Pertemuan pertama
Di suatu pagi di sebuah kota
"" Sa'at nya pergi""
Ucap hotaru
"" Nurut dengan perkata'an pamanmu ya? ""
Ucap ibu hotaru
"" Iya ma""
"" Tiket dan sepatunya nya sudah di bawa? Sepatu gunung nya juga sudah? Apa kamu cuma mau bawa itu? ""
Tanya ibu hotaru
"" Tenang saja, sudah ku masukan ke dalam tas hitam""
"" Jangan sampai lupa barang bawa'an mu di kereta ya, jangan melamun sampai kelewatan stasiun ""
"" Iya, iya.... ""
Jawab hotaru singkat
"" Lah.. Ibu tidak usah hawatir, aku kan kesama tiap tahun""
"" Ini topinya di bawa, nanti kepanasan""
Sambil menyodorkan sebuah topi
"" Tidak usah, tenang saja ma""
Sambil beranjak pergi
""Aku pergi dulu""
Hotaru berlari ke luar dari rumah nya lalu berjalan sedikit perlahan, setelah beberapa sa'at hotaru sampai di sebuah halte bus, lalu dia menyimpan kedua tas bawa'an nya di tempat duduk dan menunggu bus datang, hotaru melihat ke atas lagit
(Pertama kali aku bertemu dengan nya.... Ketika umur ku enam tahun)
(HOTARUBI NO MORI E)
(蛍火の杜人)
(MENUJU HUTAN PENUH CAHAYA KUNANG KUNANG)
(Dikala teriknya musim panas, dihutan dewa gunung yang konon tempat berdiamnya para roh)
Penjelasan
Yamagami(山がミ):"yama(山)"jika di artikan ber'arti gunung, "gami(ガミ)"jika di artikan adalah Dewa/tuhan
(Aku pernah tersesat di dalam nya, setelah berputar putar mencari jalan keluar, aku pun kelelahan sampai tak bisa bergerak, ketika aku mulai menangis karna takut dan kesepian, dia muncul dari ke jauhan)
"" Hikss.. Hikss.. Hikss.. ""
Suara tangisan hotaru
Lalu tiba tiba dia mendengar suara
"" Hei, pendek! ""
Hotaru mencari sumber suara itu, dia melihat ke arah belakang, depan, samping, lalu dia melihat ada seseorang berdiri di balik pohon
"" Kenapa kau menangis? ""
Tanya orang itu

Karna dia melihat ada seseorang, dia pun berdiri dan berlari ke arah orang itu lalu berteriak
"" Ada orang! Aku selamat! ""
Sa'at hotaru ingin memeluk orang itu, tiba tiba orang itu menghindar, dan membuat hotaru jatuh tersungkur, dia berdiri dan menggelengkan kepalanya, lalu dia melihat ke arah orang itu
"" Ma... Maaf""
Ucap orang itu sambil melihat hotaru
"" Kau ini anak manusia kan? Jika manusia menyentuh ku, maka aku akan menghilang""
Lalu hotaru bertanya pada orang itu
"" Jika manusia.....? Memangnya kaka bukan manusia? ""
"" Di hutan inilah..... Aku tinggal""
Ucap orang itu
"" Berarti.....kaka roh? ""
Tanya hotaru kegirangan
Penjelasan
Yokai-san(よかいさん) tambahan-san untuk orang baru di kenal atau lebih tua. Bisa juga di bilang tatak krama untuk memenggil seseorang di jepang
"" Tapi.... Apa yang kau maksud dengan menghilang? ""
suasana di antara mereka tiba tiba jadi hening
Tiba tiba hotaru menjulurkan tangan nya berniat ingin menyentuh orang itu, tapi lagi lagi orang itu menghindari, sa'at hotaru ingin menyentuh nya lagi, orang itu menghindar lagi, dan hotaru lagi lagi mengejar orang itu, sa'at hotaru ingin mengejarnya lagi, orang itu langsung memukul hotaru dengan sebuah tongkat kayu

"" Brugggg""
Hotaru langsung terjatuh, dia menangis ke sakitan sambil memegang kepala nya
"" Beneran bukan manusia ya.....? Tidak ada manusia yang memukul anak kecil seperti itu""
Sambil menangis
"" Yang ku maksud menghilang adalah.... Lenyap""
Hotaru bangun dan melihat kembali orang itu
"" Dewa gunung-sama memberiku semacam mantra, jika aku tersentuh oleh manusia itulah ahir hidup ku""
Hotaru langsung duduk dengan tegak dan memimta maaf
"" Ma....Maafkan aku""
"" Peganglah, pendek""
Sambil menyodorkan kayu yang tadi di gunakan nya untuk memukul kepala hotaru
"" Kau tersesat kan? Akan ku antar keluar dari hutan ini""
Hotaru langsung tersenyum pada orang itu, lalu dia berteriak terimakasih pada orang itu dan berlari ingin memeluk nya
"" Terimakasih?! ""
Tapi orang itu lagi lagi nya lagi menghindar dan berteriak pada hotaru dan memukul hotaru lagi
"" Uwahhhhhhhh! ""
"" Brugggggg""
"" Sudah ku bilang..... ""
Ucap orang itu
"" Ma.... Maaf, kebiasa'an""
Sambil merguling guling di tanah dan memegang kepalanya
Ahirnya orang itu mengantar hotaru keluar dari hutan itu, mereka berjalan melalui sebuah tangga yang cukup panjang, kayu yang tadinya di gunakan orang itu untuk memukul hotaru ia gunakan sebagai pegangan untuk hotaru

"" Rasanya seperti sedang kencan ya...
Ucap hotaru
"" Kencan yang tidak ada romantis romantisnya ya..... ""
Mereka berjalan bersama melawati tangga itu,
Tiba tiba orang itu bertanya pada hotaru
""Apa kau.... Tidak takut? ""
"" Takut apa? ""
"" Tidak""
Setelah mereka keluar dari hutan, orang itu memberitaukan jalan pulang kepada hotaru
""Dari sini jalan lurus saja, nanti ada jalan setapak. Selamat jalan""
"" Apa kaka selalu ada di sini? Jika aku datang kembali, bisakah kita bertemu kembali? ""
"" Di sini adalah hutan di mana Dewa gunung dan roh tinggal, kau akan tersesat jika menginjakan kaki di sini, kau tak seharusnya ke sini. Itu yang dikatakan penduduk desa kan? ""
"" Namaku takegawa hotaru, nama kaka siapa? ""
Orang itu tidak menjawab
"" Pokoknya, aku akan kembali lagi ke sini membawa sesuatu untuk berterimakasih! ""
Hotaru berbalik badan dan berlari, sa'at hotaru berlari, orang itu mengatakan nama nya
"" Namaku gin(jin) ""
Mendengar itu hotaru langsung berbalik dan berhenti, tapi sa'at dia berbalik orang itu sudah tidak ada, ahirnya hotaru pergi menyusuri sebuah jalan setapak yang di beritaukan oleh gin, sa'at di tengah jalan dia bertemu dengan paman nya yang sedang mencarinya
"" Hotaru! ""
"" Ah! Paman! ""
"" Dasar.... Anak bodoh! ""
Sa'at hotaru berlari ingin memeluk paman nya, paman nya malah memukul kepala hotaru
Duhhh, jadi kasi'an ama hotaru, dari tadi kena pukul terus(autor)
"" Jangan kehutan sendiri'an! Bagaimana kalau terluka?! ""
Hotaru tidak menghiraukan perkata'an paman nya, dia langsung memeluk paman nya dan menangis
Sa'at perjalan pulang menuju desa, hotaru bertanya pada paman nya
"" Paman""
"" Hm? ""
"" Apa benar para roh tinggal di hutan ini? ""
"" Hutan dewa gunung ya? Entahlah...... Katanya memang ada, waktu paman kecil paman ingin sekali bertemu dengan roh jadi sering bermain bersama teman" Ke sini, ahirnya tidak ketemu, tapi kadang ada penampakan bayangan, pada malam musim panas kadang terdengar suara dercikan dari arah sungai dari hutan, terus iwa-chan dan teman teman nya bilang, penar ikut festival musim panas di dalam hutan, tapi tidak ada yang tau siapa yang membuat festivel di hutan Lalu festival apa itu? Mulai sa'at itulah di cerikan ada roh yang membuat festival di sana, aduh! Jadi ingat dulu, waktu paman bocah, bodoh sekali! Ahahahahahaha! ""
Sa'at malam hari, suara jangkrik terdengar sangat jelas di desa, sedangkan hotaru yang dari tadi tidak bisa tidur bergulang guling ke sana kemari, lalu dia menatap langit langit dan mengingat perkata'an yang penah di katakan oleh gin(jin) pada hotaru
""Di sini adalah hutan di mana Dewa gunung dan roh tinggal, kau akan tersesat jika menginjakan kaki di sini""
Hotaru menutupi sebagian wajah nya, dan tidak lama kemudian dia pun tertidur. Malam yang panjang
"" Kau datang lagi""
Ucap gin(jin)
"" Kukira kau tidak berani datang ke sini lagi""
"" Kaka.... ""
"" Eum? ""
Sambil memiringkan kepalanya
Hotaru langsung berteriak dan berlari berniat ingin memeluk nya
"" Kaka menunggu ku ya?! ""
"" Brugggg""
Gin(jin) memukul kepala hotaru lagi
"" Kau ini tidak pernah paham ya? ""
"" Kebiasa'an kalau senang... ""
Gin melompat dari tangga atas sampai bawah
"" Di sini panas, ayo cari tempat yang teduh""
""Eh? ""
"" Jangan hawatir, nanti ku antar ke sini lagi""
Sambil menaiki tangga
Hotaru tersenyum kepada gin(jin) dan berlari mengikutinya, mereka berjalan melalui tangga, lalu berjalan melalui sebuah jembatan sambil memakan es krim, setelah sampai di dalam hutan hotaru terus mengikuti gin(jin) dia melihat sekeliling hutan itu, setelah beberapa sa'at dia merasa ada yang mengikuti mereka, tapi sa'at dia melihat nya ke belakang dia tidak melihat siapa siapa, dia melanjutkan perjalanan nya, tiba tiba ada sebuah bayangan yang mendekati mereka, hotaru yang merasakan ada seseorang yang mendekati mereka langsung menoleh ke arah bayangan itu, dia melihat ada sebuah bayangan berdiri di belakang pohon, lalu bayangan itu memanggil Gin(jin)
"" Gin, itu anak manusia kan? ""
Hotaru mundur ke belakang karna ketakutan
"" Boleh aku makan? ""
Ucap bayangan itu
Hotaru yang ketakutan bersembunyi di belakang gin(jin)
"" Tidak boleh! Dia teman ku""
"" Begitu ya.... Anak manusia, tolong jangan sentuh kulit nya gin(jin)kalau kau melakukan nya, aku akan memakan mu! ""
Hotaru semakin mundur mendengar perkata'an bayangan itu
"" Kesyangggg! Kesyangggg!""
Setelah gin(jin) mengatakan itu bayangan itu tiba tiba berubah menjadi se'ekor rubah, rubah itu menaiki sebuah dahan pohon
"" Oh, rubah ya? ""
Ucap Hotaru
Lalu rubah itu pergi meninggalkan mereka dan menghilang setelah lumayan jauh
"" Dia itu adalah salah satu roh, kadang mengubah wujud agar orang lain takut, tapi sebenarnya dia itu roh yang baik""
Tiba tiba hotaru memejamkan mata nya lalu berteriak keren dengan keras
"" Keren! Baru kali ini aku melihat roh asli, ternyata benar benar ada ya? ""
Hotaru melompat lompat kegirangan
"" Terus kau anggap aku ini apa? ""
Ucap gin(jin)
"" Keren! Keren! Keren! ""
Mereka melanjutkan perjalanan, lalu hotaru bertanya pada gin(jin)
"" Apa kamu roh tanpa wajah atau sejenis nya gin(jin)? Kenapa kau memakai topeng? ""
"" Tidak ada alasan husus, jangan pedulikan diriku, ceritakan tentang dirimu hotaru""
Tiba tiba hotaru tersenyum
"" Kau penasaran? ""
"" Itu sebab nya aku menunggu mu""
Hotaru berlari mendahului gin(jin)
(Ke'esokan harinya dan hari hari seterus nya aku selalu datang ke hutan, berlarian dan bermain di sekitar gunung bersamanya adalah kegiatan musim panasku)
"" Sini sini""
Ucap hotaru kecil
"" Di sini lebih baik""
"" Ah! ""
Tiba tiba angin meniup topi yang di kenakan hotaru
"" Ahh? ""
Topi itu tersangkut di atas pohon dan gin(jin) membantu hotaru untuk membawanya dan memberikan nya pada hotaru, lalu hotaru memakai topi itu kembali sambil berputar dan mengucapkan terimakasih
"" Terimakasih "
Lalu mereka pun melanjutkan perjalanan mereka. gin(jin) membuat sebuah kapal kecil dari sebuah daun dan melayarkan nya di subuah sungai dan hotaru mengejarnya,
(Walaupun terlihat membosankan, tapi rasanya sangat menyenangkan)
Pada siang hari hotaru dan gin(jin) sedang ada di sebuah padang bunga, hotaru sedang memetik beberapa bunga, sedangkan gin(jin) sedang tertidur di atas rumput, hotaru yang melihat gin(jin) tertidur menghampirinya dan bertanya
"" Gin(jin), kau tertidur? ""
Hotaru yang penasaran membuka topong yang di pakai gin(jin)
(Kalau menyentuh topong nya saja tida papa kan? )
Hotaru lalu membuka topong yang selalu di pakai oleh gin(jin), seketika hotaru terkejut karna melihat wajah gin(jin) itu sama saja dengan wajah manusia pada umum nya bahkan gin(jin) terlihat tampan

sa'at hotaru melihat wajah gin(jin) tiba tiba gin(jin) terbangun dan membuat hotaru terkejut dan memakaikan topong itu kembali kepada wajah gin(jin) dengar keras
"" Ah, maaf! ""
"" Aduhhh! Orang sedang tidur di ganggu! Kau memang anak nakal ya""
"" Maaf... Tapi kau hanya pura pura tertidur kan?""
"" Aku seperti manusia biasakan? ""
"" Kenapa memakai topong itu? ""
"" Kalau tidak memakai ini, aku tidak terlihat seperti roh bukan? ""
Gin(jin) dan hotaru saling bertatapan
"" Kau memang aneh""
Ucap hotaru
Gin yang mendengar itu langsung tertawa
"" Hahahahha""
Sa'at perjalanan akan pulang, hotaru mengatakan pada gin(jin)kalau dia besok akan kembali ke koto lagi
"" Begini gin(jin)...... Mulai besok aku..... Tidak bisa datang ke sini lagi.... Aku sudah pernah cerita bukan? Aku cuma menginap di tempat paman ku selama musim panas, jadi besok aku harus pulang""
Sa'at hotaru melihat ke arah gin(jin) dia tidak bereaksi apa apa, hotaru lalu mengela napas dan tertunduk
"" Apa tahun depan kau akan kemari lagi? ""
Mendengar pertanya'an gin(jin) hotaru langsung senang dan tersenyum lalu mengangguk
"" Iya! ""
(Itulah yang membuat musim panas.....Menjadi sesuatu yang aku nantikan, janji musim panas kami gin selalu menungguku di tempat biasa)
"" Dingin sekali""
Hotaru mencelupkan kaki nya pada air danau
"" Aneh sekali kau ini... Namanya air ya jelas dingin""