Pernah merasa setiap gerak gerik mu seperti di awasi, meski kamu berada di tempat ramai tapi intaian mata itu selalu terasa menusuk tengkuk mu🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Pagi itu aku berpamitan untuk berangkat sekolah
dengan berjalan kaki karna sekolah ku sangat dekat hanya memakan 10 menit berjalan kaki
saat itu aku mulai merasa ada yang salah, aku adalah siswa baru di sekolah ku
bangunan sekolah ku cukup Tua dan bersebelahan dengan hutan kata orang ada sumur tua tempat pembungan mayat bayi dulu nya.
"pagi gun"sapa ku pada teman sebangku ku
"pagi juga ras"balas nya
"kamu sudah kerjakan PR"tanya ku lagi
"sudah ras" jawab nya
Tak berapa lama bell masuk berbunyi, guru pun masuk ke kelas memberi pelajaran
cukup sunyi sekolah ku terasa aneh mungkin karna aku baru
di pertengahan pelajaran aku ijin ke toilat
"maaf bu saya ijin ke toilet" ucap ku meminta ijin
"iya silagkan jangan lama" jawab ibu Guru
aku berjalan menuju toilet melewati lorong sekolahan melewati kelas 11 yang sedang kosong karna para murit sedang pergi olahraga keluar
ada satu ruangan kosong, aku tak tau ruangan apa itu, tibalah aku di toilet dan ke adaan toilet nya sangan menyeramkan tak ada lampu sedikit remang karna hanya mengandalkan cahaya dari lupang ventilasi
aku merasa ada hembusan dingin sayup sayup kudengan ada langkah kaki
"suara apa itu"gumam ku cemas aku takut jika di intip siswa laki laki
Suara nya semakin dekat semakin merinding pula sekujut tubuh ku
"Ya Tuhan lindungi aku"gumam ku semakin ketakutan
perlahan suara nya menghilang lalu ku dengar suara gemricik air
"ternyata ada orang,, huuffft" ucap ku lega
aku tak sanggup jika ada kejadian ngeri di sini
saat ku keluar dari toilet aku melihat bahwa semua pintu terbuka dan tak ada siapa siapa lalu suara ku dengar suara gayung jatuh
"alamakk,,,"teriak ku sambill berlari
aku berlari sampai akhit nya aku berhenti di depan kelas 11 yang kosong aku merasa ada yang memperhatikan ku
"siapa dia kok seragam nya beda, muka nya tak terlihat" belum aku dapat jawaban atas pertanyaan ku, aku sudah di kagetkan dengan suara kursi yang terjatuhh aku langsung lari tunggang langgang
"gilla ini sekolahan belum seminggu aku disini udah dibikin serangan jantung aku"omel ku saat mau masuk keruangan
sebelum aku masuk aku mendengar teriakan anak perempuan menjerit, semua siswa dan guru keluar
ada satu siswa yang kesurupan
"kan,, kan enggk beres ini" ucap ku menuju lokasi kesurupan
wanita itu sudah di pegangi para murit laki laki
dia menatap ku dengan tajam se olah dimengenal ku
"dia kenapa kak?" tanya ku ke kakaka kelas
"dia kesurupan sehabis dari toilet" ucap nya membuat ku kaget aku merinding bukan kah aku juga di sana tadi tapi aku tidak bertemu dia
"ada apa dengan sekolah ini"tanya ku dalam hati
wanita itu di bawa ke ruangan UKS karna belum sembuh juga sebum di bawa dia berkata
"siapa kamu"dia berkata sambil menunjuk ku
tapi tak ada yang memperhatikan
"dia bicara sama aku"gumam ku
"gila ni sekolah"ucap ku sambil kembali ke kelas
tak berapa lama aku di panggil ke UKS oleh guru olahraga, aku bingung kenapa aku di panggil
"kenapa ya pak"tanya ku
"kau kenal kak kelas itu" tunjuk nya ke arak kaka kelas yang masik kesurupan
"tidak pak"jawab ku
"kamu siapa kamu, kenapa kamu di sini " teriak nya
"wahh,, apa lagi ini" gumam ku dalam hati
"kamu mau mengusir ku dari sini,, tidak bisa"gumamm nya sambil tertawa cekikikan
"hihihihihii...."jekikikan yang memekakan
"aku tidak takut kepada mu... maju lawan aku"kata kata nya mulai terdengar emosi
"pak maksud nya apa ini pak aku tidak faham"aku bertanya dan merasa tajut, gimana kalok aku di cakar di jambak pikir ku
"apa kau bisa melihat siapa yang merasuki nya"tanya pak guru
"ak-aku tak tahu pak"jawab ku sudah hampur menangis
wanita itu berusaha melepaskan diri dan mendekati ku mencekik ku, aku kaget dan merasa sakit di leher ku sampai seperti putus urat urat nadi ku
"akkh... lepaskan, lepaskan"teriak ku memohon sungguh aku kaget dan bingung mau bagai mana tak ada yang membantu ku semua melihat ku dengan tatapan memerah
"Lepaskan lepaskan, akkh sakit..sakit.. sakit Tolong aku Tolong"teriak ku sampai aku merasakan ada yang menepuk pipi ku sampai akhirnya aku membuka mata ku, keringat membasahi tubuh ku semua mata mandang ku
"kau kenapa ras"tanya bu guru
"aku hanya mimpi"gumam ku dalam hati
"Ras,, laras"tegur ibu guru
"maaf bu aku gak papa"jawab ku ter engah
aku masih tak percaya aku mimpi semua ini mimpi kenapa nyata sekali
Aku memandang ke luar jendela tak sengaja aku melihat gadis itu dia berbeda dengan seragam ku
"siapa dia"ucap ku
"aku merasa dia mengawasi ku" gumam ku lagi
sampai akhir nya anggun mengajak ku ke kantin
"ayuk ke kantin ras"aku mengangguk dan langsung berjalan
"kamu tadi kenapa bikin heboh" tanya anggun di sela makan nya
"aku ngimpi gilla ngeri banged" ucap ku meyakin kan
"ngimpi apa si"tanya nya lagi
"aku ngimpi ada yang ke surupan terus aku di cekek"jawab ku sambil memperagakan
"hahahaa ada ada aja kamu ras... gokil kamu"tawa nya
aku dan anggun selesai makan dan kami kembali ke kelas
berjalan dan sampai dedekat lorong aku melihat lagi gadis itu
"gun emang dulu sekolah ini seragam nya apa" tanya ku pada nya
"enggk tau si, kenapa emang"tanya nya
"aku sering lihat gadis pakek seragam beda kemeja nya orange rok nya kotak kotak"jelas ku
"coba aku tany kakak ku soal nya dia alumi sini" jawab anggun
"oke " jawab ku dengan senyum
menurut kalian gimana...