan nya, dan sekarang kembali ke kerajaan nya namun sang raja tidak pulang dengan berduaan saja dengan sang pelayan.
Namun sang raja pulang bersama seorang wanita cantik, yang pernama Leona.
Kedatangan sang raja di kerajaan nya, disambut oleh sang ayah dan sang ibu dari raja vernon.
"Ibu... Ayah"
"Anak ku" ucap ibu vernon yang begitu bahagia akhirnya datang juga, namun sang ibu sangat bingung karena sang anak tidak lama di kerajaan barat.
"Apakah kau sudah selesai nak, kenapa cepat sekali" tanya sang ayah
"Semuanya sudah selesai Ayah, dan aku datang untuk memperkenalkan seorang wanita" ucap vernon, lalu menarik lengan Leona yang sedari tadi bersembunyi dibelakang Vernon.
Leona begitu gugup karena tidak tahu kalau vernon itu adalah anak dari kerajaan besar dan Vernon juga raja dari kerajaan tersebut, dia takut dan juga malu.
Leona takut kalo Vernon marah kepada nya karena berlaku tidak sopan kepada vernon, namun ternyata Vernon tidak sama sekali malahan memperkenalkan nya sebagai calon seorang ratu.
Awalnya Leona berfikir bahwa orang tua dari Vernon tidak akan setuju, namun Leona salah ternyata kedua orang tua nya Vernon sangat begitu setuju karena berkat cinta dan ketulusan Leona membuat kutukan tersebut hilang.
Setelah selama seminggu Leona tinggal di kerajaan milik Vernon, Leona pun kembali ke kerajaan kecil nya setelah beberapa bulan menghilang leona balik dengan seorang raja dari kerajaan terbesar.
Awalnya ayah Leona akan marah kepada putri nya, namun ayah Leona tidak menjadi marah karena Leona datang dengan pasangan nya yaitu vernon dan orang tua Vernon untuk melamar Leona.
Setelah beberapa bulan mereka tunangan, akhirnya sang putri Leona dan raja vernon pun menikah.
Bahkan pernikahan nya di gelar selama tujuh hari berturut-turut, pernikahan nya begitu megah.
🐲👸🏻🐲👸🏻🐲👸🏻🐲👸🏻🐲👸🏻
Pernikahan putri Leona dan raja vernon tidak terasa sudah berjalan kurang lebih selama 10thn dan di karuniai tiga orang anak dan sebentar lagi akan bertambah satu, mereka memiliki dua putra laki-laki yang salah satu nya akan menjadi penerus raja vernon dan seorang putri cantik seperti putri Leona.
Putri Leona sedang berdiri di balkon kamar nya, sambil memandang bulan purnama.
Namun disaat sedang asik memandang bulan purnama tersebut, ada tangan yang melingkar di tubuh nya siapa lagi kalo bukan pangeran Vernon
"Terimakasih banyak" ucap pangeran Vernon sambil memeluk putri Leona dari belakang.
"Untuk apa ?" Tanya putri Leona
"Terimakasih banyak karena sudah menjadi seorang ibu dari anak-anakku, terimakasih banyak karena sudah hadir di dalam hidup ku dan terimakasih banyak karena sudah mencintai dengan tulus" ucap vernon.
"Aku juga berterimakasih kepada mu karena sudah menjadi seorang raja yang hebat, dan juga sudah menjadi ayah yang hebat"
"Aku sangat mencintaimu ratu Leona"
"Aku pun sangat mencintai raja vernon"
🐲👸🏻🐲👸🏻🐲👸🏻🐲👸🏻🐲👸🏻
"Aku mencintaimu dengan begitu tulus, aku tidak peduli seperti apa dirimu yang ku tahu adalah aku sangat begitu mencintai dari pertama aku bertemu mu di kedai itu.
Aku sangat mencintaimu wahai raja ku Vernon, aku akan selalu mencintaimu dengan tulus walaupun kau berwujud naga sekalipun"
~putri Leona 👸🏻
"Aku sangat begitu berterima kasih kepada Tuhan, karena telah mempertemukan ku dengan wanita cantik dan baik seperti.
Terimakasih banyak telah menerima ku, walaupun aku tidak berwujud manusia dan terimakasih banyak karena sudah menjadi ratu dan ibu dari para pangeran dan putri.
Aku sangat begitu mencintai mu, wahai putriku.
~raja Vernon 🤴🏻🐲
"Jika kita sudah mencintai seseorang dengan begitu tulus, walaupun orang disekeliling kalian menentang karena hubungan kalian... Kalian pasti akan tetap bersama dan saling mencintai pasangan kalian tanpa perduli kata orang dan tidak akan peduli seperti apa orang yang kita cintai."
"Cinta yang tulus itu emang sulit dicari, namun cinta yang tulus itu benar ada nya jika kalian sudah menemukan nya."
Selesai
Terimakasih banyak yang udah baca cerpen aku yang ga jelas.
Maaf, jika ada salah kata karena aku masih belajar buat cerpen.
Maaf, juga kalo ending nya kaga jelas banget soalnya bingung mau nulis kek gimana.
Maaf jika kurang bagus, karena aku nulis cerpen ini cuma beberapa jam doang.
Jangan lupa untuk like, dan komen nya.
Terimakasih banyak yeorobun. 😍
Mwoyamwoya_0808 🐻