Seorang gadis cantik jelita yang banyak di perebutkan semua lelaki di sekolah nya tapi apalah daya gadis tersebut sudah mempunyai pacar, pupus sudah harapan mereka untuk bisa mendapatkan sang gadis tersebut.
Sang gadis tersebut mempunyai pacar karena dia di jodohkan oleh kedua orang tua mereka karena orang tua sang gadis memiliki hutang.
"Ada apa ini bu?" pulang dari sekolah nya dan melihat ibu dan ayah nya yang menangis.
"nak ayah mu mempunyai hutang dan kita tidak mempunyai uang kalau tidak di bayar rumah kita akan di ambil sebagai bayarannya" menjelaskan kepada sang anak nya sambil menangis.
"Dan mereka juga memiliki tawaran agar rumah kita tidak di ambil" sambung nya.
"Tawaran?" tanya gadis tersebut.
"iya nak kamu harus menikah dengan anak nya" jelas ayah nya dan menghampiri putrinya yang langsung membeku di tempat.
"Kalau kamu tidak mau juga gak papa kita akan pindah dari rumah ini, ini juga menyangkut ke bahagiaan mu dan juga masa depan mu" tersenyum dan mengelus pucuk rambut anak semata wayang nya tersebut.
Sang gadis tersebut merasa kasihan kepada orang tua nya, ia memutuskan lebih baik mengorbankan kebahagiannya dan masa depannya dari pada melihat kedua orang tuanya yang disayanginya menangis
"Baiklah aku akan menikahinya tetapi aku mau terlebih dahulu menjalani hubangan ini" ucapnya pasrah
"Apakah kau sudah berpikir terlebih dahulu nak, jangan penting kan kami nak penting kan kebahagiaan mu dan masa depan mu nak" ucap ibu dari sang gadis tersebut.
"Tidak bu aku sudah memikirkan nya" ucap nya berbohong dengan senyum palsunya.
Gadis itu hanya pasrah ketika ia tau calon suaminya atau pacar nya yang sekarang adalah seorang ceo yg ternama di dunia.
Pria tersebut belum mempunyai perasaan terhadap sang gadis tersebut tapi lambat laun mereka sudah berpacaran 1 tahun sang pria tersebut sudah mulai jatuh cinta ke pada sang gadis tapi beda lagi kepada gadis tersebut yg belum menaruh hatinya kepada sang pria yang akan menjadi calon suami nya.
"Apakah begini kisah hidup ku ?, menyedihkan" berjalan bergonta gantai sehabis pulang sekolah dan bergumam memikirkan nasib nya.
Yang sedari tadi mendengarkan gumam nya gadis tersebut.
"Aku akan datang ke kisah hidup mu itu dan kau tidak akan bersedih lagi" gumam seseorang tersebut dan berlalu pergi.
**
"Dari mana saja kau ?" tanya seorang pria yang akan menjadi calon suami nya tersebut.
Kaget "Maaf tadi ada pelajaran tambahan" ucap nya sembari menunduk.
"hmm" pria tersebut hanya berdehem.
"Besok aku akan mengantar mu ke sekolah" ucapnya sembari mengangkat dagu sang gadis nya yang menunduk.
"B-baiklah" ucapnya gugup dan badan nya yang ber gemetar.
Sang pria tersebut yang melihat sang gadis nya yang badan nya bergemetar akibat ulah nya langsung memeluk erat sang gadis tersebut yang akan menjadi calon istri nya itu.
"Aku akan mengantar mu pulang sekarang" ucap pria tersebut.
Sang gadis pun hanya mengangguk angguk kan kepala nya.
--
*Kita sudah sampai turunlah* membuka kan pintu yg di berada di samping.
lalu sang gadis tersebut pun turun dari mobil tersebut.
"Aku akan menjemput mu nanti" ucap nya lalu melajukan mobil nya.
brukk
Seorang pria yang dengan sengaja menabrak sang gadis tersebut.
Pria tersebut berdiri dan membantu gadis tersebut bangkit dari jatuh nya.
Sesosok laki-laki yang sengaja masuk ke kehidupan sang gadis itu dan membuat sang gadis itu jatuh cinta dengan laki-laki tersebut.
Dan dimana esok adalah hari pernikahan dari perjodohan sang gadis kepada pria yang akan menjadi calon nya.
Pulang sekolah gadis tersebut sedang berjalan dengan laki-laki yang membuatnya jatuh cinta kepada sesosok laki-laki yang sengaja menabrak nya. Pria yang akan menjadi calon suami gadis tersebut melihat keakrapan dan interaksi mereka berdua, ia sangat marah dan menghampiri mereka. Terjadilah perkelahian diantara laki-laki tersebut dan pria yang akan menjadi calon suami sang gadis, gadis tersebut hanya bisa menangis dan sampai di mana laki-laki tersebut mengeluarkan dan mengarahkan pistol ke arah calon suami sang gadis tersebut gadis itu pun kaget.
"Kau memilih dia atau aku" berbicara kepada sang gadis dan tetap menodong kan pistol nya ke arah calon suami sang gadis tersebut.
gadis tersebut sangat bingung akan memilih siapa di satu sisi lain laki-laki yang menodong kan pistol ke arah calon suami nya, gadis tersebut sudah jatuh cinta ke pada laki-laki tersebut.
Dan di satu sisi lain yang akan menjadi suami sah nya besok, kedua orang tua nya telah berbaik hati untuk tidak menyita rumah nya, gadis tersebut sangat bimbang akan pilihan nya tersebut.
Ia melihat calon suami nya yang sudah babak belur dan berada di bawah pijakan laki-laki tersebut sambil menodong kan pistol ke kepala calon suami nya tersebut.
"Apakah kau sudah memilih pilihan yang tepat" ucap laki-laki tersebut.
"A-aku memilih calon suami ku aku dan dia besok akan menikah" gadis tersebut menjawab pertanyaan laki-laki tersebut dengan gugup.
Laki-laki tersebut pun geram akann jawaban sang gadis yang ia cintai tersebut.
Dor
satu tembakan mengenai kepala sang gadis tersebut, gadis tersebut pun ambruk di tanah, laki-laki tersebut kecewa akan jawaban sang gadis.
Dor
Lalu pria tersebut menembak kan peluru nya ke arah jantung calon suami sang gadis tersebut dan pria tersebut ke hilangan nyawa nya.
Laki-laki tersebut melihat ke arah sang gadis yang ia cintai lalu tangan laki-laki tersebut yang memegang pistol mengarah kan ke kepalanya sendiri.
Dor
laki-laki tersebut pun telah tiada.
Gadis tersebut mati dalam ke adaan masih memakai baju sekolah dengan kepala nya yang bolong akibat tertembak.
-The end-