Sudah lama Putri belum mendapatkan pekerjaan , dia merasa sedih sekali karena dia adalah anak tertua dari pak Eko dan bu Rahma ! Putri mempunyai dua adik yakni Nadia dan Gang keduanya masih sekolah. Nadia SMA dan Gilang baru sd.. Sudah puluhan surat Lamaran kerja, di kirimkan Putri kemana mana namun belum juga ada panggilan ! setiap hari pak Eko dan bu Rahma selalu berdoa agar Putri segera mendapatkan pekerjaan. Doa dari kedua orang tua pasti selalu terkabulkan, benar saja akhirnya apa yang di inginkan oleh Putri terjawab ! sebuah surat lamaran kerja milik Putri akhirnya di terima di salah satu pt di kota.
Suatu hari datang pak pos datang mengantarkan surat untuk Putri, yang memberitaukan bahwa Putri di terima kerja dengan syarat Putri harus menetap di kota ! dengan senang hati Putri dan keluarganya menerimanya. "Berangkatlah naaakkkk....!!!! bapak dan ibu mengizinkanmu." tutur pak Eko dan bu Rahma dengan bersuka cita, "Terima kasih bapak, ibuuu...!!!! atas restu kalian." bisik Putri dengan penuh bahagianya, keesokkan harinya Putri berangkat ke kota memenuhi panggilan kerja ! pak Eko sekeluarga melepasnya dengan berat. Namun demi cita cita Putri mereka mengizinkannya. Di kota Putri bekerja di salah satu perusahaan ternama, di sana Putri cepat mendapatkan teman ! baru beberapa hari bekerja Putri sudah mempunyai banyak teman seperti Juna dan Anjani. Mereka berdua sama samat menjadi karyawan seperti Putri, setiap hari mereka selalu berangkat dan pulang kerja bersama sama ! telah sebulan penuh mereka bekerja dan tiba hari libur kerja. Mereka bertiga mendapat hari libur bersama, Juna mengajak Anjani dan Putri untuk pergi liburan ! melepas penat dari bekerja. Mereka bertiga memutuskan untuk menjelajah hutan yang berada tak jauh dari kota yang mereka tempati, "Tapi hutan itu bukannya angker yaaa...?" kata Anjani sedikit ragu, jawab Juna memastikan "Nggak koookkkk....!!!! itu cuma mitos Saja, biar kalian takut." Setelah di beritau Juna panjang lebar, merekapun telah memantapkan hati untuk datang kesana.
Pagi pagi sekali mereka bertiga berangkat, sekira 50 menit mereka menempuh perjalanan hingga sampai di hutan tersebut ! mereka bertiga segera turun dari mobil untuk menikmati pemandangannya yang indah dan bagus tersebut. "Sungguh indah sekali yaaaa...." ucap Putri dengan penuh kagum, mereka bertiga berfoto ria mengabadikan moment liburan tersebut ! saking asyiknya berselfi ria tak sadar mereka telah menyusuri hutan hingga jauh dari manusia. Pohon tinggi yang lebat, hanya sesekali terdengar suara suara binatang buas yang memecah kesunyian di hutan tersebut ! karena mereka bertiga telah lelah menyusuri hutan. Merekapun beristirahat sejenak, "Yuk kita istirahat dulu, lelah sekali....!!!!." bisik Anjani sambil duduk di bawah pohon besar tak jauh dari tempat mereka berhenti, lanjut Putri "Iya nich... kebelet pipis segala." sahut Juna sanbil bercanda "Sudah sana buruan segera pipis, manti ngompol." celetuk Anjani "Maaf gue lelah sekali Put, pergi sendiri saja Yaaaaa....!!!! pleace." sahut Putri sambil berlari menjauh agar tidak di intip mereka berdua "Oke, jangan ngintip yaaaa.....!!!!." Jawab Juna dan Anjani "Yaaaa....!!!!" Putri berlari sekira 100 meter dari temsn teman, karena sudah tidak tahan Putripun buang air kecil di bawah pohon besar tanpa amit amit dulu ! sekitar 10 menit Putri buang ajr kecil.
Tanpat di sadarinya yang dia tempati buang air kecil adalah pohon beringin besar nan lebat, saat Putri selesei buang air kecil ! pohon tersebut di huni iblis terjahat dan terseram di hutan itu . Dia marah sekali saat dia sedang tidur ada yang menyiramnya, dia ingin meghabisi orang yang mengganggunya ! tiba tiba ada seseorang yang lewat di Belakang Putri berdiri. "Udah deh Jani.... nggak usah menakut nakuti gue, gue nggak takut." seseorang tersebut semakin terus mengganggu Putri, dengan mondar mandir di belakangnya Putri ! bulu kuduk Putri berdiri. Putri mencoba menenangkan dirinya dan seem akin marah "Sudah deh Juna, Anjani...!!! nggak usah iseng dan jail deh, nggak lucu." Putri men cob a mencari Juna dan Anjani, namun mereka berdua tidak ada di situ mengganggunya ! Putri berjalan perlahan dengan celingukan ke sana kemari namun tidak ada nampak batang hidungnya Juna dan Anjani.
Putri semakin panik dan takut diapun menangis memanggil manggil Juna dan Anjani, namun yang di panggil tak menyahut sama sekali ! sementara di tempat Yang lain Juna dan Anjani telah sembuh dari rasa lelahnya, mereka bermaksud untuk kembali keluar dari hutan terssbut ! namun saat hendak balik Putri belum kembali dari buang air kecilnya. Hari semakin sore namun Putri belum ada kembali ! Juna dan Anjani mencoba menghubungi Hand phone Putri namun tidak tersambung karena tidak ada sinyal. Merekapun menyusuri hutan sambil memanggil manggil nsma Putri, namun sedikitpun Putri tidak ada menyahut ! Sedangkan Putri masih muter muter di sekitar pohon beringin besar tadi yang di pakai buang air kecil tadi. Putri semakin lelah dan lemas diapun duduk di bawah pohon beringin tersebut, saking lelahnya diapun tertidur ! di dalam tidurnya Putri bermimpi di datangi seseorang bertubuh besar dan berwajah seram. Di dalam mimpinya iblis tersebut berkata "Hai anak manusia.... dasar kurang ajar kamu, anak tidak tau sopan santun, rasakan ini." Iblis tersebut menyiksa hsbis habisan Putri ! dari rambut Putri yang di jambaknya hingga tubuh dan wajah cantik Putri di cabik cabiknya hingga terkuka parah. Putripun geragapan bangun dari tidurnya, dia sudah tak mampu berbicara sama sekali ! wajahnya yang cantik berubah menjadi lebam lebam menjijikkan. Dan sekujur tubuhnya penuh luka seperti terbakar. Putri menangis histeris dia tidak rela wajah dan tubuhnya sangat menjijikkan sekali ! hari semakin petang dan malampun tiba. Di tempat yang lain dengan bantuan senter kecil dan cahaya smarthphone. Juna dan Anjani masih tetap mencari Putri, tak berselang lama senter Juna menyoroti sebuah pohon besar dan di bawahnya duduklah Putri ! Juna dan Anjani berlari berhamburan menghampiri Putri. "Putriiii.....!!!!." jerit Juna dan Anjani penuh bahsgia karena akhirnya Putri berhasil di ketemukan, Putri hanya mongap mangap mencoba berbicara namun tidak keluar suaranya ! Juna dan Anjani pun tak mengerti apa yang di maksud oleh Putri. Hari semakin malam dinginpun mencekam, malam sangat gelap gulita tak ada seberkas cahaya sedikitpun yang menerangi ! sesekali burung burung hantu saling bersiul bersahutan memecah sepinya malam. Sesekali angin sepoi sepoi menghempas dinginnya malam,hanya nyamuk nyamuk berseandung riang mendapatkan santapan lezat ! mereka terlelap dalam tidurnya karena kelelahan. Tak berselang lama dari keauhan sayup sayup terdengar ayam berkokok bersahut sahutan menandakan hari telah pagi, burung burungpun merdu berkicau membangunkan manusia yang masih terlelap dalam tidurnya ! langitpun mulai terang dan di ufuk timur sana mentari pagi telah terbit. Anjani, Juna dan Putri sudah mulai bangun dari tidurnya, setelah makan dan minum bekal seadanya sisa bekal kenaren mereka melanjutkan perjalanan kembali. Hampir setengah jam mereka berjalan dari dalam hutan hingga keluar dari hutan, akhirnya mereka sampai di tempat berhentinya mobil mereka ! putri segera di larikan ke rumah Sakit oleh Anjani dan Juna. Namun Tuhan berkehendak lain, saat masih di perjalanan menuju ke rumah sakit Putri telah menghembuskan nafasnya yang terakhir ! Juna dan Anjani sangat sedih sekali dengan kepergian dari Putri. Karena Putri memang anak yang baik, namun karena keteledorannya dia kena imbasnya sendiri ! jenazahnya di bawa pulang ke kampung halamannya . Dan jenazahnya di makamkan di sana, pak Eko dan bu Rahma sangat sedih sekali dengan kematian Putri yang begitu cepat ! sungguh mengibakan kisah hidupnya semoga bisa menjadi pembelajaran untuk semuanya.
SELESEI