Kring...kring... suara handphone Rey berbunyi
"Hiii selamat pagi sayang, bagaimana kita jadi keluar sekarang ???"(ucap Karen)
"iya sayang jadi kebetulan aku sudah izin gak masuk kerja hari ini" (balas Rey)
Merekapun akhirnya pergi menghabiskan hari berduaan, Haripun mulai gelap Sang Mentari sudah mulai memancarkan cahaya kemerahannya sementara mereka masih duduk menikmati suasana.
Tidak lama kemudian akhirnya Karen memutuskan untuk mengajak Rey pulang ke rumah.
"sayang kita balik yuk" (ucap KAREN dengan nada rendah)
"sebentar sayang, kita kan baru ketemu lagi setelah sekian Minggu kamu diluar Kota, aku pengen kita habisin hari ini sedikit lebih lama lagi sayang (tegas Rey ) setelah di bujuk akhirnya Karen pun mau untuk lebih lama lagi.
Jarum jam pun berputar detik demi detik hingga sudah di angka 21:15 merekapun akhirnya sepakat untuk pulang, saat Karen hendak bangun dari duduknya tiba tiba terlihat sosok hitam tinggi besar tepat berada tepat di belakang Rey,
sontak Karenpun berteriak dengan kencang hingga membuat orang-orang di sekitarnya menghampiri mereka berdua.
Tidak lama kemudian mereka akhirnya pulang, sepanjang perjalanan Karen mulai berpirik aneh karena bukan sekali saja dia melihat bayangan hitam itu berdiri tepat di belakang Rey.
Hari demi hari Rey menjalankan aktivitas seperti biasanya, dia mulai berpikir sudah 5 hari Karen tidak mengabarinya, Reypun mencoba menghubunginya melalui telephon namun sayang tidak terjawab,
Dia (Rey) penasaran apa yang terjadi dengan kekasihnya itu, diapun memutuskan untuk kerumah Karen, sesampainya disana Karen kaget seperti orang ketakutan dan mencoba untuk menjauhi Rey, dia (Rey) heran dengan tingkah kekasihnya itu, akhirnya setelah mencoba berkali-kali membujuk Karen untuk berbicara Karenpun berterus terang kepadanya,
"sebenarnya ada sesuatu yang akan aku sampaikan" ucap Karen sambil terlihat ketakutan
"ada apa Ren cerita saja ke aku, jangan malah menjauh begitu aku kan khawatir" tegas Rey
Akhirnya Karenpun mencetitakan apa yang dia alami selama 5 hari belakangan ini, dia mulai bercerita ke Rey tentang apa yang dilihat di belakang Rey saat mereka pergi bersama waktu itu, dan kejadian kejadian aneh mulai menimpanya 5 hari belakangan ini mulai dari mimpi buruk, bayangan hitam yang setiap saat menterornya,
Pada akhirnya Rey mengambil keputusan untuk mengajak Karen Berlibur di suatu vila milik keluarganya , diapun mengajak ke 3 sahabatnya yaitu Toni, Rani & Sinta (karena menurut Rey itu hanya halusinasinay Karen saja)
sebelum berangkat merekapun sepakat untuk berkumpul di rumah Karen terlebih dahulu untuk melegkapi keperluan apa saja yang mungkin mereka akan butuhkan di Vila nanti.
Sesampainya di rumah Karen, Rey dan Sinta menunggu kedatangan Toni dan Rani, saat itu Karen, Rey dan Sinta memutuskan untuk memasak di dapur untuk makan malam nanti, karena rencana mereka menginap dulu di rumah Karen sebelum berangkat ke Vila milik keluarganya Rey
jarum jam sudah di angka 17:45 PM tiba tiba saja terdengar suara ketukan pintu depan namun tak ada suara orang yang memanggil,
•Rey "Nanti biar aku aja yang bukakan mereka pintu" (berbicara dengan Karen & Sinta)
Reypun menuju pindu depan, saat pintu dibuka tak ada seorangpun yang di depan pintu tersebut
"Alah sialan nih Toni kebiasaan berulah lagi" ucap Rey dala hati
dia pun memanggil-manggil "Ton, Toni gak usah becanda gitu ah gak asik, lu kalo mau becanda yang lebih ekstrim sedikit lah, ini mah cemen"
Saat itu tak ada seorangpun yang menyahut, pada akhirnya Rey masuk ke dalam rumah dan menutup pintu lagi.
"Rey, Toni sama Rani mana ? ucap Sinta
"Gak tau ah mereka bencandanya gak asik, pas tadi aku buka pintu merek gak ada" tegas Rey
"TOK..TOK..TOK..! tiba-tiba terdengar lagi suara dari ketukan pintu....
"Tuh kan mulai lagi si Toni" kata Rey
"coba deh biar aku saja yang keluar" kata Sinta
"Oke Sin nanti biar masakan untuk kita makan malem aku yang bawa ke ruang tengah sama Karen" ucap Rey
pada saat itu Sinta menuju ke depan pintu untuk di bukanya, sedangkan Rey dan Karen membawa makanan ruang tengah
Setelah pintu di buka Sinta benar saja tak ada orang sama sekali, Sinta pun heran dan memiliki perasaan aneh, diapun bergegas akan menutup pintu kembali, namun saat itu pula Toni dan Rani memanggilnya dari depan halaman rumah....
perasaan sintapun agak tenang setelah melihat mereka berdua, akhirnya mereka masuk bersamaan ke ruang tengah.
Merekapun memulai pembicaraan,
•Rey ("Toni becanda lu gak asik")
•Toni ("apaan sih rey gak jelas sekali")
•Rani ("ia nih kamu kenapa sih rey")
•Sinta ("sudah-sudah gak usah ribut") sambil merasa ada yang aneh
•Rani +
("Oh iya ren, mama papa sama adek kamu kemana ?")
•Karen (Merka sudah berangkat tadi pagi keluar kota jengukin mbah, aku sudah di kasi izin kok besok buat ikutan ke Vila keluarganya Rey)
merekapun berbincang cukup lama sembari menyantap makanan yang sudah mereka sajikan,
tiba tiba "PLAKKK" terdengan suara dari luar rumah mereka kaget dan saling menatap satu sama lain,
Sinta yang anaknya agak penakut mulai merasa aneh lagi dia berkata "wah wah ada yang gak bener nih" sementara waktu sudah jam 22:30,
"gak kenapa napa kok Sin itu paling mangga jatoh" kata karen sambil merasakan sesuatu yang janggal, diapun teringat kejadian kejadian yang kemarin.
Selesai.
Selanjutnya PART 2...
#jangan lupa follow & like yah teman-teman yang baik hati
biar PART 2 segera di selesaikan.
terimakasih