di pagi harinya... cocok untuk menyehatkan tubuh di pagi hari, bertepatan dengan hari Minggu tentunya semua orang akan menepati diri untuk bertemu keluarga , teman ,kerabat dan tentunya kekasih nya ....
seorang pria remaja yang kini genap umur 18 tahun,sedang berjalan santai berkeliling area kota Hua sembari mendengarkan sebuah henset ditelinga ya sambil menikmati sebuah lagu demi lagu
tiba ....,tiba....
BRUK......
" aw?" ucap nya sembari menahan sakit di kaki akibat kebentur aspal hal itu di buat oleh seorang yg membuat nya kesal
" nona ?, anda tidak apa - apa kan " tanya nya sembari menawarkan bantuannya tapi di tolak mentah oleh nya
" ngak perlu!, gue bisa berdiri sendiri.makanya lain kali liat jalan dong ! dah agh... gue pergi aja " blsnya menepis tangan milik pria itu dan mencoba berdiri setelah berdiri lansung pergi tanpa menoleh kebelakang lagi
sedangkan pria remaja tadi,dibuat bingung olehnya ibaratnya iya yg serba salah minta maaf salah , bantuin salah lalu apa lagi?
" dah ah? gue jalan lagi.ribet amat non- non " ujar nya kemudian sembari bergegas jalan kembali
iya pun kembali jogging...,mengelilingi area kota Hua iya pun melihat pergelangan tangan ya sudah menunjukkan pukul 09.45. iya memutuskan untuk menyudahi nya dan memilih pulang untuk mandi dan lainnya
RESTO.....
setibanya di resto dimana kedua sahabatnya dibuat bingung dengan sikap satu sahabatnya yg Meraka anggap aneh sekali bagaimana tidak baru datang sudah ngomel sana - sini, bentar lagi marah - kesal dan lebih parahnya lagi ngamuknya yg kena impas ya kedua sahabatnya yang tak tau apa kesalahan nya
" oke,oke Lo ceritain deh ke kita Lo dari tadi tu ngomel apaan trus Lo sekesal ini ?" tanya ziva
" ho' o..., Ra ? cerita aja " sambung tia
" huh ....,oke jadi gini awal nya ........." ucap Mora menceritakan hingga tuntas
" aduh ..,duh Mora - Mora ? Lo tu sadis amat sih kan tu cowok niat mau bantu Lo juga ngapa Lo tancap jas lagi " saut Tia. sambil ngakak karna baginya lucu saat tau ceritanya begini
" ada benarnya sih .tapi ngak gitu juga kali Ama dianya" sambung ziva
" bodo amat, kan dia salah.dah lah Lo berdua sama aja gue cabut dulu by" ucap Mora
"to?, noh Sahabat Lo tu" ujar ziva
" bukan gue ,Lo kali yok buruan nyusul entar Tamba h puyeng " saut Tia
setelah jogging iya sengaja mampir ke bengkel salah satu bisnis milik nya setiap saat kadang jika ada waktu untuk kontrol
" hallo bang ?" sapa nya
" walah ... lo rupanya va'"saut bang Iwan " oh bentar gue ambil dulu di dalam" sambung nya bergegas masuk mengambil sesuatu
dan tak lama kemudian .....
iya datang sembari membawa sebuah buku daftar data dan segera memberinya ke tangan Nova dan segera diambil oleh Nova dan mengecek perkembangan bengkel tiap hari nya setelah Klir baru iya kembalikan ke bang Iwan
" ok, syukurlah jika bengkel nya ada kemajuan nya. makasih ya bang Lo dah bantu gue ngurus bengkel ni" ucap Nova
" ngak perlu sungkan lagi ke gue va, berkat lo juga ngasih gue tempat tinggal Ama kerja dimari " bls bang Iwan
" oh ya udah nya bang ,gue pamit dulu ada urusan penting soalnya " sambung Nova
" oh ya ,hati- hati di jalan" pesan nya
" ok " saut Nova sembari pergi dari situ
menuju rumahnya yang lumayan jauh. secara tak sengaja iya mendadak berhenti saat melihat seorang pria sedang kebingungan. melihat sang istri nya tiba - tiba pinsang di tempat keramaian
Nova pun segera memarkirkan motor milik nya dan bergegas menuju tempat mereka berada
" bro? mau tanya , emang mereka kenapa "tanya Nova
" oh istri ya tiba -tiba pinsang dan kami yang ada disekitarnya pun bingung soalnya rumah sakit ya jauh dari sini " ujarnya
" oh gitu nya " bls Nova
Nova berjalan menuju mereka dan berjongkok sembari bertanya
" mohon maaf om,bisa saya bertanya istri ok kenapa " tanya nya
" saya ngak tau nak? tiba - tiba dia pinsang padahal tadi baik - baik saja " sautnya
Nova menganguk paham " bisa saya cek istri om .mohon om jangan salah paham dulu" ujar nya
iya hanya bisa pasrah saja asalkan istrinya sadar iya akan lalukan apa - pun deminya
Nova mengeluarkan sebuah kotak kecil yang isinya semua adalah jarum milik nya ,dan dengan segera iya letakan jarum tersebut ke beberapa titik penting dengan sedikit mematuk bagian yg akupuntur nya agar jarum itu lekas beraksi dan mempercepat proses indivikasi seseorang
di sisi lain semua orang lama - kelamaan mulai berdatangan karna penasaran dgn cara kerja pengobatan yg dilakukan oleh seorang pria remaja yang masih sangat muda itu
" apa dia berhasil ? mana mungkin ,bocah segitu bisa mengobati org "
" benar juga palingan hanya isen atau cari muka saja "
" aku yakin ujung nya akan Malu sekali"
" kita liat saja "
banyak cemohan dan kata kasar yg di lontarkan banyak org padanya tapi tak mempan baginya iya hanya fokus untuk mengobati org yg sedang butuh bantuan segera mungkin
tak lama kemudian....
benar saja, pengobatan nya berjalan dengan baik dan lancar.bahkan bukan hanya lancar tapi membuat sang pemilik tubuh kembali sehat dan bugar dan tak merasakan sakit nya lagi
" trimaksih ' trimaksih,banyak atas bantuan mu nak . berkat mu istri ku sadar kembali " ujarnya sembari memeluk sang istri saking senangnya
" tak perlu berterima kasih padaku om,itu sudah menjadi bagian tugas ku untuk membantu org yg membutuhkan kan kalo begitu aku pamit pulang permisi" sautnya nya segera pergi jika iya terlalu laman disana akan jadi bahan pembicaraan dan lebih pentingnya jika masuk media akan lebih rumit lagi
beberapa bulan kemudian.....
tak terasa sudah jika sudah melewati bulan demi bulan, di keluarga besar Anggara sedang disibukan dgn mencari informasi tentang pria remaja kemarin dgn maksud memberi trimaksih atas bantuan nya saat itu jika tanpa nya mana mungkin keluarga itu masih utuh hingga kini
hingga tiba dimana salah satu org suruhan nya mendapat kabar tentang keberadaan penyelamat itu dan semua data dirinya setelah di instrogasi ulang iya menyuruh mereka mengirim undangan agar Nova berkenan datang
SMA PELITA HARAPKAN....
di tempat lain disekolah menengah atas.salah satu sekolah terbaik di seluruh kota Hua di sebuah pohon beringin terdapat seorang pria remaja mengenakan jas sekolah dgn leptop ditangannya sembari menikmati lagu di telinganya
di sekeliling nya semua orang tengah melihat nya bagaimana tidak Nova dikenal dgn aura ketampanan nya yg tiada dua nya bukan hanya tampan tapi bikin semua org melihatnya akan jatuh cinta dan mencoba mencari perhatian ya
" ya ampun ?, ganteng banget sih "
" ho' o,udah ganteng - keren lagi "
" andai Nova pacar gue "
" kepedean Lo terlalu tinggi kali"
" ya elah, cuma andaikan doang "
Nova tak peduli sekitarnya sedang membahasnya
tiba - tiba seseorang datang mengenakan seragam lengkap menemui Nova saat tau iya berada di bawa pohon beringin itu
" permisi"
Nova merasa ada yang menyapanya segera mencopot henset milik dan meletakkan semua di sampingnya
" ya anda siapa ?, ada perlu apa mencari saya " tanya Nova
" mohon maaf jika mengangu tuan,saya utusan dari tuan fiandra untuk mengundang tuan untuk datang ke rumah nya hari ini " ujarnya
" baik lah,saya setuju untuk datang." saut Nova
" trimaksih atas perhatian,kami mohon undur diri" sambungnya sembari memberi sebuah undangan yg isi nya satu kartu dan alamat rumah sang pemilik nya
tak ingin terlalu pusing Nova pun kembali sibuk dgn urusan nya
1jam kemudian...
tiba lah Nova di sebuah massion keluarga Anggara,dan lansung disambut hangat oleh mereka dan mulai berbincang hingga di ajak makan sekalipun
" bolehkah Tante. minta satu permintaan dari kamu nak " tanya Nara istri Fian
" silahkan saja Tante " saut Nova
" mau kan nikah dengan putri Tante Amora , tante rasa kamu sudah tepat buat amora.tante mohon kamu tidak menolak permintaan dari Tante" ucap nya sembari menunggu jawaban Nova
Nova sedikit bingung karena mendadak di minta menikah,tapi disisi lain iya tak tega menolak permintaan Tante ini ibarat ya iya telah menyakiti nya
" baiklah,saya bersedia menikah dgn putri om dan Tante " jawab Nova dgn tersenyum
" bagaimana dengan kamu Mora ?" tanya Fian
" pa ' ma, Mora ngak mau nikah" ujarnya
" papa ngak mau aada kata tolak .besok ya kalian lamaran dan urusan nikah besok pagi kalian nikah " ucap Fian
" pa ? apa ngak bisa nikah di tunda dulu ,Mora masih ingin kuliah ngejar cita - cita mora pa ' ma" ucap nya
" ada alasan nya kenapa mama dan papa menikah kan mu sayang,saat itu tiba kamu akan menyadari ya " ujar Nara mencoba menenangkan sang putri nya
LAMARAN......
acara lamaran pun digelar dgn sangat baik tanpa ada kesalahan apa pun,cuma dihadiri rekan - keluarga hingga kerabat dekat saja yg hadir sedangkan dari pihak Nova hanya iya yah tersisa
hingga acara lamaran pun selesai, tinggal Nova dan calon keluarga nya yg disana semua sudah pulang ke rumah masing-masing
" mulai saat ini kalian sudah resmi tunangan , untuk resepsi nya. sudah papa atur.dan kamu Nova Tinggal saja disini untuk sementara sebelum kalian nikah baru lah tinggal dirumah kalian sendiri" pinta Fian
" itu terserah om ,eh papa maksud nya " saut Nova agak sedikit kaku
" Nova sini ? makan bareng sama kita" ajak Nara
" iya ma," saut nya kemudian
mereka pun mulai makan dan setelah kiranya sudah selesai, mereka pun berkumpul di ruang keluarga
RESEPSI PERNIKAHAN.....
dengan lancar acara pernikahan dengan baik,dan tak lupa di undang hampir semua datang hanya kerabat dekat dan keluarga kedua pihak saja tanpa diketahui awak media.
keesokan harinya....
Nova sudah siap untuk kembali kerumahnya biasanya sendiri kali ini dengan istri nya . sedangkan Nara ikut membantu Mora mengemasi barang-barang milik Mora karna hari ini iya harus ikut Nova yg kini sudah resmi menjadi suami nya
" hati - hati dijalan nya ,Nova papa titip Mora ke kamu jaga dengan baik." pinta Fian
" tenang aja pa ,Nova akan naga dengan nyawa Nova " bls nya
" Nova jika ada waktu datang kesini dgn moranya, " sambung Nara
" pa ' ma.mora pamit dulu jaga diri baik - baik " pesan nya
" iya kamu juga " saut Fian dan Nara
Nara ingin menangis karna iya tau ini terakhir kalinya bersama sang putri nya yg kini sudah memiliki suami.tapi enggan melihat kan didepan Mora iya berharap semoga pilihannya memilih Nova adalah pilihan yg tepat
MASSION....
kurang lebih 2 menit saja mereka tiba di Rumah milik keluarga nya yg kini jadi milik ya semenjak tiada papa dan mama nya
semua pelayan dan pengawal membantu barang bawan meeka.sedangkan Nova ikut membantu membawa nya ke kamar nya
" gue tinggal dikamar ni?" tanya Mora
" ya dimana lagi ,yang lain di pake pelayan Ama pengawal ada ya cuma ini doang " bls Nova
" nyebelin amat " celetuk Mora kesal
" tenang aja, semua gabung dengan milik gue .Lo bisa pake milik gue jika mau dah ah gue mau mandi " ucap Nova
sedangkan Mora sibuk merapikan milik ya ke milik Nova ,stelah iya pastikan sudah selesai iya mengambil satu novel milik ya untuk iya baca sembari menunggu Nova kelar mandi
setelahnya Mora mandi malam oun tiba saat hendak ingin tidur di kasur nya di cegah oleh Mora
" no, no' Lo tidur di sofa ngak pake alasan" perintah Mora
" ye ,ye bawel amat " bls Nova
keesokan harinya....
Nova bangun terlebih dahulu.. dan segera mandi dan saat segera pergi ke sekolah sedangkan Mora masih tidur dgn nyenyak
akhirnya Mora bangun dan menyadari jika Nova sudah pergi dari tadi,dan kaget saat tau iya telat kekampus
" astaga ?, gue kesiangan.dah lah gue disini aja dah telat lagian kalo datang pun ujung nya di usir" ucap nya kemudian.
sedangkan Nova sudah selesai mengikuti mata pelajaran dan sedang menunggu pelajaran berikutnya
" eh ?, VA Lo abis dari mana aja baru keliatan" tanya Yuda salah satu sahabat ya
" biasa " jawab Nova dgn singkat
" haha... emang enak Lo,di gituin " canda Arga salah satu sahabat Nova juga
" ngak nanya " saut Yuda
bukan nya reda malah tambah ngakak lagi si arga,sedangkan Nova sibuk dgn leptop nya entah apa yg iya kerjakan ....
RAPAT.....
tiba,tiba.... pak Harto datang membuat semua diam seketika .
" mohon maaf jika mengangu,bapak hanya ingin memberi tau jika hari ini. rapat dgn guru lainnya jadi kedepan nya kosong jika ada yg ingin pulang silahkan saja kalo begitu saya permisi" ujar nya sembari pergi
setelah mendengar kan perkataan pak Harto tadi,satu kelas lansung girang ngk karuan karna yg mereka tunggu lansung ada yg lansung pulang ada pula yang masih di kelas
" Lo berdua pulang ngak ,?" tanya Arga
" gue pulang lah ,sayang kalo di angurin kan " saut Yuda
" Lo va' main aja yok kerumah gue." ajak Arga
" gue kaga kayak ya ga,ada urusan penting.lain kali aja ya " saut Nova
" oh ya ,yok yud main game " ajak Arga
" ayok " sautnya iya in aja
massion......
Nova tiba lebih awal ke rumah, biasanya pulang jam. 4/ 5 sore.iya pun bergegas ke kamar saat membuka pintu melihat. Mora sedang membaca novel milik ya tanpa iya sadari jika Nova sudah kembali dan mandi bersiap akan pergi
" eh? Lo dah datang , kapan datang nya ?" tanya Mora
" barusan ,oh ya Lo ngak kampus pa " ucap Nova
" bukan urusan Lo," jawab Mora
" santai aja kali " saut Nova
3 bulan kemudian.....
setelah. 3 bulan lamanya Nova dan Mora berumah tangga,sedangkan Nova sudah berkali - kali. mencoba. untuk membuat Mora jatuh cinta padanya tapi tak ada hasil ibaratnya Mora selalu menanggap nya tak ada selalu di cuekin dan di diemin
pada saat nya Nova mengajak Mora ke suatu konser
" Lo sendiri aja ,gue ada urusan " saut Mora .
Nova kembali menghela nafas dalam...,iya tau jika selama ini Mora tak pernah mengangap ya ada
bertemu dia .....
saat Nova pergi ke konser bersama teman - teman nya ..sedangkan Mora juga datang dgn teman nya tanpa sepengetahuan Nova ,
" Ra? gue Ama Tia mau beli makanan ringan dulu nya Lo ngak masalah kan " tanya ziva
" ngak papa kok" bls Mora
kemudian .. ziva dan Tia membeli beberapa makana untuk mereka makan sedangkan Mora menunggu kedatangan kedua sahabatnya
tiba ... tiba ...
" Mora " sapa nya
Mora menoleh kaget saat tau itu. Reza yg menghilang selama lebih dari 2 tahun itu
" bisa ngobrol bentar ngak " tanya nya
" boleh ,ngak pake lama " ujarnya
dari jauh Nova seperti melihat Mora iya berfikir mana mungkin Mora disini tapi karna penasaran ya semakin tinggi iya pun izin pada teman ya dan mencari keberadaan Mora
" bisa kan kita balikan lagi ?" tanya Reza
" ngak bisa lagi za, Lo sendiri yg gila ningalin gue demi dia sekarang mau minta balikan" ucap Mora
" pokok nya harus jadi pacar aku apa pun itu " tegas nya sembari ingin berlaku kasar padanya
tiba ... tiba....
Nova tiba di resto itu lansung melihat Mora hampir di perlakukan demikian lansung hajar pria itu tanpa alasan sedikit pun secara babi buta ....
Mora pun kaget saat tiba ' tiba Nova datang dan langsung menghajar dgn babi buta
" gue ingetin sekali lagi, jika Lo berani nyentuh. istri gue ! ngak ada kata kesempatan buat Lo adanya mati ! camkan !" ucap Nova dgn nada tinggi
setelah menghajar pria itu, Nova menarik paksa Mora menuju mobil.setiba nya di sana Nova keluar tanpa berkata sepatah pun dan sedikit membanting pintu mobil dengan keras ...membuat Mora sedikit ketakutan karna iya menyadari jika Nova sedang dalam marah besar jika iya tak datang dan tidak mengikuti keinginan Reza rak akan seperti ini...
setiba nya di kamar Nova lansung mandi bersaman dgn Mora masuk secara pelan-pelan takut jika emosi Nova meledak saat iya masuk tak ada org dan mendengar jika. ada percikan air iya tau jika Nova sedang mandi.
1 menit kemudian ....
Nova pun keluar sudah dgn mengenakan pakaian HM hitam - celana jins hitam dan langsung pergi tanpa mengatakan satu kata apa pun
membuat Mora menangis tersedu - sedu iya baru menyadari jika selama ini Nova benar - benar mencintai dia dan sudah sabar menghadapi nya dan tidak melarang apa pun yg iya lakukan tapi kini malah membuat Nova kecewa padanya
# hai semua ketemu lagi,ini cerpen kedua saya semoga suka dan jika ada kesalahan mohon bimbingannya nya #
# kisah ke 2 akan segera di tulis. #
# keyra Agatha#