Aku Rafa,semua teman disekolah mengenal ku sebagai anak yang pandai dan mudah bergaul.
Tapi tidak ada yang tau jika sebenarnya aku sangat malu jika sedang jatuh cinta,seperti saat ini...aku menyukai seorang gadis bernama Mutiara..Aku hanya bisa memandangnya dari jauh,mengaguminya dalam diam.
Mutiara gadis dengan sejuta keindahan,wajahnya yang teduh,senyumnya yang indah apalagi saat tertawa gigi gingsulnya semakin membuat ku terpesona.
Perilakunya yang bersahaja membuatku semakin jatuh cinta.
...
Suatu hari aku berpapasan dengan Mutiara dia tersenyum padaku,ah betapa bahagia nya hatiku meleleh seperti coklat lumer...manis.
Semakin hari aku berusaha mendekati mutiara namun seperti tau mutiara selalu menjaga jarak pada laki laki manapun termasuk aku.
Aku selalu memperhatikan mutiara,dia selalu diantar jemput oleh abangnya tak pernah sekalipun abangnya terlambat menjemput mutiara pulang dari sekolah.
Tak pernah ada sekalipun aku memiliki kesempatan mendekatinya,selain itu karena aku juga malu.
Hari itu hari terakhir aku berjumpa dengannya,dia menyapaku dan senyumnya tidak pernah aku lupakan...jantungku berdebar kencang seolah mau lepas dari tempatnya,oh Tuhan apakah seperti ini jatuh cinta..
Satu minggu sudah aku tak pernah melihatnya lagi,aku sibuk mempersiapkan diri mengikuti pertandingan pidato Bahasa Inggris antar sekolah.Aku berjanji padanya dalam hati akan aku menangkan lomba untuknya,dan kupersembahkan piala kemenangan untuknya yang aku cintai.Aku akan mengungkapkan perasaanku padanya.
Hari lomba pun tiba,dan aku mendapatkan juara terbaik.Aku sangat bahagia,aku berlari kencang menghampiri kelas dimana mutiara berada...namun tak kulihat bayangan nya sedikitpun,dimana dia?
Aku bingung aku bertanya pada teman sebangku nya
"Hai,apakah kamu melihat mutiara..?"
"Apa maksudmu?Apa kamu tidak tau,seminggu yang lalu pihak sekolah mengabarkan bahwa Mutiara telah tiada..."ucapnya padaku.
Seketika aku lunglai,aku terkesiap tak percaya apa yang sebenarnya terjadi...
"Oh iya bukankah kamu Rafa?waktu itu abangnya mutiara juga mencarimu,datanglah kerumahnya mungkin ada sesuatu yang ingin dia sampaikan.."
Aku berlari keruang guru dan bertanya dimana alamat Mutiara,aku bergegas menaiki motorku menuju ke Rumah Mutiara...
...
Sesampainya di alamat itu,tempat itu begitu sunyi...seseorang keluar dari dalam rumah mutiara,abang yang selalu mengantar jemput Mutiara...dia tersenyum padaku,dia mempersilahkan ku masuk dan menyuruhku menunggu untuk mengambil sesuatu di dalam kamar mutiara...
"Maaf disini sangat sepi kami masih berkabung,kami kehilangan gadis cantik satu satunya dirumah ini...ini adalah pesan terakhir untuk seseorang bernama Rafa,dan itu pasti kamu"...ucap abangnya mutiara sambil menyerahkan sebuah buku diary..
"Bolehkah aku membuka nya sekarang...?"
Aku sangat gugup dengan tangan bergetar aku membuka nya membaca nya halaman demi halaman,tak terasa aku menitikan air mataku...ternyata mutiara juga menyukaiku hanya saja dia tau usianya yang hanya sebentar lagi membuatnya menyimpan rapat perasaan itu,aku bahagia cintaku terbalaskan namun aku terluka karena aku terlambat mengetahuinya...
Mutiara ku yang indah selamat jalan semoga Allah menjadikan mu bidadari syurga..