" Karena kontrak kita berakhir besok aku akan melepas topeng ini. Jangan terkejut "
' Hah?! Mata merah itu... d-dan taring di giginya... '
*****
"KAU BEGINI SAJA TIDAK BISA!! BAGAIMANA DENGAN NASIBMU NANTI? " Teriakan itu sudah terbiasa di telinga ku.
" Lebih baik kau menikah saja daripada begini terus" Tukas ibu yang selalu mendesak ku untuk menikah
Diam, Hanya diam reaksi yang aku berikan ketika mereka memaksaku dan berteriak kepadaku. Apakah tidak cukup? Apakah prestasi yang ku berikan tidak cukup? Mengapa mereka menuntut semua keinginan nya pada Ku?
" Ibu sudah merencanakan pernikahan mu dengan Putranya Esperado. 2 Minggu lagi bersiaplah " Kata ibu menyesap teh seperti biasanya
".... Baik ibu " Jawab ku lirih
_____________
Hari pernikahan tiba. 2 minggu lalu secarik Kertas berada di meja ku bersimbol keluarga Esperado Ah... ternyata 'Calon suami' ku yang mengirimkan nya
" Pernikahan ini hanya Kontrak, segera tanda tangani. 3 tahun saja setelah itu kita bisa berpisah, " Kontrak ya... 3 thn menderita dibawah Keluarga Esperado, keluarga yang bilang buruk reputasinya
Baiklah 3 tahun saja , setelah itu kami bisa menjalani hidup masing masing. Aku menandatangani kontrak itu, Aneh keesokan harinya surat itu sudah hilang bekas jendela terbuka juga bisa jadi bukti bahwa ada yg masuk untuk mengambil suratnya
Kembali ke situasi sekarang. Berjalan di altar merah aku sudah mengira, Keynan Esperado dia memakai topeng, bahkan di pernikahan nya?
Kami mengucapkan sumpah suci dan Terakhir... Ciuman. " Maaf tapi aku tidak bisa " Kata keynan. Aku tau... Dia enggan melepas topeng yang menutupi semua wajahnya
Desas Desus menyebar di seluruh Aula pernikahan. Bisa-bisanya Pengantin laki-laki menolak ciuman pernikahan? Haha rasanya aku ingin menghilang dari sini.
Pendeta hanya mengiyakan setiap ucapan Keynan.
❗❗❗❗❗❗
Tubuhku diangkat olehnya dan dibawa lari. Semua panik tapi memaklumi bahwa pengantin laki-laki ingin segera memiliki dalam arti lain pengantin wanita.
Tapi tidak oleh ku! Keynan tidak betah dengan kerumunan. Dia benci dengan orang banyak. 'Ah~ Ahkirnya berhenti ' batinku lega karena keynan menunggang kuda dengan cepat!!
"Aku akan melakukan nya disini" Dia berbalik mengganti topengnya menjadi topeng yang menampakkan setengah wajahnya kecuali bagian mata.
"Hah? apa? " tentu saja aku bingung. Dihutan gelap seperti ini... mau apa dia?
"Ciuman... Bukankah itu penting? " katanya memiringkan kepala
"Hah? " tidak habis pikir " Jika kau keberatan tidak usah juga tidak apa apa" kataku menepuk gaun putih yang terkena noda cokelat tanah
SEETT
Keynan mencium tanpa aba aba. 'Ap- apa.... tapi, hangat dan lembut. Begitu ringan, memabukkan' batinku
"Aku akan bersikap seperti suami mu selama 3 taun hanya didepan mu saja" katanya melepaskan pelukan itu...
" Ya... " aku tersenyum ringan.
____________
3 Tahun yang aku jalani dengan Keynan cukup membuat ku bahagia. Tanpa sadar aku mulai menyayangi dia dan berharap akan bersama hingga akhir. Prilakunya hangat hehe tapi... itu akan berakhir besok.
Kita berdua berbincang serius kali ini. Malam yang cerah tapi mendung bergemuruh dipikiran ku.
"Baik, Jadi... besok kontrak kita berakhir. Aku akan menunjukkan sesuatu yang penting untuk mu. Vianika Arianthe " Memanggilku dengan nama lengkap ya...
Sruk, dia melepas topeng yang selama ini tidak pernah ia lepas. Garis wajahnya yang tajam bentuk hidung sampai matanya tegas. Tunggu...
Mata, bola mata itu..... Merah?
Ekspresi kagum ku berubah menjadi kaget mudah dibaca oleh keynan.
" Terkejut ya? Ya ini Penampilan ku Mata merah kau sudah tau kan" keynan tersenyum kecut
Legenda mengatakan Vampir memiliki mata merah ditambah gigi taringnya membuat ku sangat yakin dia adalah vampir!! Tidak tidak... masa sih vampir 3 tahun bersikap baik padaku?
" Kecewa ya... haha... pasti, Ah mengingat kau satu satunya manusia yang membuat ku bersikap seperti manusia juga " Dia sepertinya akan bercerita
" intro, aku bangsa vampir yg punah 100 tahun lalu. Yah umurku em kira kira 150 tahun lama bukan? Aku satu satunya yg tersisa hanya Sekertaris pribadi ku yg tahu aku bukan manusia " Setiap jeda bicara keynan selalu tersenyum kecut nan lesu
" Tapi semenjak kau datang kau selalu menganggap ku manusia biasa. Walaupun kau tidak tahu bahwa aku adalah vampir. Kau memberikan harapan bahwa aku bisa merasakan bagaimana menjadi manusia, dicintai, dihargai, tapi mungkin kau kecewa Sekarang "
' itu memang tidak bisa dihindari ' pikirku sejenak
" Besok kita berpisah aku akan menghapus ingatanmu bahwa kita pernah melakukan hal manis sebelum nya. Anggap saja kau tersiksa selama 3 tahun ini karena menikah dengan ku " Keynan mengungkapkan niatnya
"TIDAK!!! " Spontan ku menentang
Pluk!! Aku memeluk erat tubuhnya " Apanya yg tidak? kau akan dalam bahaya jika bersama ku. AKU ADALAH ANCAMAN TERBESAR MU vianika " Keynan terus menekan
" Lebih baik mati membawa kenangan indah daripada melanjutkan hidup tersiksa karena ingatan yang palsu " Aku menatap matanya
" Tidak peduli kau manusia atau bukan aku akan mencintai mu hingga ajal menjemput "
AAAARRRGGHHHH!!! Keynan berteriak.
Ditambah suara ketukan pintu dari Jack sekertaris keynan "Maaf tuan Saya lupa jika hari ini Purnama " ternyata reaksi keynan karena malam ini Purnama
" Cepat pergi Vianika... sebelum, sebelum kau dalam bahaya karena ku" suaranya memberat terengah engah
"Tidak mungkin aku membiarkan mu seperti ini" aku keras kepala
"Sial tidak ada waktu!! " Keynan berlari sempoyongan kearah ku. Ahhh sakit.... Rasanya seluruh energiku menghilang. Rasa perih di bagian leher membuat pengelihatan ku remang remang
Sepertinya ini akhir dariku... Hahaha Keynan tidak bisa menghapus ingatan ku. Aku akan membawa kenangan indah ini ke alam baka. Selamat tinggal Keynan.
" Aku... mencintai mu " penglihatan ku gelap sekilas keynan berteriak lagi
.
.
.
"Tidak!! bukan bukan begini.... Tidak... kumohon buka matamu.... VIANIKA!! " Keynan menjerit tidak percaya bahwa dia menghisap Vianika sampai menghilang kan nyawanya
" Maaf seharusnya aku melepaskan mu... Kumohon bagun. Aku.... Aku juga mencintaimu Vianika " Rintih nya lirih di telinga Vianika yang tergeletak pucat
" Aku akan menjaga dirimu selamanya jangan khawatir " Keynan gila!! dia mengusap air matanya dan mengangkat Vianika
1 Tahun berlalu.
" Ah kau sudah bagun? " Keynan berbicara dengan wanita bertubuh pucat yang terbaring diranjang.
kulit yang sedingin lantai, Sedikit berkerut, dan putih pucat yang selalu terbaring diranjang. Seperti pahatan tetapi...
Dia adalah Vianika yang di awet kan oleh Keynan. Gila!! Keynan sudah gila! bukannya menguburkan jasad Vianika malah mengawetkan nya?
" Tenang saja. Aku akan merawat mu sampai kapan pun kau bangun kembali " Keynan mengusap rambut jasad Vianika dengan senyuman yang membuat bulu kuduk merinding
END --
ɢᴀɪs. ᴀs ʙᴀʟᴇᴋ ʟᴀɢɪ. ᴘᴏᴋᴏᴋɴʏᴀ ᴀᴋᴜ ᴍᴀʜ ᴄᴜᴍᴀ ɢᴀʙᴜᴛ ɴᴜʟɪs ɪɴɪ ᴍᴏɢᴀ sᴜᴋᴀ. ᴇʜ ᴀᴅᴀ ʏɢ ʙᴀᴄᴀ ɴɢɢᴀ sɪʜ 😩 ᴅɪ ɴᴏᴠᴇʟ sᴇᴘɪ ᴅɪsɪɴɪ sᴇᴘɪ ᴅᴀʜ ʟᴀʜ ᴍᴜᴛᴜɴɢ ᴀs ᴍᴀʜ 😩 ᴍᴀᴍᴘɪʀ ᴜʏ ᴋᴇ ɴᴏᴠᴇʟ ᴀs ɴᴀᴘᴀ 😩 ᴍᴀᴋᴀsɪʜ ᴅᴀɴ sᴀᴍᴘᴇ ᴊᴜᴍᴘᴀ!!
sᴇᴋɪᴀɴ ᴄᴏᴍᴏᴛ ᴄᴏɢᴀɴ ʙᴀᴡᴀ ᴋᴇ ᴋᴜᴀ