ada sebuah cerita tentang seorang laki-laki yang duduk ditepi sungai.
ia meratapi nasibnya sedari dulu hingga sekarang .
ia berusaha kerja dan membuka usaha sendiri. sayangnya hal tersebut tidak membuahi hasil.
ia berpikir sejenak
"semua yang ku lakukan sama saja tidak ada perubahan.. mungkin aku bertanya kepada gevan pasti ada jalannya..dia kan pembisnis yg sukses" ucap Geo
akhirnya Geo menghampiri rumah gevan .
tok
tok
tok
tok
tok
gevan gevan woyy lu ada di rumah kaga
ada
bentar bre
ceklek
"ada apa lu kesini?" ucap tanya gevan
"gini gw kesusahan bre.. ekonomi gw menurun drastis..lu bisa bantu gw kaga?" tanya Geo
"bisa saja..kuy ikut gw"
kini Geo mengikuti gevan ke dalam rumahnya
ceklek
terdapat ruangan gelap yang berbau anyir..
"seperti darah" ucap Geo
"memang aku bergantung kepadanya" gevan menunjuk sebuah patung satan.
"dia?yang benar saja..mengapa kau menyembahnya..diakan setan" ucap Geo
"diam..kau mau uang kan?. sembah dia.. cepat atau lambat kau akan mempunyai apa yang kau inginkan" ucap gevan
"dengan cara sembah dia" jawab gevan
sebelum dia memenuhi semua keinginan mu. kau harus melakukan ritual perjanjian". ucap gevan
"hmm baiklah aku akan menurutinya.."
"memang aku tidak menyukainya tetapi ini hal yang mendesak" batin Geo
hari Jumat Kliwon jam 23.00
gevan yang memutari badan Geo ditengah lingkaran api yang berkobar dengan membawa sebuah kepala manusia yang masih segar..
gevan yang masih membacakan mantra mantra disana juga Geo masih kebingungan.
"apa mengapa aku harus seperti ini?..aku tidak paham. apakah aku akan menjadi tumbal setan?ahh .. tapi gw butuh juga tuh uang..tapi gapapa yang penting uang " batin geo
beberapa menit kemudian
"Geo Sekarang ritualnya sudah selesai..yang lu inginkan beberapa hari yang lalu sudah sampai dirumah lu . selamat menikmati" kini gevan meninggalkan Geo sendirian.
akhirnya Geo berjalan ke arah rumahnya
dan
ternyata benar apa yang dikatakan oleh gevan.
"gw bakalan nyembah dia selamanya hahahaha" ucap Geo
kini Geo menjadi seorang lelaki yang kaya-raya banyak perempuan perempuan yang menginginkan menjadi istrinya.
harta dan harta sekarang yang ku butuhkan sudah ku miliki sekarang hahahaha....
tiba-tiba
uhuk
uhuk
uhuk
uhuk
uhuk
"ahhh..mengapa ahhh"
hidung geo yang tadinya baik-baik saja kini mengalir sebuah darah yang pekat bercampur nanah
ahh ini menyakitkan dan mengapa mata mataku buram...
kini Geo berusaha meminta bantuan dengan cara menelpon temannya yaitu gevan...
mana dimana hp ku
ahhh
terdengar gelas yang berisikan bir jatuh ke arah kepala dan kaki geo
aghhh tolong tolong ini sakit sekali
hahahaha
rasakan rasakan kepedihan mu itu
"kau kau siapa?" ucap takut Geo
tidak perlu kau tau aku siapa...yang ku inginkan sekarang nyawa mu hahahaha
"kau seenaknya saja" ucap marah Geo
Geo cepat-cepat meraba pecahan gelas disekitarnya untuk melempar kearah seseorang yang menertawakannya.
taghhh
aghhh
terdengar suara palu yang terlempar ke arah kepala Geo
"hahaha rasakan itu.kau cepat makan dia" ucap gevan
entah makhluk apa yang ia utus untuk memakan mayat Geo yang bersimbah darah itu.