Hi.... Perkenalkan namaku Laura Aku baru kelas 11 SMA, Fyi aku suka organisasi sekolah aku mengikuti Osis,Pramuka dan PMR
waktu itu Ketiga organisasi yang aku ikuti mengadakan rapat untuk kemah adik kelas 10 karena posisiku di Pramuka sangat penting yaitu menjadi Pradana Putri atau Pimpinan jadi aku lebih memilih pramuka
seperti biasa diantara organisasi lain, pramuka lah yang selalu terlambat untuk pulang kadang bisa pulang sampai jam 8 malam karena tidak hanya latihan fisik tapi juga latihan pengetahuan kepramukaan
Saat setelah selesai rapat sekitar pukul 18.30 Aku dan teman-teman beristirahat sejenak didepan perpustakaan. karena waktu sudah menunjukkan waktunya sholat namun kita belum ada yang sholat kami memutuskan untuk segera ke mushola
"Sholat yuk, panggil Banu buat jadi imam" Seru Mika yang berada disebelahku
"Banu ga lagi haid kan? sholat yuk jadi imam ya" Kata Oci yang mendapat gelak tawa semua teman teman
Banu pun menuruti kata Oci, saat semua orang sudah berjalan menuju mushola aku dan Oci sibuk menata kursi yang tadinya dipakai untuk rapat alhasil kami ditinggal namun tidak begitu lama kita menyusul mereka ke mushola
tiba-tiba saja langkah Oci berhenti kemudian menatapku
"Kenapa ci?" Tanyaku
"Lihat ga? dibawah tangga sebelah kelas 12MIPA 3?" Kata Oci masih menatapku
"Engga, ga ada apa-apa, sapu lidi tuh ada" Jawabku ketus lalu berjalan melewati Oci
Sampainya kita di dalam mushola dan setelah kita wudhu Oci mengatakan sesuatu yang sangat tidak aku percaya,
Sebenarnya Oci sedari dulu bisa melihat makhluk tak kasat mata namun karena aku orangnya tidak percaya dengan hal seperti itu selalu mengelak bahwa makhluk seperti itu ada dunianya sendiri
"Gue lihat ada orang rambut gondrong dibawah tangga tadi, lagian ini sekolah serem amat ya mana masuk gang, lingkungan juga sepi banget lagi. masih setengah tujuh aja udah berasa jam 12 malem" Kata Oci
"Ci Lo temen gue, lo tau gue ga percaya kaya gitu"
"Iya gue tau ra, tapi rasanya gue takut kalau ga cerita kaya gue merasa ada di kelilingin mereka" Tegas Oci
"Yaudah lo kalo takut langsung bilang ke gue aja kalo gitu biar ga takut lagi" Kata ku
"Ya itu makanya gue bilang sama lo terus"
🌹🌹🌹🌹🌹
Setelah selesai sholat semua teman-teman pulang ada yang mengendarai motor sendiri dan dijemput orang tua, Aku dan Oci yang selalu dijemput menunggu ditempat seperti biasa namun seseorang datang bergabung
"Loh mik, ga naik motor?" Tanya ku heran
"Engga motorku habis kemalingan" Balas Mika
sontak aku dan Oci terkejut "KOK BISA?!"
Obrolan itu terus berlanjut hingga Mika dijemput oleh Mamanya, dan tak lama setelah itu, Oci juga dijemput Ayahnya. tinggalah aku sendirian
Diluar gedung sekolah sangat sepi biasanya ada satu satpam dari salah satu rumah mewah di depan Sekolah namun saat itu tidak ada orang kecuali aku jadi aku menunggu sendirian disana
disebelah sekolah ada gang kecil namun panjang disebelah nya lagi ada kebun yang ditutupi oleh tembok besar dan gerbang berkarat
aku yang baru saja duduk sambil memainkan ponselku tiba-tiba mendengar suara teriakan aku tidak tau pasti apakah itu teriakan atau tangisan aku mencoba untuk menghiraukannya aku berfikir bahwa itu adalah suara anjing namun mengapa tempo nya sangat panjang? karena tidak ada orang dan jantungku sudah berdegup kencang aku berjalan santai menuju gedung timur sekolah dan letaknya ada di gerbang belakang karena gedung barat sudah pasti tidak ada orang serta harus melewati lorong gelap dan panjang.
aku berjalan santai seperti tidak ada apa-apa namun suara itu malah seperti mendekat dan aku merasa ada disebelahku, aku memutuskan untuk berlari.
saat aku berlari aku melihat bayangan hitam yang melintas disebelah gerbang, aku mencoba positif thinking mungkin itu penjaga sekolah, tapi kenapa harus lewat disamping kanan gerbang padahal itu jalan buntu sudah tidak ada gang atau rumah lagi?
namun yasudah lah aku tak ingin menambah pikiran, pikiranku hanya tertuju pada gedung timur
Aku sudah berlari namun rasanya lama sekali aku sampai tujuan aku, semakin kucepatkan semakin keras suara teriakan itu dan akhirnya aku sampai di gerbang, saat aku masuk ke sekolah bagian timur aku sangat lega suara itu sudah tidak ada lagi
dugaan ku benar kalau di gedung timur masih banyak orang bahkan adik kelas yang belum dijemput pun sedang mengobrol dengan kakak kelasku, aku duduk disamping kakak kelasku setelah aku melihat yang berada didepanku aku sangat terkejut namun pandanganku teralihkan oleh pembicaraan adik kelas yang baru saja melihat kuntilanak di bawah tangga dekat kelas 12 MIPA 3 dan melihat pocong disamping pohon mangga dekat arah menuju kantin,
Setelah sampai dirumah aku bercerita semuanya kepada Ayah, Fyi ayahku mempunyai sixth sense turun temurun dari kakek buyut ku.
Ayahku mengatakan bahwa ada 2 anak kecil di kebun
Demi apapun aku tidak pernah mengatakan kalau ada kebun disebelah sekolahku, lagipula Ayahku itu tidak pernah menjemput atau bahkan datang ke sekolah. Semenjak itu aku percaya bahwa selama ini kita manusia selalu berdampingan dengan makhluk tak kasat mata.
🌹🌹🌹🌹🌹
Keesokan paginya aku bercerita semua kejadian yang ku alami itu kepada Oci,serta aku mengatakan semua yang dikatakan Ayahku
"Apa! Serius?? Yaampun kalo gue jadi lo udah pingsan duluan. ada suara gada wujudnya hiiihhh" Kata Oci
aku terdiam sejenak sambil menggigiti sedotan digelas
"Ooiya Ocii!!! Ini hari ini kita ada Pramuka kan? hari ini jumat kan? berarti kemarin malam jumat? pantesan banyak kejadian aneh" Ucapku sambil menggebrak meja kantin
"Oiya ra! benerrrr ihh kok gue merinding sih" Kata Oci
"Ci kemarin kan setelah gue masuk ke gedung timur, gue duduk disebelah kakel nih nah didepan gue ada Pak Heru(penjaga sekolah) padahal gue kira bayangan yang gue lihat itu bayangannya Pak Heru" Jelasku
"Ih gila lo. jelas bukan orang lah mana mungkin orang bisa tembus lagian disebelah gerbang timur itu tuh buntu udah ga ada jalan lagi" Tegasnya
"Satu lagi ci. kemarin adik kelas cerita kalo dia liat pocong di deket pohon mangga itu"
Aku dan Oci melihat pohon mangga dengan seksama hingga akhirnya
Ttrrrrrrriiiiiinngggggg
Bel tanda masuk kelas mengagetkan kita berdua
{Aku ngetik ini sambil celingak celinguk loh😭😭😭 ini kejadian nyata yang pernah aku alami hiksss😭 untung banget dari ketiga anak papaku cuma anak bungsu yang dapet sixth sense keturunan dari papa. untungnya aku anak sulung😭 Oiya ini kejadian pas aku masih kelas 11 huhu udah lama tapi ga bakal lupa}