ada sebuah cerita tentang murid baru yang sedang pindah sekolah
saat cece sedang memasuki kelasnya . ia melihat sosok wanita yang sedang duduk di lorong sekolah dengan hawa yang sepi dan horor. cece melihatnya dari kejauhan...
saat dikelas
ternyata cece sekelas dengan seseorang yang duduk di lorong sekolah...
kring
bunyi bel istirahat berbunyi...
aku menuju ke kantin dengan teman baruku yang bernama Evelyn.
kami berbincang-bincang dan bergurau selama menuju ke kantin kami harus melewati lorong sekolah dan lagi lagi cece bertemu dengan sosok itu...
aku hanya melihat heran dengan menatapnya
"mengapa wajahnya tidak terlihat..apakah tidak ada yang mau berteman dengannya?"
itulah pertanyaan yang menghantui dibenak ku sekarang
sesampainya di kantin
aku dan Evelyn sudah memesan sebuah makanan yang lezat
ditengah-tengah pembicaraan kami
aku berusaha bertanya sesuatu dengan Evelyn
"permisi Evelyn aku mau nanya nih..kamu tadi lihat ada anak di lorong sekolah engga?" tanya penasaran cece
"oh itu dia cewek tapi ku kurang tau namanya"... jawab Evelyn
"memangnya dia kenapa selalu menyendiri apa dikelas dia sering di buli or dia kurang pintar bergaul?" sahut cece
"bukan masalah di buli . kalau masalah dia kurang pinter bergaul kurang tau aku. banyak berita yg berita mengatakan bahwa kalau kita deket-deket sama dia bakalan ketularan penyakit gitu.. tapi ku kurang tau penyakit apaan... bahkan katanya wajahnya mengerikan..udah ya jangan hanya itu lagi.. ngeri sih intinya..ntar kamu juga tau sendiri"
saat pulang sekolah cece sedang melewati gerbang sekolah lagi dan lagi dia bertemu dengan cewek yang di lorong sekolah
hey
halloo
halloo
apakah aku boleh berkenalan denganmu?
tanya cece dari kejauhan tetapi perempuan tersebut tidak menyahutnya sama sekali
"aku penasaran sekali dengannya.. hingga teman-teman sekelas tidak ingin menemaninya...orang kaya gini aslinya harus di semangati bukan dijauhi huhh" ucap kesal cece pada saat itu
dan dari kejauhan
"maaf maafkan aku jika tidak menyahut mu cece...aku malu dengan keadaan ku ini"... ucap batin rasa bersalah neaa
keesokan harinya di sekolah saat jam pulang sekolah
hari itu juga hari cece Piket kelas...ia kini harus mengembalikan sapu dikelas sebelah karena sapu dikelas sering hilang tanpa jejak..
dan bertepatan kelas tersebut berdekatan dengan lorong biasa neaa tempati
saat cece ingin mengembalikan sapu tersebut ia melihat neaa yang sedang memasuki gudang sekolah
rasa keingintahuan cece kini tak bisa dibendung akhirnya cece mengikuti arah neaa yang sedang di gudang sekolah
tak
tak
tak
tak
tak
terdengar suara hentakan sepatu yang menuju gudang sekolah...neaa melihat ke arah belakang dan melihat siapa sosok yang mengikutinya saat ini
"kau ?kauu kenapa mengikutii ku!!!!" ucap tegas neaa
"tenang tenang saja aku tidak akan menyakitimu..aku hanya ingin mengetahui kabarmu saja.. tenang aku ingin menjadi teman baikmu boleh kan?" tanya cece
"aku aku tidak tauuu... pertemanan itu omong kosong bagiku.. itu semua omong kosong!!".
cece mendekati neaa yang sedang ketakutan dan menangis...
"tenang teman..aku akan selalu ada di sisimu aku berjanji akan menemanimu di masa-masa sulit mu..kau tidak boleh seperti ini" cece berusaha meyakinkan neaa
"apa kau benar?"
"benar aku ingin menjadi temanmu" ucap neaa
"baiklah aku akan menceritakan semuanya kepadamu" yakin neaa
saat ini juga neaa membuka rambut yang menutupi semua wajahnya
"astaga mengapa wajahmu seperti ini apa habis kecelakaan atau hal lainnya?" tanya cece
"benar aku mengalami sebuah kecelakaan..aku dulu" neaa menceritakan masa lalunya sambil menyodorkan sebuah foto dirinya yang ada di masa lalu.
"aku dulu seorang kembang sekolah disekolah sekitar 2-3 tahun yang lalu..banyak lelaki yang mengejar cintaku hingga salah seorang guru disini. memang itu sangat menyenangkan menjadi kembang sekolah yang setiap hari dipuja-puja kecantikannya... salah satu teman dekatku merencanakan sesuatu kepadaku..ia mengajakku bermain malam-malam aku kira kira akan ke sebuah cafe setempat. ternyata tidak ia membawa ku ke sungai yang arusnya sangat deras. dia mendorongku sekuat tenang.. tetapi atas izin Tuhan yang maha esa. aku bisa selamat dari sana..aku berusaha meminta pertolongan kepada orang-orang sekitar sampai saat itulah aku pulang ke rumah dan menceritakan kepada orangtuaku. orangtuaku saat itu terpukul dengan keadaan ku sekarang... itu sangat menyakitkan dan menyedihkan bukan?bahkan teman dekat ku yang ku anggap saudara sendiri... melakukan hal keji kepadaku" ucap neaa dengan nada sedih
"astaga di foto ini sangat cantik...temanmu sangat menjijikkan sekali melakukan hal tersebut kepadamu. tetapi seharusnya kau sudah lulus dari sekolah ini tetapi mengapa masih disekolah ini?" tanya cece
tiba-tiba neaa yang sedang berbicara menghilang dari hadapannya