Malam hari yang diterangi cahaya bulan purnama. Sinar dari cahaya bulan itu masuk menyelipi sisi ruangan yang sepi dan hampir dipenuhi oleh kegelapan. Jendela yang ditutupi oleh kain gorden tipis tersebut berhasil ditembus dan bergerak mengikuti hembusan angin malam. Kaca jendela yang beberapa terbuka itu membuat ruangan juga terasa dingin seperti halnya yang terjadi di luar ruangan.
Meja dan kursi berada di posisi yang sangat acak dan terkesan berantakan. Dan di sudut ruangan terdapat sesuatu yang sangat mengerikan.
Yaitu bangku horor. Itu adalah sebutan dari para murid sekolah yang pernah belajar di kelas tersebut. Sudah pernah terjadi beberapa kejadian yang menakutkan disana. Sehingga ruangan tersebut tidak digunakan lagi sejak saat itu.
Renita adalah salah satu saksi yang masih menyempatkan diri untuk melihat suasana ruangan itu, walau dirinya kini sudah tamat sekolah.
Kehororan dan misteri yang berasa dari bangku yang berada di sudut ruangan kelas, membuat Renita penasaran dan masih ingin menyaksikan suasana ruangan sembari bernostalgia akan keseraman situasi saat momen menakutkan itu terjadi padanya dan para teman sekelasnya.
-----SELESAI-----