Pagi ini murni tengah mencari kayu bakar untuk persedian dirumah, tidak disangka dia melihat sesuatu. Ketika didekati ternyata dia seorang lelaki gagah yang pingsan entah kenapa. Tidak pikir panjang murni langsung membawa lelaki itu pulang ke rumah, kebetulan rumah murni tidak jauh dari hutan.nenek ipah kaget melihat kepulangan murni yang tidak sendiri, murni langsung membaringkan lelaki itu di tepat tidur kayu satu-satu nya dirumahnya.
"murni siapa orang ini dimana kamu menemukan? " tanya dengan penasaran nek ipah.
"dihutan nek dia seorang diri nek jadi aku bawa kesini" jawab murni
"ya sudah lah lah biarkan dia istirahat dulu" kata nek ipah.
*beberapa jam kemudian*
lelaki itu terbangun dia kebingungan ada dimana dia sekarang.
"kamu sudah bangun? " tanya nek ipah.
"anda siapa dan ada dimana saya sekarang? " tanya lelaki itu dengan muka yang kebingungan.
"tenang saja anak muda ini rumah saya, saya ini orang baik. tadi pagi cucu saya menemukanmu dihutan sendirian jadi dia membawamu kesini" kata nek ipah.
*dalam hati lelaki itu*
aku ingat kemarin sore aku pergi berburu dihutan dan terpeleset ke jurang, untung saja ada yang menolongku.
"trimakasih nek telah membatu saya" kata lelaki itu
"iya sama-sama, siapa namamu? " tanya nek ipah.
"nama saya fendi, nenek? " tanya fendi.
"nama nenek, nek ipah" jawab nek ipah.
"nek mari kita makan, makanan sudah siap" teriak murni dari dapur.
"fendi, ayokita sama-sama makan" ajak nek ipah.
"(mengangguk)" jawab fendi.
#dimenja makan
"kamu sudah sadar? " tanya murni kepada fendi.
"sudah, oh iyatrimakasih sudah menolongku ya.
perkenalkan nama ku fendi, kamu? " tanya fendi
"aku murni, iya sama-sama".jawab murni
*dalam hati fendi*
murni ini cantik juga ya baik pula, kayaknya cocok ini aku kan lagi jomblo,tapi dia udah punya pasangan belum ya...
*dalam hati murni*
fendi ganteng juga ya coba aja kalo aku jadi pasangannya, issss ngayal aku nggk mungkin lah dia mau sama aku aku kan kaya gini.
setelah beberapa hari berada bersama murni dan nek ipah akhirnya fendi pulang kerumah, dia diantar murni sampai ke ujung hutan.setelah mengantar fendi murni pulang, sampai dirumah dia melihat nek ipah yang tergelatak di tanah, murni berlari ke arah nek ipah berada.
"murni, nenek rasa sudah saatnya nenek pergi, kamu jaga diri baik-baik yaaaaaaaaa........ (menghembuskan nafas terakhirnya) " (nek ipah)
"nenek jangan tinggalin aku murni sendiri nek(menangis) ..... " ( murni)
beberapa hari setelah kepergian nek ipah, murni sangat sedih dia kesepian, tiba-tiba tanpa disangka fendi datang lagi
"murni, kenapa kamu sedih dan kemana nek ipah? " tanya fendi
"nenek sudah meninggal (sambil menangis) " kata murni.
"sudahlah lah murni biarkan nek ipah tenang disana iklaskan" kata fendi
"oh iya maksud kedatanganku kemari ingin melamarmu menjadi istriku dan membawamu ke kota bersamaku" kata fendi
"apa kamu mau dengan ku yang seperti ini , aku hanya orang biasa... " jawab murni
"aku mencintaimu dengan hatiku yang tulus murni, jadi maukah kamu mau menjadi istriku" kata fendi
"baiklah aku mau" jawab murni
mereka kemudian berpelukan kemudian pergi ke kota bersama dan menikah. Mereka hidup bahagia ditambah kehadiran 2 orang anak kembar laki-laki dan perempuan.
tamat