Setelah aku di campakkam oleh gebetanku yang selama 3 tahun ku damba-dambakan itu aku tidak pernah lagi merasakan cinta bahkan deberan hati yang pernah aku alami ketika bertemu dia.
Melupakannya bukanlah suatu yang mudah bahkan butuh bertahun-tahun untuk lupa sepenuhnya, tapi pada akhirnya aku telah sampai di titik di mana aku melihatnya tidak lagi suka.
Aku bahagia karena tidak lagi menyukai siapun itu, bahkan ketika aku melihat teman-teman dengan pasangannya aku tidak lagi iri. Dengan keadaanku sekarang banyak hal baru yang telah aku pelajari mulai yang dulunya males-malesan sekarang jadi fokus sekolah bahkan aku juga belajar bahasa asing loh dan mempelajari membuat cerita serta menggambar dan masih banyak hal lagi yang ingin ku lakukan.
Kadang aku juga merasa kesepiaan dan ingin memiliki pasangan, tetapi itu mustahil karena aku telah melakukan berbagai cara agar memiliki pacar. Mulai dari di jodohkan teman sampai kencan buta, tapi hasilnya nihil aku selalu saja tidak bisa mencintai lelaki lagi. Aku bingung pada diriku sendiri sebenarnya ada apa dengan diriku? Kenapa begitu takut mencintai lelaki lagi.
Aku menyerah mencari pasangan mungkin aku memang di takdirkan jomblo. Aku mempervasi semua akun sosmedku tidak ada lagi satu potoku yang tersisa bahkan status kata-kata yg di Facebook. Semua akun sosmedku telah berubah menjadi akun mati yang masih gentayangan di dunia maya.
Seiring berjalannya waktu aku hanya mencintai diriku sendiri, merawat diriku sendiri, memanjakan diriku sendiri. Aku sadar ternyata cinta bukan segalanya bahkan tanpa cinta kita bisa bahagia. Memang adaya cinta hidup jadi berwarna tapi bagaimana dengan cinta yang bertepuk sebelah tangan? Hah! Itu hanya akan membuat kehidupan semakin buruk.
Setelah mempervasi akun sosdem dalam jangka panjang akhirnya aku memasang potoku kembali di poto propil sosmedku. Aku tak menyangka ternyata banyak pria yang mulai menggodaku dan mengajakku berpacaran tapi di mataku mereka hanya membuatku ilfel dan merasa jijik.
Benar-benar ini menyiksaku mereka selalu menghubungiku dan mengganggu waktu luangku. aku benar-benar telah mati rasa bahkan aku tidak lagi tertarik dengan pria mana pun. Saat ini aku hanya ingin hidup tenang bahagia aku yakin jodohku pasti datang kepadaku suatu saat hanya saja sekarang belum waktunya.
SELESAI
Cerita diatas menceritakan gadis yang menyukai pria selama 3 tahun karena tidak tahan menunggu akhirnya ia mengatakan perasaanya ia berharap pria tersebut akan menerimanya karena ia merasa selama ini pria itu juga menyukainya.
Tapi cinta pertamanya malah di tolak hingga membuat dia malu karena di tolak mentah-mentah oleh lelaki, harga dirinya telah turun dan ia malu karena telah menjadi wanita murahan. Hingga membuat gadis itu trauma mencintai lelaki lagi ia takut jika kejadian seperti ini akan terlulang makanya dia berjaga-jaga dari gombalan maut pria atau paras ganteng pria yang akan membuat ia jatuh cinta.