Malam semakin larut, suara hewan malam terdengar sangat merdu malam itu
terlihat seorang pemuda bernama Ardi sendirian di tepi sungai, ia hendak pulang setelah selesai mencari kayu bakar
tengkuk pemuda itu kian merasakan hawa panas, entah kenapa malam itu Ardi merasa merinding, Ardi merasa bahwa ada orang lain yang mengikuti nya di belakang, ia tak mau menoleh ke belakang takut nya ada apa-apa kan?
Ardi melanjutkan perjalanan nya pulang kerumah dengan berjalan sedikit lebih cepat sampai suatu saat
pukk
sebuah benda yang tidak lain adalah sebuah tangan yang sudah keriput menepuk pundaknya
"gyaahhh" pekik pemuda itu
tanpa pikir panjang Ardi langsung berlari kalang kabut hingga tidak memperdulikan kayu yang di bawanya
dan tanpa ia ketahui...
bahwa tangan yang menepuk pundak nya itu adalah tangan bapak nya sendiri
"lah tu anak malah kabur" ucap pak Rahmat selaku bapak Ardi
dan...
pukk
pak Rahmat menoleh ke belakang, matanya terbelalak
"kihiihihiiii"
----
apa kabar dengan pak Rahmat?