Namaku Azka aku memiliki seorang tante bernama Diana.
Diana Autina dia adalah tanteku,usia kami cuma beda beberapa bulan tapi tetap saja dia tanteku.
Diana anak bungsu dari 6 bersaudara Yuli,Aneu,Dini,Gamal,Gina dan Diana sibungsu.
Farell Nugraha dia temanku,biasa dipanggil Nunu usianya lebih tua 1th denganku...kami tumbuh bersama.
Singkat cerita kami sering bermain bersama karena kami adalah tetangga,lambat laun Nunu jatuh cinta pada Diana..Awalnya aku tidak mengerti tapi lama lama aku menyadari nya,aku seperti kacang saat kami sedang bersama...😅😅
Aku merasa lucu karena usia kami baru 11 th an,tapi sudah tau cinta...mungkin itu yang disebut cinta monyet,bukan monyet bercinta..🤔
Suatu hari,aku ditegur oleh marboot mushola dia berkata agar aku bicara kepada orang tua Diana ternyata semua menyadari hubungan Nunu dan Diana.
Aku lalu berbicara pada Diana dan Nunu agar jangan terlalu mencirikan,tapi mungkin yang namanya bangkai pasti tercium juga,cinta sembunyi sembunyi pun masih saja terlihat dari gerak geriknya,Nunu yang suka mencuri pandang dan Diana yang sering tersipu malu saat berpapasan dgn Nunu.
Aduh betapa lugu dan lucunya anak seumur jagung yang sedang jatuh cinta...saling pandang saling tersipu,aku pun jadi malu melihatnya...karena aku yang mengantar dan menjadi saksi saat mereka janjian, atas nama pertemanan aku rela jadi nyamuk.🤔
Pada hari aku ditegur oleh omahnya Nunu,Nunu tinggal dengan Omah dan Bude nya..karena mamahnya harus bekerja di luar kota,aku di interogasi berdua dengan Nunu,ya ampun aku seperti tersangka dipersidangan..kami deg degan,kami hanya terdiam.Ternyata omahnya Nunu tau dari para ibu ibu penghuni Mushola,dasar ibu ibu tukang gibah 😅😅.
Bude ku akirnya juga tau,Aku dan Diana di hukum tak boleh keluar rumah satu minggu...Diana murung,aku kasihan padanya hp.kami juga disita tapi aku tidak kehabisan akal aku yang masih boleh solat berjamaah di mushola merangkap menjadi abang pos,iya aku mengantarkan surat surat cinta mereka berdua tak jarang aku mengintip membacanya sebelum aku menghantarkan nya.😅😅
Huft Kata katanya begitu indah.
~~
Ujian kelulusan juga akhirnya tiba.Diana diharuskan masuk pesantren mengikuti jejak kakaknya Kak Dini dan Kak Gina..tau kah ketika masuk pesantren tersebut jodoh pun ada ditangan Pak Yayi,seperti Kak Dini yang sekarang ada di Lampung dia menikah dijodohkan dengan santriwan lain oleh Pak Yayi.
Sedangkan Kak Gina masih nyantri dipesantren.
Untuk terakhir kalinya Nunu dan Diana berjumpa,karena Diana akan dimasukan pesantren...wajah mereka muram,aku kasihan.Nunu masuk SMP Negeri dan aku masuk SMP islam swasta karena aku gak mau masuk pesantren.
Baru beberapa bulan kami bersekolah,aku lihat Nunu sudah mulai bisa bersemangat,kami masih sering bermain PS bersama.
Namun tiada kusangka malam itu Diana diantarkan oleh Umi istri dari pemilik pesantren.
Diana sakit,aku terkejut dia sangat kurus bahkan untuk bergerak pun tubuh Diana bergetar.
Mungkin Diana yang anak bungsu terbiasa di manja dirumah,tak terbiasa di pesantren yang kehidupannya keras.
Aku memberitahu Nunu akan tetapi Nunu bingung karena takut pada omahnya.
Satu bulan kemudian Diana berangsur pulih,Diana memintaku menghantarnya membeli makanan kesukaannya" seblak",aku meminta izin kepada bude ku dan bude hanya diam wajahnya muram,pak dek ku yang berada disana memperbolehkan ku menghantarnya jangan sampai Diana pingsan lagi seperti kemarin saat menjaga toko,Diana bosan dirumah jadi Diana memaksa ikut kakak nya yang tertua menjaga toko busana milik bude di pasar.
Malam itu aku memaksa Nunu untuk bertemu dengan Diana dirumahnya.
"Nu ayo kita kerumah Diana,aku rasa kamu harus bertemu dengannya...jangan hanya memandang dari jauh,aku tau kamu masih menyukainya..."
"Baiklah....sehabis isya kamu antar aku kerumahnya."
kami berjalan beriringan ke mushola.
...
Setelah solat isya selesai,kami berdua berkunjung kerumah Diana...Bude sangat senang melihat Nunu,Bude bertanya kenapa baru menjenguk...bude tidak enak pada omahnya Nunu karena keluarga Nunu adalah keluarga terpandang karena itu bude memisahkan mereka..padahal aku kira ini cuma cinta monyet untuk apa dipermasalahkan nanti juga bakal ada yang lain dalam hidup mereka...
Keesokannya sehabis magrib aku terkejut tiba tiba Bu Rt. bertanya Diana kemana,apa dibawa ke Rumah Sakit...aku yang sedang rebahan di posko langsung melirik Om Gamal kakak ke 4 Diana,
"Mang apa yang terjadi,Dimana Diana?..."
"Oh Diana td dibawa ke tukang pijat katanya pegel pegel..."
kami saling pandang kami berdua langsung berlari menuju Rumah Diana...
Kami terdiam melihat jasad Diana terbujur kaku diruang keluarga,aku menyambar nya aku membangunkannya namun tak kunjung jua membuka mata...aku menciumi seluruh wajah Diana dan menangis kencang,aku lupa kalau aku laki laki menjadi cengeng...Om Gamal terus membangunkannya memijat kaki Diana hingga akhirnya pakde menenangkan kami,aku heran Kedua orangtua Diana seperti sudah tau ini akan terjadi mereka bersikap sangat tenang.
Nunu yang mendengar kabar pun langsung datang kerumah duka...dia hanya diam melihat jasad Diana yang sedang dipeluk oleh Om Gamal.
Aku melihat wajah Diana begitu tenang menutup mata dan seolah hanya sedang tertidur sambil tersenyum...
Omahnya Nunu pun datang berta'jiyah dan meminta maaf atas kejadian belakangan ini...
Aku heran orang tua begitu kolot atas pemikirannya.