"MITSUKATTA MITSUKATTA MITSUKATTA!!!"
namaku yoru akame, siswi kelas satu SMA sementara ini aku tinggal di asrama sekolah disini terasa sangat membosankan, saat siang kami akan belajar dan saat malam kami harus tidur cepat agar tidak bangun kesiangan, setiap hari Minggu kami melakukan aktivitas masing masing.
malam ini adalah malam Minggu, aku dan beberapa orang temanku berencana melakukan sebuah permainan di sekolah, permainan ini disebut petak umpet setan, setiap beberapa Minggu sekali kami kami sering melakukan permainan ini, tapi kali ini seperti nya agak berbeda.
00:00
tepat tengah malam jendela kamar kami terbuka, angin berhembus kencang mengibarkan tirai tirai jendela, aku dan teman sekamar ku terbangun dari tidur dan mimpi indah kami, bersamaan dengan angin kencang itu suara tawa misterius terdengar menggema di seluruh kamar.
" KEKEKE GADIS GADIS MANIS IKUTLAH BERSAMAKU ATO KITA BERMAIN!!!"
begitulah suara misterius itu terdengar, saat aku menoleh ke arah jendela aku melihat seorang anak laki laki duduk di jendela kamar, saat aku mengedipkan mata kami sudah berada di bangunan sekolah tua, rasa takut mulai menyelimuti bulu kuduk ku mulai berdiri suara tawa misterius memecah keheningan.
" KEKEKEKE GADIS GADIS MANIS BERMAINLAH BERSAMA KU KALIAN BERSEMBUNYI DAN AKU AKAN MENCARI KALIAN KEKEKE"
mendengar hal itu aku baru sadar kalau kita bertiga dipaksa untuk memainkan petak umpet setan.
" 1,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, 2,,,,,,,,,,,,,,,,, 3,,,,,,,,,,,,,,,,,, 4,,,,,,,,,,,,,,,, 5,,,,,,,,,,,,,,,"
suara misterius itu mulai menghitung jika tidak salah dalam hitungan ke 10 dia akan mulai mencari, aku sontak langsung bersembunyi bagaimana pun caranya harus bersembunyi agar tidak ditemukan, hitungan terus berlanjut.
setelah hitungan ke sepuluh aku mendengar suara teriakan seorang wanita, yang merupakan teman ku sendiri, dia berteriak dengan histeris, dalam teriakan nya juga terdengar suara tawa, suara mereka memecah heningnya malam.
" HIHIHIHI MITSUKATTA MITSUKATTA!!!"
tanpa peringatan iblis itu sudah berada di belakangku, membawa sebuah pisau di tangannya, saat aku menoleh ke arah nya aku melihat tangan kanan nya yang menggenggam pisau sudah bersimbah darah dan di tangan kirinya terdapat dua kepala yang tidak lain adalah kepala teman ku.
Dengan rasa penuh ketakutan aku berlari menyusuri lorong lorong bangunan sekolah tua, aku berteriak tapi tidak ada yang menjawab, iblis itu melayangkan pisau ke arahku jika aku lengah sedikit saja nyawaku akan menjadi budaknya, aku terus berlari tanpa menoleh kebelakang.
saat aku mulai menyerah kehabisan tenaga dan putus asa, secarik cahaya harapan muncul, petugas keamanan sekolah datang karena ada laporan hilangnya tiga murit dari asrama, saat aku hendak meraih gagang pintu keluar iblis kejam itu menemukanku.
"MITSUKATTA!!!, MATILAH DAN JADILAH SALAH SATU BUDAK MANIS KU!!!..... BRAAKKK....SHINU!!"
TAMAT
jangan lupa like dan komen ya#