Pertemuan pertama
Di suatu pagi di sebuah kota
"" Sa'at nya pergi""
Ucap hotaru
"" Nurut dengan perkata'an pamanmu ya? ""
Ucap ibu hotaru
"" Iya ma""
"" Tiket dan sepatunya nya sudah di bawa? Sepatu gunung nya juga sudah? Apa kamu cuma mau bawa itu? ""
Tanya ibu hotaru
"" Tenang saja, sudah ku masukan ke dalam tas hitam""
"" Jangan sampai lupa barang bawa'an mu di kereta ya, jangan melamun sampai kelewatan stasiun ""
"" Iya, iya.... ""
Jawab hotaru singkat
"" Lah.. Ibu tidak usah hawatir, aku kan kesama tiap tahun""
"" Ini topinya di bawa, nanti kepanasan""
Sambil menyodorkan sebuah topi
"" Tidak usah, tenang saja ma""
Sambil beranjak pergi
""Aku pergi dulu""
Hotaru berlari ke luar dari rumah nya lalu berjalan sedikit perlahan, setelah beberapa sa'at hotaru sampai di sebuah halte bus, lalu dia menyimpan kedua tas bawa'an nya di tempat duduk dan menunggu bus datang, hotaru melihat ke atas lagit
(Pertama kali aku bertemu dengan nya.... Ketika umur ku enam tahun)
(HOTARUBI NO MORI E)
(蛍火の杜人)
(MENUJU HUTAN PENUH CAHAYA KUNANG KUNANG)
(Dikala teriknya musim panas, dihutan dewa gunung yang konon tempat berdiamnya para roh)
Penjelasan
Yamagami(山がミ):"yama(山)"jika di artikan ber'arti gunung, "gami(ガミ)"jika di artikan adalah Dewa/tuhan
(Aku pernah tersesat di dalam nya, setelah berputar putar mencari jalan keluar, aku pun kelelahan sampai tak bisa bergerak, ketika aku mulai menangis karna takut dan kesepian, dia muncul dari ke jauhan)
"" Hikss.. Hikss.. Hikss.. ""
Suara tangisan hotaru
Lalu tiba tiba dia mendengar suara
"" Hei, pendek! ""
Hotaru mencari sumber suara itu, dia melihat ke arah belakang, depan, samping, lalu dia melihat ada seseorang berdiri di balik pohon
"" Kenapa kau menangis? ""
Tanya orang itu

Karna dia melihat ada seseorang, dia pun berdiri dan berlari ke arah orang itu lalu berteriak
"" Ada orang! Aku selamat! ""
Sa'at hotaru ingin memeluk orang itu, tiba tiba orang itu menghindar, dan membuat hotaru jatuh tersungkur, dia berdiri dan menggelengkan kepalanya, lalu dia melihat ke arah orang itu
"" Ma... Maaf""
Ucap orang itu sambil melihat hotaru
"" Kau ini anak manusia kan? Jika manusia menyentuh ku, maka aku akan menghilang""
Lalu hotaru bertanya pada orang itu
"" Jika manusia.....? Memangnya kaka bukan manusia? ""
"" Di hutan inilah..... Aku tinggal""
Ucap orang itu
"" Berarti.....kaka roh? ""
Tanya hotaru kegirangan
Penjelasan
Yokai-san(よかいさん) tambahan-san untuk orang baru di kenal atau lebih tua. Bisa juga di bilang tatak krama untuk memenggil seseorang di jepang
"" Tapi.... Apa yang kau maksud dengan menghilang? ""
suasana di antara mereka tiba tiba jadi hening
Tiba tiba hotaru menjulurkan tangan nya berniat ingin menyentuh orang itu, tapi lagi lagi orang itu menghindari, sa'at hotaru ingin menyentuh nya lagi, orang itu menghindar lagi, dan hotaru lagi lagi mengejar orang itu, sa'at hotaru ingin mengejarnya lagi, orang itu langsung memukul hotaru dengan sebuah tongkat kayu

"" Brugggg""
Hotaru langsung terjatuh, dia menangis ke sakitan sambil memegang kepala nya
"" Beneran bukan manusia ya.....? Tidak ada manusia yang memukul anak kecil seperti itu""
Sambil menangis
"" Yang ku maksud menghilang adalah.... Lenyap""
Hotaru bangun dan melihat kembali orang itu
"" Dewa gunung-sama memberiku semacam mantra, jika aku tersentuh oleh manusia itulah ahir hidup ku""
Hotaru langsung duduk dengan tegak dan memimta maaf
"" Ma....Maafkan aku""
"" Peganglah, pendek""
Sambil menyodorkan kayu yang tadi di gunakan nya untuk memukul kepala hotaru
"" Kau tersesat kan? Akan ku antar keluar dari hutan ini""
Hotaru langsung tersenyum pada orang itu, lalu dia berteriak terimakasih pada orang itu dan berlari ingin memeluk nya
"" Terimakasih?! ""
Tapi orang itu lagi lagi nya lagi menghindar dan berteriak pada hotaru dan memukul hotaru lagi
"" Uwahhhhhhhh! ""
"" Brugggggg""
"" Sudah ku bilang..... ""
Ucap orang itu
"" Ma.... Maaf, kebiasa'an""
Sambil merguling guling di tanah dan memegang kepalanya
Ahirnya orang itu mengantar hotaru keluar dari hutan itu, mereka berjalan melalui sebuah tangga yang cukup panjang, kayu yang tadinya di gunakan orang itu untuk memukul hotaru ia gunakan sebagai pegangan untuk hotaru

"" Rasanya seperti sedang kencan ya...
Ucap hotaru
"" Kencan yang tidak ada romantis romantisnya ya..... ""
Mereka berjalan bersama melawati tangga itu,
Tiba tiba orang itu bertanya pada hotaru
""Apa kau.... Tidak takut? ""
"" Takut apa? ""
"" Tidak""
Setelah mereka keluar dari hutan, orang itu memberitaukan jalan pulang kepada hotaru
""Dari sini jalan lurus saja, nanti ada jalan setapak. Selamat jalan""
"" Apa kaka selalu ada di sini? Jika aku datang kembali, bisakah kita bertemu kembali? ""
"" Di sini adalah hutan di mana Dewa gunung dan roh tinggal, kau akan tersesat jika menginjakan kaki di sini, kau tak seharusnya ke sini. Itu yang dikatakan penduduk desa kan? ""
"" Namaku takegawa hotaru, nama kaka siapa? ""
Orang itu tidak menjawab
"" Pokoknya, aku akan kembali lagi ke sini membawa sesuatu untuk berterimakasih! ""
Hotaru berbalik badan dan berlari, sa'at hotaru berlari, orang itu mengatakan nama nya
"" Namaku gin(jin) ""
Mendengar itu hotaru langsung berbalik dan berhenti, tapi sa'at dia berbalik orang itu sudah tidak ada, ahirnya hotaru pergi menyusuri sebuah jalan setapak yang di beritaukan oleh gin, sa'at di tengah jalan dia bertemu dengan paman nya yang sedang mencarinya
"" Hotaru! ""
"" Ah! Paman! ""
"" Dasar.... Anak bodoh! ""
Sa'at hotaru berlari ingin memeluk paman nya, paman nya malah memukul kepala hotaru
Duhhh, jadi kasi'an ama hotaru, dari tadi kena pukul terus(autor)
"" Jangan kehutan sendiri'an! Bagaimana kalau terluka?! ""
Hotaru tidak menghiraukan perkata'an paman nya, dia langsung memeluk paman nya dan menangis
Sa'at perjalan pulang menuju desa, hotaru bertanya pada paman nya
"" Paman""
"" Hm? ""
"" Apa benar para roh tinggal di hutan ini? ""
"" Hutan dewa gunung ya? Entahlah...... Katanya memang ada, waktu paman kecil paman ingin sekali bertemu dengan roh jadi sering bermain bersama teman" Ke sini, ahirnya tidak ketemu, tapi kadang ada penampakan bayangan, pada malam musim panas kadang terdengar suara dercikan dari arah sungai dari hutan, terus iwa-chan dan teman teman nya bilang, penar ikut festival musim panas di dalam hutan, tapi tidak ada yang tau siapa yang membuat festivel di hutan Lalu festival apa itu? Mulai sa'at itulah di cerikan ada roh yang membuat festival di sana, aduh! Jadi ingat dulu, waktu paman bocah, bodoh sekali! Ahahahahahaha! ""
Sa'at malam hari, suara jangkrik terdengar sangat jelas di desa, sedangkan hotaru yang dari tadi tidak bisa tidur bergulang guling ke sana kemari, lalu dia menatap langit langit dan mengingat perkata'an yang penah di katakan oleh gin(jin) pada hotaru
""Di sini adalah hutan di mana Dewa gunung dan roh tinggal, kau akan tersesat jika menginjakan kaki di sini""
Hotaru menutupi sebagian wajah nya, dan tidak lama kemudian dia pun tertidur. Malam yang panjang
"" Kau datang lagi""
Ucap gin(jin)
"" Kukira kau tidak berani datang ke sini lagi""
"" Kaka.... ""
"" Eum? ""
Sambil memiringkan kepalanya
Hotaru langsung berteriak dan berlari berniat ingin memeluk nya
"" Kaka menunggu ku ya?! ""
"" Brugggg""
Gin(jin) memukul kepala hotaru lagi
"" Kau ini tidak pernah paham ya? ""
"" Kebiasa'an kalau senang... ""
Gin melompat dari tangga atas sampai bawah
"" Di sini panas, ayo cari tempat yang teduh""
""Eh? ""
"" Jangan hawatir, nanti ku antar ke sini lagi""
Sambil menaiki tangga
Hotaru tersenyum kepada gin(jin) dan berlari mengikutinya, mereka berjalan melalui tangga, lalu berjalan melalui sebuah jembatan sambil memakan es krim, setelah sampai di dalam hutan hotaru terus mengikuti gin(jin) dia melihat sekeliling hutan itu, setelah beberapa sa'at dia merasa ada yang mengikuti mereka, tapi sa'at dia melihat nya ke belakang dia tidak melihat siapa siapa, dia melanjutkan perjalanan nya, tiba tiba ada sebuah bayangan yang mendekati mereka, hotaru yang merasakan ada seseorang yang mendekati mereka langsung menoleh ke arah bayangan itu, dia melihat ada sebuah bayangan berdiri di belakang pohon, lalu bayangan itu memanggil Gin(jin)
"" Gin, itu anak manusia kan? ""
Hotaru mundur ke belakang karna ketakutan
"" Boleh aku makan? ""
Ucap bayangan itu
Hotaru yang ketakutan bersembunyi di belakang gin(jin)
"" Tidak boleh! Dia teman ku""
"" Begitu ya.... Anak manusia, tolong jangan sentuh kulit nya gin(jin)kalau kau melakukan nya, aku akan memakan mu! ""
Hotaru semakin mundur mendengar perkata'an bayangan itu
"" Kesyangggg! Kesyangggg!""
Setelah gin(jin) mengatakan itu bayangan itu tiba tiba berubah menjadi se'ekor rubah, rubah itu menaiki sebuah dahan pohon
"" Oh, rubah ya? ""
Ucap Hotaru
Lalu rubah itu pergi meninggalkan mereka dan menghilang setelah lumayan jauh
"" Dia itu adalah salah satu roh, kadang mengubah wujud agar orang lain takut, tapi sebenarnya dia itu roh yang baik""
Tiba tiba hotaru memejamkan mata nya lalu berteriak keren dengan keras
"" Keren! Baru kali ini aku melihat roh asli, ternyata benar benar ada ya? ""
Hotaru melompat lompat kegirangan
"" Terus kau anggap aku ini apa? ""
Ucap gin(jin)
"" Keren! Keren! Keren! ""
Mereka melanjutkan perjalanan, lalu hotaru bertanya pada gin(jin)
"" Apa kamu roh tanpa wajah atau sejenis nya gin(jin)? Kenapa kau memakai topeng? ""
"" Tidak ada alasan husus, jangan pedulikan diriku, ceritakan tentang dirimu hotaru""
Tiba tiba hotaru tersenyum
"" Kau penasaran? ""
"" Itu sebab nya aku menunggu mu""
Hotaru berlari mendahului gin(jin)
(Ke'esokan harinya dan hari hari seterus nya aku selalu datang ke hutan, berlarian dan bermain di sekitar gunung bersamanya adalah kegiatan musim panasku)
"" Sini sini""
Ucap hotaru kecil
"" Di sini lebih baik""
"" Ah! ""
Tiba tiba angin meniup topi yang di kenakan hotaru
"" Ahh? ""
Topi itu tersangkut di atas pohon dan gin(jin) membantu hotaru untuk membawanya dan memberikan nya pada hotaru, lalu hotaru memakai topi itu kembali sambil berputar dan mengucapkan terimakasih
"" Terimakasih "
Lalu mereka pun melanjutkan perjalanan mereka. gin(jin) membuat sebuah kapal kecil dari sebuah daun dan melayarkan nya di subuah sungai dan hotaru mengejarnya,
(Walaupun terlihat membosankan, tapi rasanya sangat menyenangkan)
Pada siang hari hotaru dan gin(jin) sedang ada di sebuah padang bunga, hotaru sedang memetik beberapa bunga, sedangkan gin(jin) sedang tertidur di atas rumput, hotaru yang melihat gin(jin) tertidur menghampirinya dan bertanya
"" Gin(jin), kau tertidur? ""
Hotaru yang penasaran membuka topong yang di pakai gin(jin)
(Kalau menyentuh topong nya saja tida papa kan? )
Hotaru lalu membuka topong yang selalu di pakai oleh gin(jin), seketika hotaru terkejut karna melihat wajah gin(jin) itu sama saja dengan wajah manusia pada umum nya bahkan gin(jin) terlihat tampan

sa'at hotaru melihat wajah gin(jin) tiba tiba gin(jin) terbangun dan membuat hotaru terkejut dan memakaikan topong itu kembali kepada wajah gin(jin) dengar keras
"" Ah, maaf! ""
"" Aduhhh! Orang sedang tidur di ganggu! Kau memang anak nakal ya""
"" Maaf... Tapi kau hanya pura pura tertidur kan?""
"" Aku seperti manusia biasakan? ""
"" Kenapa memakai topong itu? ""
"" Kalau tidak memakai ini, aku tidak terlihat seperti roh bukan? ""
Gin(jin) dan hotaru saling bertatapan
"" Kau memang aneh""
Ucap hotaru
Gin yang mendengar itu langsung tertawa
"" Hahahahha""
Sa'at perjalanan akan pulang, hotaru mengatakan pada gin(jin)kalau dia besok akan kembali ke koto lagi
"" Begini gin(jin)...... Mulai besok aku..... Tidak bisa datang ke sini lagi.... Aku sudah pernah cerita bukan? Aku cuma menginap di tempat paman ku selama musim panas, jadi besok aku harus pulang""
Sa'at hotaru melihat ke arah gin(jin) dia tidak bereaksi apa apa, hotaru lalu mengela napas dan tertunduk
"" Apa tahun depan kau akan kemari lagi? ""
Mendengar pertanya'an gin(jin) hotaru langsung senang dan tersenyum lalu mengangguk
"" Iya! ""
(Itulah yang membuat musim panas.....Menjadi sesuatu yang aku nantikan, janji musim panas kami gin selalu menungguku di tempat biasa)
"" Dingin sekali""
Hotaru mencelupkan kaki nya pada air danau
"" Aneh sekali kau ini... Namanya air ya jelas dingin""
Sa'at di perjalanan menuju kembali ke dalam hutan, tiba tiba ada sebuah tangan raksasa yang keluar dari pohon itu hendak memegang gin, lalu tiba tiba terdengar suara dari pohon itu memanggil nama gin
"" Gin! ""

"" Gin! ""
Ucap hotaru
"" Bahaya gin! Itu kan anak manusia..... Jika dia menyentuhmu, kau akan menghilang! ""
"" Terimakasih, aku baik baik saja""
Tangan itu melepaskan gin dan pergi menjauh
"" Tolong jangan sentuh dia, anak manusia""
Hotaru yang mendengar itu langsung menjawab nya
"" Iya! ""
Mereka melanjut kan kembali perjalanan mereka, tiba tiba hotaru mendengar suara lonceng dan melihat ada sebuah payung yang tiba tiba muncul
"" Gin.. Hati hati! ""
Melihat kejadian tadi, hotaru jadi berpikir kalau para roh bisa menyentuh gin
(Para roh bisa menyentuhnya ya? )
(Setelah musim panas ke dua berlalu, lalu berlanjut ke musim panas ke tiga)
Sa'at itu gin sedang mencari hotaru karna dia tiba tiba menghilang
"" Hotaru! Kau di mana? Hotaru! ""
Secara tiba tiba hotaru muncul dari atas pohon dengan posisi kaki di atas sedangkan kepala di bawah, dia mencoba mengejutkan gin dengan berada di sana
"" Uwahhhhh""
"" Ah! ""
"" Kau ini sedang apa? ""
"" Aku ingin melihat wajah mu kaget, tapi.... ""
Berniat mengejutkan tapi tidak terjadi reaksi apa apa
"" Setidak nya sa'at aku bersama mu, bisakah kau melepas topong mu? ""
"" Boleh saja, memang nya kenapa? ""
"" Tidak kenapa" Aku.....""
Pohon yang sedang di naiki oleh hotaru tiba tiba patah, spontan saja gin langsung kaget dan berlari ingin menangkap hotaru

Sa'at gin hampir menangkap hotaru, dia langsung berhenti, sedangkan hotaru dia jatuh dan menimpa sebuah semak semak di bawah pohon yang dia naiki
"" Hampir saja""
"" Iya.. ""
"" Maaf, Hotaru... Kau baik baik saja? ""
"" Tapi syukulah""
"" Eh? ""
Gin jongkok di hadapan Hotaru
"" Apapun yang terjadi, jangan pernah menyentuhmu, ya.. Tolong ya""
Hotaru langsung menangis
"" Hikss.. Hikss.. Hikss.. Jangan pernah! ""
(Musim panas selanjutnya dan musim panas selanjut nya lagi, aku selalu mengunjungi hutan)
Sa'at itu hotaru mengunjungi hutan Dewa gunung lagi, sa'at itu dia sudah kelas tujuh, dia lalu menunjukan seragam nya pada gin
"" Aku pergi dulu! ""
Ucap hotaru pada paman nya
"" Gin! Tahun ini aku datang lagi! Jreng! Sekarang aku kelas tujuh! ""
"" Rasanya....kau mulai terlihat seperti perempuan""
"" Dari dulu aku ini memang perempuan""
"" Ayo jalan""
"" Iya""
(Loh? Rasanya..... )
"" Begitu ya..... ""
"" Hah? ""
"" Tidak apa apa, meskipun sekarang aku sudah SMP, banyak teman SD yang sekelas dengan ku jadi aku merasa tidak ada yang berubah""
(Lama lama usia kami semakin dekat...... )
"" Selain itu...... ""
(Entah kenapa...... Usia gin bertambah lebih lambat ketimbang manusia)
Hotaru berjalan dia atas sebuah pohon yang sudah tumbang, lalu dia menatap ke arah gin sambil tersenyum membuka mulut nya, lalu hotaru melanjutkan jalan nya, setelah hotaru giliran gin yang melihat hotaru, sa'at hotaru hampir sampai di ujung pohon tiba tiba hotaru terjatuh, gin yang melihat hotaru terjatuh hanya diam dan melihat nya saja
Di siang hari, hotaru bermain layangan di sebuah padang rumput di dekat sebuah sungai
"" Beginikah? ""
Tanya gin sambil memegang sebuah layangan di tangan nya
"" Ya, kalau aku mulai berlari maka kau harus melepaskan nya ya? ""
Gin mengangguk tanda dia mengerti
"" Aku mulai! ""
Hotaru langsung berlari menerbangkan layangan nya, dan sama seperti yang di katakan oleh hotaru, sa'at hotaru mulai berlari gin melepaskan layangan nya, hotaru mulai menerbangkan layangan, gin berjalan mendekati hotaru, hotaru melihat gin lalu melihat layangan nya dan memberikan benang layangan itu pada gin, hotaru langsung tersenyum lebar, gin mengangguk dan mengambil benang layangan itu dan menerbangkan nya, mereka berdua bersenang senang bersama
(Seiring berjalan nya waktu penampilan ku berubah, tetapi gin hampir tidak berubah sejak pertama kali kami bertemu)
Mereka berjalan pulang bersama, tapi tiba tiba gin berhenti, hotaru yang menyadari jika gin berhenti melihat ke arah belakang, dia melihat di topong milik gin ada se'ekor kupu kupu hinggap dia mulut toong nya, gin lalu membuka topong nya dan membuat kupu kupu itu berterbangan di wajah nya dan membuat kupu kupu itu berterbangan di wajah nya
dan sa'at di siang hari, hotaru berbaring di lantai dia memegang sebuah kipas
( suatu sa'at aku akan lebih tua dari gin ya? )
hotaru melihay ke atas langit langit lalu menutup wajah nya menggunakan kipas berwarna biru milik nya, lalu datang paman nya yang ingin menawarkan beberapa semangka kepada hotaru
"" aku memotong bebera semangka, ayo makan""
"" ouh, iya""
sambil beranjak bangun
hotaru berlari menghampiri paman nya dan duduk di samping paman nya lalu mengambil satu potong semangka
"" ibu kemana? ""
"" pergi belanja dengan bibimu, mereka pergi membeli hadiah untuk teman teman nya di Yokohama, besok jam berapa kamu naik kereta? ""
"" tidak tautau, tapi seperti nya sampai sore aku masih ada di sini""
"" begitu ya""
"" panas panas begini bikin semangka semakin seger ya? ""
"" emmm""
" kalau begini terus musim dingin akan terasa sangat dingin ""
""memangnya begitu? ""
""begitulah, soal nya daerah ini berada di sela gunung dan jauh dari laut, perbeda'an suhu musim padan dan musim dingin jadi beda sekali kalau dingin nya musim dingin mengikuti panas nya musim panas yang terik..... dewa gunung sekalipun mungkin akan membeku""
hotaru berpikir sejenak
"" paman.... ""
"" eum? ""
"" syal? ""
tanya gin
hotaru ternyata meminta paman nya untuk memberikan nya sebuah syal dan akan dia berikan pada gin
"" iya, tolong pakai selama musim dingin ya! ""
gin yang aneh dengan benda itu terus melihat pada syal itu
"" dadah""
ucap hotaru sambil berjalan mundur
"" iya""
"" sampai jumpa tahun depan""
ucap hotaru sambil melambaikan tangan nya dan pergi berlari, gin juga membalas lambaiyan tangan hotaru dengan lambaiyan tangan. sa'at berada di sekolah, hotaru selalu melamun, dia melamun sampai ada seorang anak laki laki teman nya memanggil nama nya
"" takegawa! kita harus cepat cepat pergi keruangan lain kan? ""
hotaru langsung tersadar
"" ah, benar juga! yang lain sudah pergi ya? ""
"" aku duluan ya""
"" iya, terimakasih ""
sa'at pulang hotaru berjalan sendiri dan sa'at di rumah hotaru tidak bersemangat melakukan apapun bahkan dia juga hanya makan malam sedikit
"" terimakasih hidangan nya""
sambil beranjak pergi dari meja makan
"" loh? kau sudah kenyang? ouh, pasti tadi ngemil lagi sa'at belum makan ya? jangan terlalu banyak ngemil""
ujar ibu hotaru
"" aku tidak makan apa apa kok! aku cuma mau cepat mandi! ""
ucap hotaru dengan nada sedikit marah dan beranjak pergi dari sana
sa'at malam hari, hotaru tidak bisa tidur, dia menatap langit langit dan mulai memejam kan mata nya. pagi hari pun datang, hotaru pergi dari rumah nya untuk pergi sekolah, hotaru terus melamun samapai ada seorang anak laki laki yang memanggil nama nya persis seperti sa'at di sekolah waktu itu
"" takegawa! ""
karna tidak mendapat jawaban anak laki laki itu memanggil kembali nama nya
"" ta-ke-ga-wa""
ahirnya dia mendengar perkata'an anak itu
"" ouh, selamat pagi""
ucap hotaru ""
"" selamat pagi, di depan mu itu ada jalan beku""
hitaru melihat kebawah, dan benar saja jalan yang akan dia bijak membeku
"" bahaya, nanti terpeleset""
anak laki laki itu menjulurkan tangan nya pada hotaru
"" terimakasih""
hotaru menjulurkan tangan nya, anak laki laki itu memegang tangan hotaru
"" hari ini dingin ya. belakangan ini kau sering melamun? sebenar nya kau itu memikirkan apa? ""
(aku ingin.... menemui gin)
sedangkan di desa paman nya di gunung yamagami gin sedang berada di bawah salju, dia memekai syal yang hotaru berikan pada nya waktu itu sa'at dia akan pergi ke kota lagi, sa'at itu gin melepas topong nya, terlihat sebuah asap keluar dari wajah nya sa'at dia membuka topong nya
(aku ingin..... menyentuh gin)
Tahun depan berikutnya lagi, hotaru kembali ke desa paman nya, dan dia juga menunjukan seragam baru nya lagi pada gin
"" Itu seragam barumu? ""
"" Iya""
Sambil mengangguk
Lalu hotaru berjalan mendekati gin dan mereka pun pergi bersama
"" Waktu itu cepat berlalu ya... Sekarang kau sudah SMA ya? ""
""Iya""
Mereka berbicara sambil berjalan menaiki tangga. Mereka ahirnya berhenti di depan sebuah sungai dan berbicara di sana
"" Sekarang Kau tidak berlari ke arah ku lagi ya...""
"" Iyalah, aku sudah kapok di pukul oleh mu""
Mereka berdua menap langit
"" Aku tidak sabarmenanti nya, dalam tiga tahun ke depan sa'at sudah lulus, aku mau mencari pekerja'an di sini,lalu aku bisa terus bersama mu. Di musim gugur, musim dingin, musim semi..... Selalu bersama, Iya kan? ""
Hotaru menoleh ke arah gin
"" Hotaru. biarkan aku bercerita tentang diriku, aku bukan lah roh,tapi..... Aku bukan lagi manusia, sepertinya aku pernah sekali menjadi manusi tapi itu ketika aku masih bayi, waktu aku di buang di hutan ini, sa'at itu aku tidak berdaya, karna terus menangis, seolah olah ingin memanggil kedua orang tuaku kembali, katanya aku terus menangis tanpa henti, wajarnya seharus nya waktu itu aku sudah mati, tapi Dewa gunung memberiku mantra sehingga aku bisa terus hidup sebagai gantinya aku tidak boleh pergi ke mana mana, aku seperti arwah penasaran, hotaru tidak papa melupakan ku, tubuh yang bergantung pad hal mistis itu sangat rapuh, kalau tersentuh oleh tubuh asli manusia maka mantra nya akan hancur dan aku akan menghilang itu memang hal mengerikan seberapa lama kau bisa.....
Hotaru tiba tiba menyela pembicara'an gin
"" Hilang waktu di sentuh, seperti salju saja ya.... Sejujur nya gin, waktu musim dingin aku selalu memikirkan mu, bahkan di musim gugur begitu juga musim, gin jangan pernah lupakan aku ya.... Jangan lupakan, suwatu sa'at nanti waktu akan memisahkan kita kan? Tapi..... Meskipun begitu
Hingga sa'at itu tiba.... Aku akan tetap bersama""
Pada siang hari di hari kedua, hotaru mengajak gin untuk pergi memancing, sa'at tiba di sungai, gin mengatakan tentang festival roh
"" Yokai matsuri? ""
“festival roh”
Penjelasan
Yokai matsuri (よかい祭り) :festival di mana manusia berbadan menyerupai roh
"" Bukan, festival musim panas yang di Selenggarakan para roh""
"" Sama saja kan? ""
"" Tapi nuansanya beda sekali""
"" Nuansa? ""
"" Waktu kau kecil kupikir kau akan takut, jadi tak pernah ku ajak, apa malam ini kau bisa pergi dari rumah? Aku sudah lama ingin pergi bersama mu""
Hotaru langsung berdiri fan berbicara dengan semangat
"" A.... Aku akan pergi! ""
"" Kalau begitu jam delapan di tempat biasa""
"" Tapi..... Festival penuh roh menakutkan tidak yah? Apa lagi malam malam""
Gin melepaskan topong nya dan berbicara ke pada hotaru
"" Tenang saja, di luarnya tidak jauh dengan festivel manusia, tujuan festivel ini untuk meniru manusia, dan aku akan melindungi mu, hotaru""
"" Kalau kau mengatakan itu aku jadi ingin memeluk mu""
Sambil memejam kan mata dan pipi memerah
"" Lakukan saja, serius""
Malam hari pun tiba, festival para roh pun di mulai, di sana banyak sekali para roh yang meniru para manusia, dia sama begitu ramai, banyak sekali hal hal yang menarik di sana
"" Kau benar, seperti festival yang di adakan manusia, semuanya menyamar sebagai manusia""
Ucap hotaru
"" Begitulah, hebat kan? Kadang ada manusia yang membaur""
"" Seperti iwa dan teman teman nya ya? ""
"" Siapa? ""
Hotaru tersenyum kepada gin dan berjalan mendahului gin
"" Hotaru""
Gin mengeluarkan sebuah tali dari dalam lengan baju nya dan menyuruh hotaru mengikat nya di pergelangan tangan nya
"" Ikat ini di pergelangan tangan mu, agar tidak tersesat""
"" Em! ""
Hotaru lalu mengikatkan tali berwarna putih itu di pergelangan tangan nya
"" Seperti kencan saja~""
Ucap hotaru
"" Ini kan memang kencan~""
Wajah hotaru memerah mendengar perkata'an gin
"" Ayo berkeliling ""
Ucap gin
"" Em! ""
Mereka derdua bersenang senang bersama menghabis kan waktu dengan tertawa bersama, mereka melihat sebuah atraksi, mereka melihat atraksi itu, hotaru yang baru pertama kali melihat nya merasa aneh
"" Aneh""
Ucap hotaru
"" Eh? ""
Tapi ternyata atraksi tadi di lakukan oleh salah satu roh, roh itu langsung pergi dari sana dan membuat mereka tertawa gembira
"" Ahahahahaha""
Tiba tiba dari arah belakang ada seorang anak kecil menerobos masuk
"" Ehh! ""
"" Yeyeyeyeyeye, ada yang sedang pacarann""
Ucap anak anak kecil itu, hotaru yang mendengar itu langsung marah dan berteriak kepada mereka
"" Heiii!! ""
Anak anak kecil itu langsung pergi
"" Ahahahahaha""
Sa'at mereka berkeliling lagi, hotaru tidak sengaja melihat ada seorang anak kecil yang memiliki ekor
"" Lihat! Akan itu mempunyai ekor""
""Ahahaha""
Gin yang tertawa
Lalu mereka melanjutakan perjalanan mereka, mereka pergi melihat topeng yang di pasang di sana, hotaru dan gin melihat lihat topeng, tapi hotaru melihat ada sebuah topeng yang berbeda dengan yang lain, lalu hotaru menyentuh topeng itu, tapi siapa sangaka ternyata wajah yang tadi nya di sangaka sebuah topeng adalah salah satu roh, karna sa'at hotaru menyentuh kepala nya tiba tiba kepala itu melihat ke atas, hotaru yang kaget melihat itu langsung pergi dan meminta maaf
""Ma..... Maaf kan aku""
Mereka bersenang senang sa'at berada di festival
Sa'at perjalan pulang
"" Saranya aneh sekali! Mereka menyamar semampu mereka ya... Seperti lomba meniru saja, apa setiap tahun seperti itu? ""
"" Iya, setiap musim panas... Hotaru, aku tak sanggup menunggu musim panas datang lagi, sa'at jauh dari mu, meskipun aku tidak di keramaian, aku ingin pergi menemui mu""
Hotaru berniat ingin menyentuh tangan gin, namun dia tidak bisa melakukan itu, tiba tiba gin melepaskan topeng nya dan memasang nya kepada wajah hotaru lalu mencium nya, ya tentu saja kalau dia tidak menggunakan topeng maka gin akan lenyap
"" Ambilah.... Topeng itu""
Mereka melanjutkan perjalan mereka
(Mungkin di musim panas mendatang..... Dia tidak akan ada di tempat itu lagi, mungkin dia memberi tanda, bahwa ini yang terahir kali nya)
Di perjalan mereka melihat ada dua orang anak kecil berlarian, tapi salah satu dari mereka tidak sengaja anak kecil itu akan terjatuh, tapi gin memegang tangan anak itu agar tidak terjatuh
"" Awas! ""
"" Kau baik baik saja? ""
Tanya hotaru pada anak kecil itu
"" Iya, terimakasih""
"" Hati hati ya! ""
Sa'at hotaru melihat ke arah gin, dia melihat tangan gin yang tadi menyentuh anak itu tiba tiba mengeluarkan cahaya
"" Gin? ""
Hotaru sadar ternyata anak tadi itu manusia
"" Anak tadi itu manusia?! ""
Semakin lama cahaya yang muncul dari tangan gin menyebar kemana mana, dan cahaya yang muncul juga semakin banyak
"" Gin""
Gin melihat ke arah hotaru, dia tersenyum lalu dia merentangkan kedua tangan nya
"" Kemarilah, hotaru! Ahirnya, aku bisa menyentuh mu""
Hotaru melihat cahaya yang keluar dari tubuh gin semakin banyak, dia lalu langsung berlari ke arah gin dan melepas topeng yang dia gunakan, sa'at hotaru memeluk gin, ini adalah momen yang paling mereka tunggu, cahaya yang muncul semakin banyak dan cepat bermunculan, sedangkan tubuh gin semakin lama semakin menghilang, hotaru memeluk dengan sangat erat, sampai ahirnya gin pun menghilang, tidak ada yang tersisa selain baju yang di ngunakan gin yang tergeletak di tanah dan cahaya kunang kunang yang memenuhi seluruh hutan, di antar kunang kunang itu, terdengar sebuah suara gin yang mengatakan
"" Aku mecintai mu""
"" Ya, aku mencintai""
Hotaru mengatakan itu sambil menangis
Hotaru mengambil topeng yang selalu di pakai oelh gin di atas tanah lalu dia memeluk dan mencium topeng itu, dia menyimpan topeng dan baju yang di kenakan oleh gin sa'at mereka pergi ke festival
(Di balik hijau nya.... Di dalam hutan Dewa gunung ini)
Tiba tiba semua roh yang ada di dalam hutan Dewa gunung bermunculan dan salah satu dari mereka berterimakasih pada hotaru
"" Terimakasih hotaru""
"" Sebenar nya kami ingin bersama gin untuk selamanya ""
"" Tapi seperti nya gin ingin sekali menyentuh manusia""
"" Ahirnya dia di peluk oleh manusia, ya.... ""
Hotaru melambaikan tangan nya
( mungkin aku tidak akan..... Menanti musim panas untuk datang lagi, dada ku terasa sesak, air mata ku tak tertahan kan, tapi kehangatan di tangan ku dan kenangan musim panas ini, akan terus hidup dalam hati ku. Jadi, marilah..... Marilah terus melangkah
*tamat
Gyus, cerita ini bukan khayalan aku ya, ini itu ada di anime nya, aku buat cerita ini dari anime, karna aku wibu, jadi tau sedikit sedikit tentang anime ini, semoga semua suka ya, dan maaf jika ada kesalahan dalam penulisan nya
*sekian