hari ini cuaca begitu mendukung di mana matahari yang tak bersinar lagi kabut yang semakin menjadi dan inilah waktunya aku untuk memulai permainan ini.
_____
seorang pria berwajah balon tengah asik menghitung tali dadung yang akan ia gunakan untuk main bersama anak anak. sepertinya ia bahagia sekali terbukti dengan gambar senyum yang ia lukis di wajahnya sendiri.
" permisi paman, kita jadi main? " salah seorang anak menghampirinya dengan terpogoh pogoh, sambil membawa permen kapas di tangannya, pria berwajah balon itu tersenyum bahagia ia mengangguk antusias.
ia gadeng anak itu, dan menghampiri anak anak lainnya sambil membawa tali dadung yang ia hitung tadi, cukup untuk 10 anak yang bermain.
" ayo kita mulai! hihihihi! " ucap lelaki berwajah balon itu yang membuat antusias anak anak kecil membuncang.
______
" jadi aku punya pertanyaan untuk kalian! dan siapa orang yang menang bakal paman ajak kerumah paman yang penuh permen itu! " ucap lelaki balon itu menunjuk rumah kosong dimana di mata anak anak itu adalah rumah surga permen. semua anak berteriak kegirangan. saat pertanyaan pertama di lontarkan salah satu anak terpintar menjawab.
" jadi ini cluenya , ada seekor kijang dan harimau, mereka adalah sahabat dari kecil, kalian tau kan kijang dan harimau itu adalah musuh yang sebenarnya " semua anak mengangguk. " jadi suatu hari saat mereka sedang makan menikmati hasil buruan mereka bersama kijang berteriak padahal harimau tengah asik menyantap makanannya, dengan tergesa-gesa harimau menghampiri kijang yang berteriak tadi karena kijang adalah sahabatnya, harimau berlari dan terus berlari mencari dimanakah gerangan sang kijang! " pria balon tadi menghentikan sejenak ceritanya.
" lalu paman bagaimana lagi? " tanya salah seorang anak, pria tadi lalu melanjutkan lagi. " ini pertanyaannya, inget di jawab dengan benar nanti paman ajak ke rumah permen kalian mau? " tanya pria itu yang diangguki antusias semua anak.
" pertanyaannya dimana gerangan kijang berada? " tanya pria balon itu masih tersenyum.
salah seorang anak mengacungkan jarinya ia lalu menjawab. " kijangnya di buru sama hewan lain paman! " ucap anak itu yang di senyumi oleh sang pria. " ya benar sekali, nama kamu siapa? " tanya pria itu " bari paman" ucap anak tadi, pria balon itu mengangguk dan tersenyum kearahnya.
" bari ayok ikut paman, yang lain nunggu dulu ya! " ucap lelaki tadi, anak itu tampak antusias ia sampai mengejek teman temannya yang lain. pria tadi lalu menggandeng tangan anak itu sambil membawa satu dadung yang ia siapkan tadi.
tak selang beberapa lama pria berkepala balon tadi kembali namun ada yang aneh dengannya salah satu anak mengetahui hal itu ia mencium bau anyir darah dari baju pria tadi, anak itu memilih diam dan tidak bersuara.
pertanyaan kembali di mulai. seluruh anak siap siap dan antusias. dalam beberapa pertanyaan hampir seluruh anak bisa menjawabnya. sampai pada putaran terakhir putaran dimana salah seorang anak tadi yang mencium bau anyir di mulai.
anak yang mencium bau anyir itu bernama gabby ia ingat temannya Laura adalah putri penakut namun tadi saat Laura diajak masuk ke rumah itu ia tak kembali lagi padahal Laura bilang ia akan kembali.
" kamu yang terakhir ya? " tanya pria itu mendekati gabby. gabby tampak mundur ia lalu tersenyum.
" hmm gadis manis, karena kamu yang terakhir paman gak mau kasih kamu pertanyaan langsung aja deh yuk! " ucap pria balon itu tersenyum mengerikan. gabby merinding ia semakin pusing karena bau anyir darah.
semakin ia mendekati rumah itu bau anyir darah mulai menyeruak. napas gabby tak beraturan ia takut dengan apa yang ia lihat ini. darah segar mengalir dimana mana.
" anak manis, ayok kok gak jalan temen temen kamu lagi main sambil makan permen lo! " ucap pria itu. gabby tampak gelisah ia ingin pulang sekarang, namun ia tak bisa ia bingung jalan pulang.
" eee... paman aku pulang aja ya mama pasti nyariin" ucap gabby berjalan menjauh dari sisi pria balon itu.
" loh kok tiba tiba, kamu gak mau maen sama paman? " tanya pria tadi berjalan mendekati gabby.
gabby menggeleng ia benar benar takut saat ini wajah pria balon itu sudah berubah raut wajah pada balon itu telah berubah menjadi menyeramkan.
" kalo kamu gak mau gak asik dong ini tali paman tinggal satu masak mau paman buang! " ucap pria tadi memperlihatkan seutas tali dadung yang ada di tangannya sambil memperlihatkan mimik sedih menyeramkannya.
" besok maen lagi paman udah malem! " ucap gabby berlari meninggalkan pria balon itu. gabby terus berlari terus berlari sampai ia tak sadar ia menabrak pria berbalon itu lagi.
pria balon itu menangkap gabby dengan paksa ia mengikatkan tali dadung yang sangat panjang ke kaki gabby ia lalu menyeret gabby dengan paksa karena di ikat di kaki gabby tersungkur ia ditarik sampai ia tergores.
gabby berteriak sejadi jadinya namun tiada satu orang pun yang ada di sana. pria balon itu terus menarik gabby sampai masuk ke rumah itu.
napas gabby kembali menderu ia melihat hal yang tak seharusnya ia lihat, ia melihat seluruh temannya terikat tanpa kepala, saat ia mendongak kagetnya ia melihat berapa menakutkannya pemandangan ini. seluruh kepala teman temannya terikat di atas atap rumah.
" yah... karena kepala mereka tak cocok denganku sepertinya kau saja sayang! " ucap pria itu mencolek dagu gabby dengan golok miliknya, gabby ingin berteriak namun ia tak bisa rasa takutnya mengalahkan semua. gabby hanya bisa menggeleng geleng kan kepalanya sambil menangis tersedu sedu.
pria itu mengayunkan goloknya dengan santai ke kepala gabby, tersayat leher gabby ia menjerit kesakitan , semakin dalam pria itu menggoroknya. sampai leher gabby putus, kepala gabby menggelinding begitu saja. tubuh yang tadi menopang kepala gabby ambruk. gabby sudah tak bernyawa. dengan darah yang terus mengucur deras dari arah putusnya llehernya
pria balon tadi mengambil kepala gabby ia kemudian melihatnya dengan seksama, perlahan pria tadi melepas kepala balonnya dengan paksa ia lalu memakaikan kepala gabby ke tempat semestisnya.
tawa menggelegar sesaat setelah kepala itu terpasang dengan cocok di kepala pria itu.
" hmmm... hahahaha ini menyenangkan! " ucapnya final.
_________
akhir riwayat gabby.
aku menyesal main bersamanya, tolong rebutkan. kembali kepalaku yang di rampas dia.
_______
" ASTAGFIRULLAH KAGETT! MIMPIKU ELEK TENAN! " author kijat kijat
sudah sampe sini dulu pan kapan ketemu di kisah selanjutnya.
dadang poreeper ❤✌