Hy Namaku Marsya aku masih berumur 16 Tahun saat itu tapi sekarang aku naik 2 tingkat jadi 18 Tahun , ini kisah ku saat aku berada di penginapan Jogja .
Aku memiliki seorang Kakak dia saat itu masih awal masuk kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) Karena masih awal awal kesana dan kami sekeluarga belum tahu kalau asrama didalam Univ itu boleh di buat menginap , jadi kita memutuskan untuk mencari penginapan disekitar Universitas tersebut . Kebetulan karena hotel di sana sudah penuh dengan terpaksa kita menginap ditempat penginapan yang luas tapi tak ada pengunjung . Awal pertama kami masuk area penginapan itu aku sudah memiliki firasat tidak enak di sana namun aku tetap tidak peduli, oh ya aku ingin sedikit berbagi cerita tentang aku , aku dari masuk SD entah kenapa menjadi sangat sensitif terhadap hal ganjil , saat itu aku diteror oleh hantu sekolah mereka selalu berbisik ke aku untuk menyuruh aku pergi dari kelas itu dan kemudian bau Melati terus menghantui ku , karena ibuku seorang guru di SMP dekat dengan sekolahku aku setiap pulang sekolah selalu menunggu di daerah SMP tersebut. aku berjalan kesana kemari mundar mandir tidak tau mau ngapain karena terlalu tidak ada kerjaan dan saat itu aku melihat di seberang bangunan tepatnya di depan mataku jauh aku melihat seorang siswi yang mengajak aku kesana dengan bahasa tubuhnya. aku hanya melihatnya dan mengabaikannya namun waktu aku melangkah maju untuk mencari ibuku aku sesekali melihat kakak itu , kakak itu dengan tatapan yg tajam dan pucat , aku masih terus berjalan ke depan dan melihat kakak itu sudah tidak ada aku berfikir positif mungkin dia sudah pulang. dan kemudian saat aku pulang ke rumah aku melihat di cendela kamar tidur ku ada seorang anak perempuan membelakangi ku dengan memakai pakaian gaun pesta aku kira dirumah ku kedatangan tamu tetapi saat aku terus menatapnya dan yang benar saja anak itu berbalik dan melihat aku juga , aku terkejut melihat wajahnya yang begitu lusuh pucat dan ada bekas noda darah di sekitar baju nya aku segera menutup cendela ku dan tidak mau melihatnya , namun ketika malam hari aku merasa di teror sama anak itu yang tiba tiba ada kelereng jatuh padahal aku tidak pernah bermain kelereng , dan ada suara ketukan di dalam lemari aku mencoba mengabaikannya tetapi suara itu semakin kencang akhirnya aku berpindah kamar dan tidur dengan ibuku , sebenarnya masih banyak cerita ganjil yg aku alami tetapi saat ini aku ingin menceritakan tentang topik yang diatas . Lanjut ke cerita awal waktu aku memasuki kamar tidur pertama yang aku rasakan adalah suhu dingin dan pengap aku melihat ada awan awan yang bolong sehingga aku dengan mudah melihat genting diatas , waktu itu aku bergegas mengecas hp ku dan pergi mandi karena setelah menata barang di asrama kakak ku disaat aku mandi aku merasa seperti ada yang mengintip ku dari atas aku mandi sangat tidak nyaman jadinya aku percepat mandi ku , selesai nya aku mandi aku berdiri di depan kaca dan yang benar saja hp ku yang aku cas ternyata kebanting sendiri tidak mungkin kalau itu jatuh karena jatuh nya sangat jauh dari tempat aku mengecas , firasat ku semakin tidak enak dan kemudian waktu mau tidur aku melihat kepala dan mata yang sedang meningintip dari awan awan yang bolong itu "dia menatapku" aku bergumam , aku langsung berpura pura untuk tidak melihatnya dan bergergas untuk tidur . keesokan harinya kami sudah harus pulang karena lusa sudah sekolah kembali . sesampainya dirumah kejadian mengecas itu terjadi lagi aku berfikir apakah penunggu disana mengikuti sampai pulang ? aku mencoba berfikir positif namun kejadian semakin kacau yang tiba tiba hiasan lampu kamar pecah padahal tidak ada angin yang kencang bahkan benda itupun bergerak karena angin saja tidak tetapi tiba tiba jatuh , dan lain sebagainya akhirnya beberapa bulan setelah mengantar Kakak ku , aku dan orang tuaku berencana untuk menjenguknya dan kami tidak menginap di penginapan itu lagi karena aku bilang ke ibuku tentang teror itu dan yang benar saja setelah pulang dari sana aku tidak ada gangguan yang mengerikan lagi , meskipun sampai sekarang masih ada gangguan kecil dari "mereka"
~ Selesai ~