di dalam kehampaan terdapat sebuah jiwa terombang-ambing,jiwa yang sangat hitam.
"dimana aku?"ucap gadis itu. dia membelalakkan matanya saat melihat tubuhnya.
"meng-..mengapa di-dimana tubuhku,ini dimana..!"teriak wanita itu, dia teringat ketika dia sedang menyeberang jalan dan tertabrak truk.
"HAHAHA!" tertawa lantang,suara misterius di dalam kegelapan.
"Jiwa pendosa sepertimu tidak dapat di terima di manapun!"ucap suara itu.
seketika suasana hening.
"jalan lah jika kau mampu,kau akan menemukan cahaya di saat itulah jiwa mu akan di sucikan!"suara misterius itupun meredup.
Zeiya memikirkan lagi apa yang terjadi pada dirinya,jiwa pendosa?. apakah karna kemalasan ku, kejahatan ku,ke irian ku?.
"aku harus berjalan untuk di sucikan"dia pun antusias dengan itu berharap akan masuk surga setelah di sucikan.
10 tahun
100 tahun
1000 tahun
10000 tahun
100000 tahun
1000000 tahun
semua di lalui nya tetapi, hanya ada kegelapan,dia tidak menemukan cahaya sekalipun. "apakah aku akan berakhir disini?"dia mulai putus asa, menyesali perbuatannya di dulu. andaikan dia tidak malas, andaikan dia tidak durhaka,andaikan dia tidak jahat. mungkin sekarang dia masuk surga.
"putus asa pun tidak ada gunanya aku harus berusaha"
menyemangati diri sendiri adalah solusi terbaik untuk saat ini. berharap jika dia di lahirkan kembali mungkin dia akan menjadi lebih baik.
seketika setitik cahaya muncul di depan. dia berlari terus berlari tetapi semakin cepat kau berlari semakin jauh cahaya itu pergi.
dan..
BOOM!
DIA MERAIHNYA!
Dia di sucikan,dia terlahir kembali untuk mencari tahu jati dirinya.
NEXT CHAPTER.