"yas kesini" pekik doni
"ada apa don?"
doni melihat ada yang tidak beres pada mesin pengisian air di pabrik air minum kemasan, yang belum lama ini dia bekerja di situ, memang pabrik ini sangat sepi melihat lokasi pabrik air kemasan itu berada 2 kilometer dengan pemakaman umum, sehingga banyak hal-hal ganjil yang membuat karyawan gonta-ganti di pabrik ini.
doni dan dyas bertepatan masuk pada shift malam di hari rabu tetapi dia mencium aroma yang sangat wangi sekali pada air yang di isikan pada kemasan gelas.
"yas kecium gak?" bisiknya
"kecium apanya sih don?" dia terengah-engah
"masak sih kamu gak nyium bau wangi kayak gini?"
doni mengambil salah satu gelas air mineral yang berjalan mengitar
"nih coba endus" doni menyodorkan gelas
"iya ini baru kecium don" membuang gelas kemasan
mereka saling bertatapan, bulu kudu mulai berdiri ada rasa dingin yang merayap di tubuh mereka, tiba-tiba lampu kedip-kedip menandakan hal gak beres sedang terjadi, doni dan dyas merasa kaki nya kaku tak dapat berlari karena takut mereka melihat bayangan hitam dari jauh semakin mendekat, mendekat, dan mendekat lalu menghilang. dyas merasakan hawa panas di belakang punggungnya tetapi tidak melihat ada nya sosok bayangan, doni merasa ada sesuatu yang memegang pundaknya, lampu pun padam doni dan dyas langsung mengambil langkah seribu, mereka lari terbirit-birit dan meninggalkan tempat itu. kebetulan pak tarman satpam di pabrik itu sedang berkeliling dan mendapati mereka berdua lari terbirit-birit menuju kearah nya.
"eeii... eeiii.. stop, stoooooooooop!!!" teriak pak tarman
"kalian kenapa kok lari-lari? ini masih jam 9 masih sore"
doni dan dyas terengah-engah
"ii. ii.. ituu pak di dalam ituu" ucap doni dan dyas barengan
"emang ada apa?"
pak tarman memang orang paling berani yang kerja di pabrik air kemasan itu karena sering puasa, mengamalkan doa-doa dan rajin beribadah pak tarman terkadang melihat hantu di dalam pabrik, tetapi tak menciutkan nyali pak tarman.
"iiiitu pak, di dalam serem banget, lampu tiba-tiba mati dan aku ngerasain hal-hal aneh" sahut mereka berdua
doni sebagai karyawan baru belum tahu seramnya di malam hari ketika di pabrik dan baru kali ini masuk shift malam.
pak tarman, dyas dan doni bersama-sama masuk kedalam pabrik lagi untuk memeriksa kemungkinan adanya konsleting pada listrik, tapi ketika mereka sudah memasuki pabrik, listrik sudah menyala dan mesin berjalan seperti biasa.
keesokan pagi ketika doni dan dyas hendak pulang pak tarman memanggil mereka berdua
"hey.. rek sini kalian" pekik pak tarman kepada doni dan dyas
pak tarman mengajak pulang bersama di perjalanan pak tarman bercerita semalam itu memang ada yang ganggu mereka berdua, tapi anehnya hanya mereka berdua saja yang mengalaminya di bagian lain tidak terjadi apa-apa, emang sih orang yang kerja di pabrik itu karyawanya hnya bisa dihitung jari, pak tarman yang tempat tinggalnya memang tidak jauh dari pabrik bilang kalo kemarin pagi itu ada tetangganya yang meninggal jadi ada kejadian aneh.
.
.
kamis malam doni dan dyas kebagian masuk shift malam lagi, cuaca sedang gerimis hanya rintik menambah rasa mencekam di pabrik. mereka berdua bekerja seperti biasa tetapi sering bersama untuk menghindari hal seperti semalam.
"yas, badan ku kok pegel-pegel semua ya apalagi di di pundak sakit banget" sambatan doni kepada dyas
"halah, paling tadi siang kamu gak tidur malah maen hape teroooosss" ledekan dyas agar suasana pecah
"serius gak kayak biasanya nih yas" tambahnya.
dyas nawarin ke doni untuk di buatin kopi, dyas menggunting bungkus kopinya tetapi saat menyeduh kopi dyas melihat air yang keluar dari dispanser itu berwarna merah, sontak gelas yang di pegang nya di lemparkan. dyas lagsung lari kearah doni
"don, don, ayok lari doooonnn!!!!!"
doni tak lagi menghiraukan teriakan dyas, wajahnya pucat dan matanya merah, dyas menarik lengan doni tapi lengan doni kaku dan berat, dyas terkaget-kaget melihat mata doni yang sangat merah, doni kesurupan.
"aaaaaaaaaaargh!!!!!!!!!!" teriakan dyas
dyas melihat sekeliling air yang yang di tuang ke dalam gelas kemasam dilihatnya merah seperti darah, mesin berhenti berputar dan air yang seharusnya di isi ke dalam gelas kemasa meluber kemana-mana, melihat semua itu kaki dyas lemas tak bisa berlari dia melihat doni
"don, inget don... inget" sambil gemetar mengatakan itu
doni menggereng "hhhrrrrrmmmmm, hhhrrrmmmmmm" berkali-kali
"toloooooooong!!!!" teriak dyas meminta tolong
semua orang berlari mendatangi dyas dan doni , dyas sangat syok dengan kejadian ini sehingga dia pingsan. semua karyawan di pabrik yang bekerja pada malam itu juga menyaksikan air nya berubah menjadi darah meluap kemana-mana, tiba-tiba doni tertawa
"hahahaha, ahahahahah" membuat kaget semua orang
membuat orang-orang bergidik dan lari keluar pabrik, tetapi tidak ada yang membawa dyas keluar. doni mengamuk di dalam pabrik melihat dyas tergeletak doni melihatinya sambil tertawa terbahak-bahak. doni menggenggam gunting di tangan dan medekati dyas hampir dyas di tusuknya, beruntung ketika itu pak tarman bergegas datang bersama pak kyai dan menyelamatkan dyas. doni di pegangi 2 orang dan meronta-ronta dibacakan ayat-ayat Al-Qur'an barulah doni tenang dan mendapat kesadarannya kembali.
"aaaaa, aaduh sakit pak" sambat doni
"Alhamdulillah, dek doni"
"iya pak, saya doni... ada apa pak kok semua berantakan dan lagi aku di pegangi seperti ini?"
"kamu tadi kenapa dek?" tanya pak tarman
"aku gak inget pak, seingat ku tadi aku ngrasain sakit baget di pundakku , perutku juga sedikit sakit dan hilanglah kesadaranku" jelas doni
"yaudah gapapa, yang penting kamu juga gak kenapa-kenapa"
"sebenarnya ada apa pak?"
"nanti kita ceritain kenapa kamu seperti ini sekarang kita pulang dulu" ajak pak tarman dan kawan-kawan
doni kaget ketika di ceritain kalau tadi dia hampir membunuh dyas dengan gunting, dan semua orang melihat kalau air dari selang yang akan di isikan ke gelas-gelas kemasan berubah menjadi darah, duku juga pernah kejadian di pabrik itu membuat kecelakan kerja membuat jari karyawan putus karena di masukan ke dalam mesin tetapi tidak sampai seperti ini, hantu yang hampir mengambil jiwa manusia itu sudah sangat parah sekali.
hari demi hari berikutnya nya pabrik itu di tutup sementara, karena semua karyawan yang bekerja disama mengundurkan diri.
setelah tutup sementara, pabrik membuka lowongan kerja lagi tetapi tidak ada satu pun orang yang mau bekerja di pabrik itu, mereka takut apabila kejadian itu terulang lagi dan malah malah bisa lebih parah.
beberapa bulan kemudian rumor beredar sangat cepat dari mulut kemulut, produk pabrik air minum kemasan itu juga tidak laku lagi, banyak yang mengatakan kalau air minut kemasan itu adalah air makam karena secara tidak langsung sumber air yang di ambil itu bercampur dengan pembusukan dari mayat-mayat orang yang di kubur di makam dekat pabrik itu.
akhirnya pabrik tidak lagi beroprasi karena tidak lakunya air minum kemasan itu membuat pabrik akhirnya terbengkalai.
TAMAT
MOHON DUKUNGANYA
LIKE
KOMENTAR
VOTE
TERIMAKASIH 💕