Kisah persahabatan Niarra,Niar dan ira mereka adalah sepasang sahabat yang bertemu saat pendaftaran masuk SMP.
Niar adalah anak pertama dari keluarga yang sibuk,
orang tua nya harus sering bekerja diluarkota dan mengharuskan niar menjadi anak yang mandiri bahkan saat kelulusan SD pun orangtuanya tidak ada,sampai akhirnya pendaftaran sekolah pun ia mendaftarkan dirinya sendiri.
Ira seorang anak yatim ibunya adalah seorang kepala sekolah SD yg dimana Niar bersekolah,meskipun Ira anak seorang kepala sekolah tapi ira jg mandiri dan tidak mengandalkan jabatan ibunya untuk masuk sekolah Smp paforit,sebagaimana yang lain ira juga melakukan tes.
Mereka bertemu saat pengumuman penerimaan siswa baru di smp tersebut.Niar yang sedang duduk trmenung di bangku taman sekolah dikejutkan oleh sapaan seorang anak perempuan bepenampilan seperti laki2 dengan rambut cepak yang tak lain adalah ira
"Hai,sedang apa kamu disini?bukankah pengumuman penerimaan siswa ada dipapan mading dekat kantor sekolah.."
"Eh kamu siapa?ngagetin aja!!"...niar berseru
"Ups maaf aku ira,aku habis liat pengumuman penerimaan siswa baru trnyata aku ga lolos disini..."
"oh aku juga ga lolos nilaiku kurang 0,1 padahal"...
Kemudian mereka duduk bersama dibangku tersebut sambil menengadah ke langit niar bergumam.
"aku bingung mau sekolah dimana,orangtuaku tidak peduli mau aku masuk sekolah manapun padahal aku mau disini smp paforit,terpaksa aku harus masuk madrasah negri atau sekolah islam swasta".
Saat mereka sedang melamun tiba2,Ibunya Ira datang menghampiri
.."Ira ayo kita harus ke smp lain untuk mendaftar,eh siapa dia?bukannya kamu Niar ya anak keluaran dari sekolah ibu..?"
"Ah iya Bu Kepala" berdiri dan mencium tangan Ibunya ira
"Kamu gimana diterima tidak disini?"
Niar menunduk dan menjawab pertanyaan Mamanya Ira."Aku ga lolos Bu Kepala.."
"Loh bukannya kamu anak pintar,terus kamu mau sekolah dimana sekarang?"
Mamanya Ira paham tentang keadaan Niar karena selama 6th terakhir bersekolah,jarang sekali orangtua Niar datang meskipun untuk mengambil rapot.
"Dia bingung mah mau sekolah dimana..!"Ira menyahut
"Lah kenapa kamu yang jawab sayang?mamahkan nanya sama niar,eh ngomong2 kalian udah kenal lama?"
"Baru aja" mereka serempak menjawab dan saling pandang lalu tertawa...
"Klo gitu kamu mau ga sekolah bareng Ira?Ibu mau mendaftarkan Ira ke SMP negeri lain..ya soalnya ira ini ga suka pakai jilbab jadi ibu harus cari sekolah yang ga usah pake jilbab.."sambil tersenyum melihat Ira.
Tanpa berfikir panjang lagi Niar pun meng iya kan ajakan mamanya ira karena niar juga kurang suka memakai jilbab,ribet katanya..!!
....
Setelah mereka sampai disekolah SMP Negeri lain tersebut,Niar pun didaftarkan oleh mamanya ira..mereka langsung diterima karena Sekolah tersebut adalah sekolah baru yang membutuhkan banyak siswa baru...meskipun letak sekolah tersebut berada di daerah lain.
Pada saat Masa Orientasi Siswa berakhir mereka ditempatkan dikelas yang berbeda,Niar dikelas paforit dan Ira d kelas Regular...kelas paforit berangkat sore dan kelas regular berangkat pagi,akan tetapi orang tua Niar mengharuskan Niar mengikuti les pendamping pelajaran setiap sore,akhirnya Niar meminta dimasukkan ke kelas reguler agar bisa masuk pagi dan les disore harinya.
Seiring berjalan nya waktu mereka berdua semakin dekat,Niar atau pun Ira sering sekali menginap dirumah Mereka setiap apalagi Niar yg sering ditinggal orangtuanya dia sering sekali menginap dirumah Ira,Niar merasakan kasih sayang dr mamanya Ira meskipun tidak ada sosok ayah tetapi mamahnya ira yang juga tomboy bisa menjadi seorang ayah pada waktunya,Ira mempunyai adik perempuan bernama Dede.Mereka tidak terlalu dekat karena Dede anak yang pemalu.
Niar dan Ira menggunakan sepeda untuk bersekolah,dan anehnya ternyata merk dan tipe sepeda yang mereka miliki pun sama,mereka berdua juga anak peremouan tomboy hanya saja Niar masih memanjangkan rambutnya.Suatu ketika terjadi hujan lebat disertai petir pada saat mereka bersepeda untuk pulang sekolah,Mereka berteduh disebuah warung terbuka d depan gedung pabrik,mereka tertawa melepas ketakutan karena suara dari sambaran kilatan petir...
Mereka duduk saling berdekatan dan berpegangan tangan karena dingin dan takut,tiba2 ada kang ojeg yg berseru.."wey anak sekolah kalian jangan pacaran disitu hujan hujan begini bukan pulang malah pacaran diwarung kosong nanti ada setan..!!!"
Ira dan Niar semakin tertawa kencang dan malah berpelukan semakin erat,membuat kang ojeg geleng2 kepala ya kang ojeg ga liat rok yang mereka pakai...
Disekolah mereka seperti bn sepeda tidak pernah jauh kemanapun mereka pergi selalu berduaan,saat kelas 8 mereka berdua berada dikelas yang sama karena Ira semakin pandai sedangkan Niar dia semakin tertekan oleh orangtuanya...Saat teman2 mereka ada yang berpacaran bahkan ada satu orang anak lelaki yang menjadi piala bergilir untuk murid2 perempuan dikelas mereka,tetapi Ira dan Niar tidak tertarik dan mereka saling berjanji untuk tidak pacaran sampai lulus SMA nanti..dan (itulah Janji Niarra)
....
Sampailah pada kelulusan sekolah SMP, Niar dan Ira mendapatkan Nilai yang bagus dan masuk di SMA negeri paforit harapan mereka,disanalah sebuah keretakan hubungan terjadi...
Niar ditempatkan dikelas regular karena nilainya yang kurang bagus,sedangkan Ira dia ditempatkan dikelas paforit...Ira kecewa,ira mati2an ingin satu kelas dengan Niar namun Niar meyakinkan semuanya baik2 saja dan berjanji saat kelas 11 dan 12 kita akan sekelas bersama lagi.
Niar yang memang tidak trlihat trlalu tomboy dan mudah bergaul dia diangkat menjadi ketua kelas,dia dikenal oleh hampir seluruh sekolah pada saat itu..begitu jg dengan ira,Niar dan Ira masuk klub basket Niar juga masuk klub sepak bola.
Saat kelas 11 Niar dan Ira tetap berada di kelas berbeda,seiring berjalan nya waktu Ira dan Niar memiliki teman baru...dan hampir semuanya laki2 ya karena mereka tomboy,sering sekali Niar dilabrak sama pacar pacar temannya karena dikira mau merebut pacar mereka.Suatu ketika Niar dirundung oleh seorang anak perempuan yang merasa pacarnya direbut oleh Niar,Niar merasa lelah dia ingin berkeluh kesah pada Ira...namun Niar terkejut saat Niar datang kerumah Ira,Ira sedang berpacaran dgn teman satu kelasnya Roy D,Niar kecewa entah perasaan apa yang ada Niar yang tomboy periang menjadi dingin apalagi terhadap Ira.
Niar kecewa trhadap janji Niarra yg berjanji ga akan pacaran sampai lulus nanti,ira yg jg merasakan perubahan Niar dia sangat mengerti dan mencoba menjelaskan semuanya..
Niar sering bolos dia merasa dikhianati,niar sering pergi ketempat rental musik studio..dia bersama kawan2nya membolos disana,waktu itu Ira jg datang mencari...
"Niar,aku cari kamu..kata walikelasmu kamu sering bolos nanti nilaimu jelek.apalagi kita sudah mau kelas 12 sebentar lg harus ujian kenaikan kelas.."cetus ira
"Memangnya apa peduli mu?kan enakan pacaran..!!!"seru Niar
"Aku ga..."
"Siapa yang pacaran?kita kn sudah berjanji gak bakal pacaran sampe kita lulus,lagipula aku jg sayang sm kamu"ira memegang tangan Niar,namun niar tau Ira berbohong...Niar hanya tersenyum dan berkata dalam hati "Aku akan mengambil orang yang kamu sayangi".
Ira tidak tau bahwa Niar sangat membutuhkan Ira sebagai sahabatnya,orangtua Niar pd saat ini sedang mengalami kebangkrutan,Niar yg begitu dekat dengan Ira dan Mamahnya semakin lama semakin menjaga jarak,Niar lebih suka nongkrong di cafe bareng teman2 cowoknya..
....
Ujian kenaikan kelas pun dimulai,Ira yg sebenarnya memang sangat menyayangi Niar tau bahwa Niar pasti akan mengalami kemunduran nilai,Niar mengerjakan soal asal asalan dia mendaftar masuk jurusan ips karena tau tidak mungkin lolos masuk ipa,ira yg sudah lolos masuk ipa sangat sedih melihat Niar yg berubah semakin urakan..bahkan sebelum ujian kenaikan kelas dahi Niar trluka karena ikut tawuran.Ira meminta kepada gurunya agar dia bisa masuk kelas yang sama dengan Niar dan akhirnya guru pun mengizinkan..Niar terkejut saat masuk kelas tahun ajaran baru ada Ira dikelas tersebut disana juga ada Roy D,Sandy,dan Denia 3 cowo popular disekolah.
"Ah ada Ira dan Roy D,harus aku apakan mereka?mereka semakin menyakitiku.."ujar Niar dlm hati.
"Hai Niar ko kamu melamun,kaget ya...seneng kan aku bisa disini,bisa sekelas lagi kita..."ujar ira sambil memeluk Niar.
"Iya aku suka"gumam niar
"Ada Sandy juga tuh masuk sini,bukannya dulu kalian pacaran pas kelas 10...hayoo...???"ujar Ira menggoda.
"Apa... jadi Ira menyangka Aku dan Sandy berpacaran,bodoh apa dia lupa janji Niarra" ujar Niara dlm hati
Ira benar benar membuat Niar sakit hati,padahal tidak ada niatan sedikitpun bagi lra.
Niar tidak mau duduk sebangku dgn Ira,akhirnya ira duduk sebangku dgn Roy D.Niar acuh dan sesekali hanya menyapa pada ira,suatu ketika saat Niar sedang pulang setelah latihan sepak bola ada seorang anak lain yang tiba tiba marah marah didepan halte sekolah padanya dialah Maria pacar dari Yusuf anak sepak bola yg menjadi kapten team..Niar lelah dengan ocehan maria dan akhirnya berkelahi dengan Maria,saat itu Ira datang dan menyelamatkan Niar.Niar menangis dan malah menyalahkan Ira,ira terdiam Ira bingung dan akhirnya mereka pulang bersama dalam diam.
Keesokaan harinya Niar berangkat sekolah spt biasa seolah tidak terjadi apapun,Niar mendekati Roy D tanpa sepengetahuan Ira...dalam waktu yg tidak lama Ira dan Roy D menjauh,lalu Roy D dan Niar jadian..Ira terluka atas kesabaran dahulu Ira mengira Niar yg mengingkari janji Niarra pdhl Niar tdk prnh berpacaran dgn siapapun.
Sekarang Niar yang merebut Roy D dari Ira,mereka semakin jauh...Niar yg sudah kepalang disebut perebut pacar orang pun mengabaikan cibiran anak lain yg mengatakan bahwa Niar merebut pacar sahabatnya,memang Niar sengaja ingin membuat Ira terluka.
Sebenarnya pada awalnya Niar merasa risih brsama Roy D,Roy D benar2 pretty Boy sangat bawel tentang penampilan Niar...saat latihan dan pertandingan Sepak Bola atau Basket Roy selalu datang menyemangati dan memberi air minum bahkan mengoleskan tabir surya di wajah Niar..Niar benar benar merasa aneh kenapa seorang lelaki tidak suka panas2an dan sering sekali Roy D menangis dipundak Niar saat menceritakan kisah sahabat dirumahnya bernama Alief,Niar heran Roy D begitu perhatian padanya sampai2 tau waktu saat datang tamu bulanan..ya Niar merasa diperhatikan,Niar merasa nyaman Niar lupa bahwa Niar telah menyakiti Ira semakin dalam.
Ira yang dewasa menjadi lebih fokus belajar dia ingin meraih cita citanya,dia ingin menyesal karena telah mengambil keputusan berpindah jurusan..
Suatu ketika Niar dan Roy D sedang berada dibelakang gedung kelas,Roy D menangis tersedu menyatakan bahwa Alief masuk penjara karena Narkoba padahal itu hari ulangtahunnya..Niar yg bingung hanya yersiam mendengarkan,dan saat itu pendengerannya serasa berhenti pada sebuah kalimat yang diucapkan Roy D "Bagaimana ini Alief seorang yatim piatu,dan aku sangat mencintainya..." mereka saling terdiam,niar berusaha mencerna ucapan Roy D..Roy D bingung dan berusaha mengalihkan pembicaraan,namun Niar mencoba menepis kalimat itu ya karena cinta membuat orang menjadi bodoh seketika.
Niar yang sudah nyaman dengan perlakuan Roy D berusaha melupakan kejadian itu,hingga pada saat kelulusan pun mereka masih bersama...mereka mencorat coret seragam dan berkendara ke bukit untuk merayakan kelulusan.
Saat itu Niar bertemu dengan Ira,Sandy,dan Denia.Ira menyapa...
"Hai Niar bisakah kita bicara? kamu sudah lupa sama aku ya padahal kita satu kelas tapi serasa beda sekolah...dan aku juga mau bilang bahwa dahulu Aku dan Roy D hanya bersahabat.."
Niar terdiam lalu berkata "mana ada seorang lelaki dan perempuan bersahabat pasti itu menjadi lebih dari sahabat dan aku melihat dengan mata kepalaku Roy D tertidur dipangkuan kamu saat dirumahmu,ira.!"
Ira tersenyum..."kamu salah paham Niar,aku sangat menyayangimu dan aku ingat janji Niarra dan Roy D hanya sahabat karena kita satu kelas dan dia merasa nyaman berteman denganku,hanya itu.."
"Oh iya aku lupa Roy D jg punya kekasih bernama Alief,Roy D seorang g*y...aku takut kamu jatuh semakin dalam Niar"..ujar Ira
Dan lupakan janji Niarra atau pun Niarra karena kita sudah lulus SMA..mari kita berjalan dijalan masing masing,terimakasih karena kita pernah saling menyayangi.."
Niara terkejut terduduk lemas di atas rumput dibukit tersebut...hanya mampu trpaku melihat kepergian Ira,Niar menangis sejadi jadinya..dia berfikir kenapa dia begitu bodohnya??????