suatu hari azlen dan kakaknya bermain di sebuah rumah merah didekat rumahnya.
kakaknya minta azlen untuk tinggal di luarnya dan dia masuk ke rumah merah sendirian.
tiba-tiba kakaknya berteriak "ahh" dan kemudian tidak ada suara lagi azlen berteriak "kakak!!kakak!!"
"sepertinya aku harus menelpon polisi secepat mungkin". kini azlen meninggalkan rumah tersebut
dan didalam rumah merah tersebut hanya ada Geo dan sebuah cermin besar....
"ahhh.. apa-apaan ini. mengapa ada cermin aneh disini.. tetapi cermin ini sangat bagus juga" ucap Geo
tiba-tiba muncullah sosok perempuan yang ada didalam cermin
sosok perempuan itu terbang menuju ke hadapan Geo dan berusaha mencekiknya
aghhhh
tolong
tolong
"mintalah tolong sekeras mungkin sekeras mungkin hingga ajal mu akan menjemput mu... tetapi tidak ada seseorang pun yang akan mendengarkan mu hahaha" ucap seorang wanita
"kau siapa!!!dan apa salahku hingga nasibku seperti ini?" sahut Geo
"masih tidak introspeksi diri kamu ya?..aku adalah perempuan beberapa hari lalu yang kau bunuh dengan sebilah pisau!!!"
kini cekikan tersebut semakin erat dan semakin kuat
aghhh
ahhh
lama-lama begini aku bisa matii
"tolong beri aku kesempatan..dan aku akan menuruti apa yang kau mau .. asalkan kau jangan mencekik ku"...ucap lemas geo
"oh seperti itu ya .. baiklah lihat baik-baik cermin itu!!"
"baik aku akan melakukannya .dan lebih baik tanganmu itu menyingkir lah dari leher ku" ucap Geo
tidak akannn!!!
tiba-tiba cermin besar tersebut mendekat ke arah kami berdua
kini cermin tersebut menampilkan beberapa dosa-dosa yang dilakukan Geo akhir-akhir ini..
entah melakukan hal yang tak lazim berfoya-foya dan mempermainkan wanita hingga melakukan aksi pembunuh bayaran...
ahhh
aghhh
hahahaha
"bagaimana sakit bukan..kau akan merasakan penderitaan ini secepat mungkin tenang saja"..
"ma ma maaf aku berjanji tidak akan melakukan itu semua lagi " ucap lemas geo
"apa, katakan lagi aku tidak mendengarkannya!!!"
"maaf aku berjanji tidak akan.....
hahahaha
saat ini juga ajal geo sudah diambil oleh yang maha kuasa
dan dari luar rumah merah
ninuninuninu
"pak disini rumahnya didalam ada kakakku" ucap tolong azlen
polisi disana hanya melihat sebuah tanah lapang kosong dan melihat azlen dengan tatapan yang aneh
"maaf wahai anak muda disini kami hanya melihat yang lapang kosong.. tolong kalau ingin membuat sebuah laporan jangan bermain-main.. baiklah saya tinggal terlebih dahulu"
tapi pak tapi saya beneran melihatnya....
disana azlen melihat rumah merah itu lagi dan mendekatinya ia berusaha membuka gagang pintu tersebut
ceklek
tokkk
"ka...kakakk!!" ucap sedih azlen yang melihat mayat kakaknya tergeletak dengan luka merah di area leher.