Hari ini cuaca sangat cerah aktivitas kehidupan sehari-hari sudah mulai dilakukan, perkenalkan namaku Kania maisya sekarang aku duduk dibangku 2 SMA.
Kegiatan menuju sekolah seperti biasa dilakukan ohh iya hari aku akan menerima hasil rapot ku, semoga hasilnya bagus sama seperti kemarin ya kemarin aku mendapatkan peringkat pertama dikelas ku.
Aku sangat dek-degan sekali apakah hasilnya akan kembali sama, Sampai pada akhirnya alhamdulilah aku mendapatkan peringkat pertama kembali.aku sangat senang sekali aku juga tidak sabar memberi kabar pada orang tua dan saudara ku.
Ohh iya hari aku kesekolah berangkat bersama sahabatku, karena motor ku sedang rusak Dina alina ya dia sahabat ku dari kami SD sampai sekarang.
Saat bertemu tentu kami saling bertanya mengenai seputar hasil dari rapot kami,tapi kami ngobrolnya sambil dimotor aja karna biar hemat waktu dan sampai rumah masing-masing juga.
Aku mencoba membuka percakapan utama,gimana hasilnya din rapot kamu baguskan hasilnya?
"alhamdulilah Kania aku dapet peringkat 5 walaupun gak juara kelas,ohh ya kalo gimana sama nilai rapot pastinya bagus juga kan?".
Alhamdulillah Din aku masih bertahan dapet peringkat kelas lagi sama kayak kemarin,
"wahh selamat ya berarti kamu peringkat pertama lagi"
iya aku senang banget bisa dapet lagi,
"Ehhh tunggu dulu bukannya kamu jurusan IPS kan, berarti pantesan kamu juara kelas terus kan IPS".
Saat mendengar kalimat itu aku langsung terdiam,aku tidak menyangka dina sampai membahas sampai hal itu.aku tau dia dari jurusan IPA,tapi tenang dina orangnya emang gitu ceplas ceplos jadi maklum aja.
Walaupun tetap sakit sih rasanya,sampai dirumah aku berterima kasih kepada dina karena sudah mau ditumpangi olehku.makasih ya din hati-hati dijalan"iya sama-sama rania sampai ketemu lagi kita kan udah mulai libur besok".
Ohh iya ya aku lupa yaudah sekali lagi makasih, sesampainya dirimu aku terlebih dahulu mencari ibu dan menyampaikan kabar bahagia ini.ibu sangat senang setelah dia tau aku mendapatkan peringkat yang sama seperti kamera peringkat pertama.
Tapi bukan hanya dariku kabar bahagia itu tapi juga dari ibu,"ibu bangga sama kamu pertahankan ya prestasinya ohh iya ibu juga punya kabar bahagia arnan sepupu kamu Minggu besok diwisuda jadi kamu mau ikut gak?".
Alhamdulillah kak arnan udah mau wisuda selamat buat dia sekali lagi,Rania mau aja pergi bu tapi ibu ikutkan "ibu kayaknya gak ikut yah ibu dirumah aja, walaupun ibu gak ikut tapi kak sasil dan kak sarma ikut kok sama dia aja ya ikutnya".
Ya udah rania jadi ikut ya bu, setelah menunggu beberapa hari sampai lah pada hati menjelang acara wisuda tepatnya sehari sebelum pelaksanaan wisuda.kami berangkat dari rumah sekitar jam 17:00 wib hari ini ada 2 mobil yang akan pergi,ohh iya kak arnan sudah berangkat kemarin bersama om dan tante mereka kesana dengan naik bus.
Jadi sekarang yang berangkat adalah aku dan beberapa keluarga lainnya,mobil 1 akan pergi ke kosan kak arnan sedangkan aku dimobil 2 bersama kakak sepupu ku juga kak melda.tujuannya nanti akan pergi ke kontrakan anaknya juga yang sedang menempuh pendidikan kuliah,jadi kami nanti akan bertemu dan berkumpul bersama di tempat kak arnan wisuda.
Dari awal perjalanan sangat menyenangkan,dimobil kami saling bercengkrama dan kadang tertawa bahagia menyambut hari bahagia.saat sampai dikontrakkan bang zean anak dari kak Melda,kami langsung istirahat karena perjalanan cukup melelahkan dimana jarak rumah kami dan tempat kuliah atau wisuda ini sekitar 4 jam perjalanan.
Setelah sampai kami merasa Sangat lapar, dikontrakkan ini tidak ada makanan yang sudah bisa dipastikan dimana anak laki-laki jarang sekali memasak lebih sering dan praktis membeli.
kak sarma kemudian menyampaikan pendapat untuk kami makan bakso saja,dia merekomendasikan warung bakso yang enak karena dulu dia juga berkuliah dikota ini.ternyata bang zaen tau tempat itu dan juga telah menjadi tempat favorit mereka, akhirnya bang zaen pergi untuk membeliny dan kami menunggu saja dirumah.
Beberapa menit kemudian pesanan sudah datang,disini aku mulai merasa tidak nyaman dimana ternyata dikontrakkan ini bukan hanya ada bang zaen tapi juga bersama teman-teman laki-laki yang lain.
Aku sedikit canggung sekali apalagi ketika mereka duduk bersama,dan saat itu kak sarma menyuruhku mengambil piring dimana mereka juga duduk didekat jalan menuju dapur.aku menolaknya dan kak sarma malah memarahiku "kamu itu perempuan gak boleh pemalas cuma disuruh ngambil piring aja malas".
Bahkan saat itu aku tambah merasa malu, sebenarnya saat itu aku sangat sedih aku tidak tau bagaimana disatu sisi aku mau mengambil piring itu.tapi teman bang zaen itu 4 orang laki-laki,meski aku tau mereka tidak akan macam-macam karna ada kakak ku disana.
Setelah selesai makan kami istirahat sebentar, rasanya perut ku sudah kenyang dan mata mulai mengantuk.sebelum tidur kami semua mencuci muka dan menggosok gigi terlebih dahulu,dan kemudian kami memikirkan tidur dimana posisi kami yang perempuan.
Menurut kak melda kita semua tidur diluar saja, maksudnya ditengah rumah tidak didalam kamar tapi bang zaen paham sebaiknya kami yang perempuan dikamar saja.biar dia dan teman kontrakannya yang lain tidur diluar saja karena mereka laki-laki,bisa tidur dimana saja dan tak perlu kawatir dengan apapun.
Kami semua akhirnya istirahat dan tidur dengan nyenyak setelah dari perjalanan yang cukup melelahkan.Tak terasa pagipun menjelang baiklah saatnya bersiap untuk acara kak arnan,jadi untuk yang bersiap dan mandi terlebih dahulu adalah kami yang perempuan.
Karena yang laki-lakipun belum bangun, sebelum berangkat dan bersiap kami harus kembali menyetrika kembali baju kami karena sudah berantakan saat ditas menuju kemari.
Tapi sebelum mandi lebih baik menyetrika dulu,karna aku yang duluan menyetrika jadi aku mengambil bajuku sedangkan kak melda menyiapkan setrika.ohh ya kak Melda juga membawa anak perempuannya yang bungsu,namanya nindi dia duduk dikelas 2 SMP.
Disini lah hal yang cukup menyedihkan aku rasakan,saat aku akan mengambil baju kak melda bertanya "kamu pakai baju apa ran?" aku cuma bawa baju raya tahun kemarin kak dia hanya menjawab ohh.
Setelah selesai akupun lanjut untuk mandi dan persiapan lainnya,begitu juga dengan yang lainnya ketika kami semua sudah selesai memakai baju masing-masing.ternyata hal tadi masih ada kelanjutannya aku bingung dengan dirinya,ntah apa penyebabnya kenapa hal seperti ini terjadi.
Ya kak Melda kembali membahas masalah bajuku, apakah ada yang salah dia seperti mengagumi ku tapi ntah mengapa dia sepertinya tidak mengagumi ku lebih tepatnya menghina.
Entah aku yang memang terlalu bawa perasaan,ntah memang itu tujuannya aku melihat dia dan anaknya memakai baju kebaya yang sangat bagus dengan warna pink yang sangat menyegarkan mata.
Kemudian aku lanjut berhias dan membelakangi kak melda dan anaknya nindi,saat aku memakai bedak kalimat-kalimat itu terdengar"aku sebenarnya bangga sama rania dia anak yang tidak banyak maunya dan selalu mau menerima apa adanya.lain dengan nindi setiap melihat barang bagus langsung dibeli sama dengan baju ini kami berdua membelinya sekitar 500 ribuan".
Jika kalian cermati pada awalnya dia tidak membahas atau menjelaskan tentang baju,dia hanya mengatakan kagum dengan ku aku merasa tenang saja.tapi kalimat berikutnya menjorok ke pakaian baju entah melakukan perbandingan ntah apalah tujuan dia.
Saat aku berbedak itu tanganku terhenti seperti diberhentikan oleh alam ini,bukan tanganku kenapa karena aku rasa apalah gunanya dia berkata seperti itu.apakah karena baju ku ini sudah terlalu buruk jelek tak layak pakai,tapi aku rasa ini masih bagus dan nyaman saat dipakai.
Aku hanya bisa tersenyum saat air mata dan teriakan ingin kulepaskan,aku tetap melepaskan rasa air mata dan teriakan dari dalam hatiku.bagi ku air mata yang tidak bisa keluar dan jatuh didalam hati lebih menyakitkan,dari pada air mata yang jatuh dipipi ini.
Meski didalam hati ini sangat perih rasanya tetapi aku harus tetap memperlihatkan dan memberikan senyuman.akupun tidak bisa menjawab apa-apa karena aku pun tak tau jawaban yang harus aku jawab kepadanya.
Aku merasa aku kurang beruntung hari ini,aku ingin terlihat bahagia ditengah kebahagiaan hari ini.tapi hari ini sudah muram walaupun hari ini terik dan cahaya matahari terlihat cerah.
Tapi dipenglihatan ku awan sangat hitam pekat bahkan petir menyambar, walaupun ini masih pagi ya beginilah rasanya hari masih pagi semangat dan rasa bahagia sudah Sangat dirasakan tapi takdir tak mengizinkan ku untuk meresakanya.
Di tambah lagi kakakku hanya diam saja,entah arti diamnya juga ikut tersinggung karena adiknya ini mendapat sedikit hinaan tapi menyakitkan lo.atau bahkan arti diamnya malah tak peduli acuh-tak acuh,ahhh sudah lah hari ini bukan hari keberuntungan mu Rania.
Jadi jalani saja hari ini sampai kau menemukan obatnya ya,obat terbaik penyembuhan luka ku adalah ibu.akupun dengan sedikit berat hati tetap bersamanya sampai acara selesai dan kembali pulang kerumah.
Aku hanya ingin menyampaikan jika seandainya engkau membenci seseorang, terutama hanya karena pakaian mereka sudahlah biarkan saja.terkecuali pakaiannya memang salah dan tidak pantas lagi dipakai, karena andai kalian tau hanya dengan masalah baju saja kalian menyakiti hati seseorang.
Bijak lah dalam berkata satu lagi ini pendapat ku dan logika ku entah kita sepemikiran atau tidak sudahlah ini hanya pendapat ku saja.
Jika kalian memiliki penampilan yang baik dan modis, sedangkan kalian punya teman atau anggota keluarga yang kurang mampu atau berpakaian apa adanya.saya mohon jangan kucilkan dan hina mereka, karena menurut pandangan saya kalian salah menafsirkan.
Jika kalian takut dia mengganggu kalian,saya katakan itu tidak sama sekali karena letak salahnya adalah kalian sendiri bahkan saya rasa kalian yang kurang memahami dan bodoh saya rasa.
Karena kalian langsung menghina dia sebab dia jelek bajunya juga jelek,gak cocok sama kita yang bajunya bagus modis cantik.kami juga ingin seperti itu tapi ingat kita berbeda,jadi jika kami berada di dekatmu kamu mohon terima jika kejelekan kami mengurangi kecantikan mu kamu salah besar.
Tetaplah kau jadi diri sendiri, jika kamu merasa dirimu lebih dari seseorang biarkan lah orang lain yang menyadari kekurangan nya lewat orang lain bahkan orang yang tak dikenal.
Contohnya engkau cantik dan sahabat mu jelek,jika saat berjalan ada seseorang yang hanya memperhatikan sicantik bahkan tak merespon sijelek.maka sijelek itu akan sadar sendiri bahwa sebenarnya dia cantik orang yang hanya mengutamakan nafsu dunia yang bisa mengatakan orang jelek.
Tapi andai kalian tau lebih baik dihina orang lain bahkan orang yang tidak dikenal,yang menghina kita karena kadar sakit hati atau tersakiti nya hanya sedikit menurut ku.
Daripada mendapatkan hinaan dari sahabat, keluarga, kerabat, bahkan orang tua.menurut ku orang tersebut lah yang paling berpengaruh karena ketika mereka melontarkan hinaan maka yang aku rasakan itulah yang paling menyakitkan.
Karena dibayangkan dan tanggapan kita mereka tidak akan bisa melakukan itu, tapi ketika mereka melakukan nya ya itu tadi akan lebih menyakitkan.