Empat cowok urakan yang membuat para gadis ke pincuk dengan penampilan mereka. Walaupun mereka urakan tapi prestasi mereka di acungkan jempol dan selalu dapat juara kelas.
Ke empat cowok itu Kahle Rahmat di panggil Ale, Soni Danurta, Dewa Ananda, dan Robby saputra. Mereka keempat cowok urakan yang pintar, ganteng dan kebanggaan sekolah..
Banyak cewek cewek di sekolah menaruh hati pada ke empat cowok itu. Terutama Ale yang wajahnya cukup ganteng di bandingkan dengan yang lainnya.
Jessica Veranda gadis berwajah indo, kulit putih, hidung mancung dan rambut bergelombang. Dia idola para kaum adam. Namun Jessica menyukai Ale tapi Ale tak menyukai Jessica. Soni yang menyukai Jessica.
"Le, sepertinya si Jessica suka sama lo. " Kata Soni.
"Buat lo aja deh, Son. Gue gak suka tuh sama cewek yang cantik alergi gue. " Ujar Ale yang kemudian kepalanya di toyor para temannya.
"Ale kan suka nya sama Deandra, cewek hitam manis yang bikin Ale terpesona. " Kata Dewa yang memukul lengan Ale.
"Udah, Son. Lo sikat aja Jessica daripada nganggur tuh cewek. Nanti kelamaan diambil orang lagi. " Kata Robby.
"Yakin lo, Le. Gak suka sama Jessica? " Tanya Soni yang menatap Ale.
"Iya benar. Tuh anaknya datang. Udah di ajak jalan sana. " Kata Ale.
Jessica datang dan duduk di samping Ale namun Ale langsung pindah ke samping Dewa.
"Hai, Ale. Ini aku bikinin sandwich loh buat kamu. " Kata Jessica yang menyerahkan kotak berwarna pink itu.
"Makasih, Jessica kamu emang perhatian deh. " Kata Soni yang mengambil kotak makan itu.
"Ale, nanti siang mau antar aku ke mall gak? " Tanya Jessica lagi sambil memandang Ale.
"Dengan aku aja, Jessica. Aku free siang ini. " Kata Soni.
"Apa sih kamu, Son. Aku maunya ngajak Ale kok. " Kata Jessica.
"Aku gak bisa aku ada les gambar, terus les fotografi. Jadi sama Soni aja tuh. " Kata Ale yang langsung berdiri dan langsung pergi meninggalkan teman-temannya di taman.
"Le...Kahle... mau kemana lo! " Teriak Robby yang melihat Ale sudah jauh.
"Ke perpustakaan kali, biasanya dia butuh ketenangan buat baca buku. " Kata Dewa.
"Mungkin mau ketemu Deandra kali. Biasanya Dean ada di perpustakaan juga. " Ujar Soni.
"Gila ya Ale cowok ganteng tapi di tolak sama cewek. " Kata Robby.
Hahahaha.. Sontak semua tertawa melihat sahabatnya sedang jatuh cinta. Jessica yang mendengar Ale menyukai Dean merasa cemburu dan gak terima cowok incerannya menyukai perempuan lain.
Lalu Jessica pun bangkit lalu mulai berjalan lemah.
Jessica masuk ke dalam kelas lalu duduk di bangkunya. Sonya sahabatnya merasa aneh melihat sikap Jessica yang langsung termenung sambil menopang dagunya dengan kedua tangannya.
"Lo kenapa, Jess? " Tanya Sonya yang memperhatikan wajah Jessica.
"Ternyata Ale menyukai Deandra anak kelas 2 i. " Kata Jessica pada sahabatnya.
"What Deandra anak culun itu. Ale matanya buta kali ya. Lo yang cantik gak di lirik sama sekali, malahan Deandra yang culun itu. " Kata Sonya.
"Gak ngerti gue sama Ale, Sonya. Masa dia menolak gue. Apa hebatnya Deandra? "
Sonya marah sahabatnya di tolak sama Ale yang notabene nya cowok ganteng dan tapi suka sama cewek yang menurutnya lebih cantik sahabatnya.
Sementara Ale yang masih di perpustakaan melihat Deandra yang sedang membaca buku sejarah membawa Ale makin jantungan. Jantungnya terus berdegup saat Deandra melirik dan tersenyum pada Ale.
Ale makin salah tingkah melihat Deandra yang tersenyum manis pada Ale.
Deandra Arimbi cewek hitam manis, hidungnya mancung rambutnya lurus berponi. Rambutnya selalu di kucir kuda dan matanya selalu memakai kacamata minus yang amat besar. Namun Ale menyukai penampilan Deandra karena dia pintar dan cantik menurut Ale.
Ale memang tak menyukai cewek seksi dan cantik bukan dari hatinya. Ale lebih suka cewek yang baik hatinya dan tak sombong apalagi cewek yang sok pintar.
"Ale.. " Panggil penjaga perpustakaan.
"Iya bu ada apa? " Tanya Ale yang berdiri menghampiri penjaga perpustakaan.
"Buku yang minggu lalu kamu belum kembalikan. " Kata Ibu penjaga perpustakaan.
"Ya ampun, maaf bu Ale lupa. Besok Ale bawain bukunya bu. " Kata Ale yang menggaruk garuk kepalanya yang tak gatal.
Deandra yang melihat Ale hanya senyum-senyum sambil melanjutkan membaca bukunya. Ale yang melihat Deandra hanya menahan malu yang tak hingga.
Jam sekolah sudah berakhir gank abal langsung menuju markas mereka di depan sekolah ada cafe yang biasa jadi tempat nongkrong mereka. Tiba-tiba Ale melihat Deandra yang sedang berdiri di tepi jalan menunggu angkot. Lalu Dewa menyuruh Ale mendekati Deandra dan mendorong tubuh sahabatnya itu hingga hampir terjatuh.
"Dean, kamu pulang sama siapa? " Tanya Ale basa basi.
"Aku tunggu angkot, Le. " Kata Deandra yang celingak celinguk.
" Aku antar ya pulangnya. Sekalian aku pulang. " Kata Ale mencoba berusaha dekat dengan Deandra.
"Gak usah, Le. Terimakasih itu angkotnya sudah datang. " Kata Deandra yang langsung naik angkot. Ale hanya diam mematung.
Dari sebrang para gank abal hanya tertawa melihat sahabatnya ditolak oleh cewek pujaannya.
"S*****n..... Senang banget liat sahabatnya menderita. " Kata Ale yang memukul para sahabatnya itu.
"Le, lo kurang maut rayuannya. Deandra itu gak suka basa basi. " Kata Dewa yang tertawa melihat wajah Ale.
"Tadi lo langsung bawa motor lo, biar langsung di ajak naik motor lo, Le. Bukan basa basi baso, wkwkwkw. " Robby membuat suasana menjadi riuh.
Lalu Jessica datang dengan Sonya dan duduk di samping Ale.
"Eh.. Ada Jessica. Mau aku antar pulang gak? " Tanya Soni.
"Aku mau di antar pulang sama kamu, Son. " Kata Sonya yang menyukai Soni.
"Apa sih, lo sana pulang sama tukang angkot aja. " Ujar Soni marah.
"Ale, besok minggu ada acara tidak? Kita ke mall yuk antar aku cari buku sejarah. " Tanya Jessica yang menatap Ale.
"Besok aku mau ngantar bunda ke salon. " Kata Ale.
"Oh... Kamu anak baik ya. Bundanya ke salon pake di antar saja, memang gak bosen? Biasanya kalo cowok itu ketika antar cewek ke salon itu biasanya bosen. " Kata Jessica.
" Jessica, minta antar Soni aja tuh ke mall nya. Soni pasti siap sedia loh. "Ujar Dewa yang cekikikan.
" Gak usah, aku pergi sama Sonya saja berdua. " Kata Jessica.
"Sob, gue balik ya. Bunda minta antar ke rumah Om gue. " Kata Ale yang memakai helm dan langsung menyalakan mesin motor sportnya.
"Oke, Sob. Hati-hati lo di jalan salam buat bunda lo. Kapan kapan kita kerumah lo, mau nyicip masakan bunda. " Kata Robby yang tersenyum.
"Oke sip. Gue jalan sob. " Ale yang mulai melajukan motor sport nya dan membelah jalan.
Jessica sangat kesal di cuekin Ale. Entah bagaimana caranya untuk membuat Ale menyukai Jessica. Soni yang melihat kekasih nya terdiam langsung memberikan minuman kesukaan Jessica.
"Ini untuk tuan putri Jessica Veranda. " Kata Soni dengan senyuman manisnya.
"Aduh Soni makasih banget ya. " Jawab Jessica membalas senyuman Soni.
"Lumayan nih, Soni bisa gue jadiin pucung gue. Lumayan gue manfaatin aja deh nih anak. Daripada Ale susah di deketin. " Batin Jessica.
Setiap hari Ale makin berusaha mendekati Deandra. Walaupun beberapa kali di tolak Ale tak kenal lelah. Sementara Jessica makin cemburu melihat Ale yang mengejar ejar Deandra dan makin membenci Deandra. Ale tak peduli Jessica yang mengejar dirinya.
Gank abal makin meledek Ale yang selalu di tolak oleh Deandra. Mereka terus menertawai sobatnya itu dan makin membuat Ale jadi bahan candaan gank abal.
Suatu hari Ale melihat Deandra sedang duduk sendiri di taman sekolah. Memang Deandra dan Ale berbeda kelas tapi setiap istirahat mereka pasti ketemu. Ale mencoba mendekati Deandra yang sedang membaca buku sejarah.
"Hai, Dean. Kamu sedang baca buku apa? " Tanya Ale yang duduk di samping Deandra.
"Hai, Le. Ini aku baca sejarah tentang perang Korea Selatan dan utara. " Jawab Deandra.
"Oh.. Sepertinya kamu suka dengan sejarah ya. " Kata Ale.
" Iya karena sejarah mengingatkan kita tentang siapa nenek moyang kita dan kita tentang tau sejarah tentang dunia yang lain. " Kata Deandra.
"Nanti pulangnya bareng aku ya, Dean. " Kata Ale.
"Please. " Tambahnya sambil menangkup kedua tangannya.
"Hmmmm.... Baiklah tapi nanti antar aku ke toko buku dulu ya, Le. " Kata Deandra yang tersenyum dengan manisnya. Membuat Ale yang menatap Deandra dengan intens.
"Baiklah, nanti aku tunggu di parkiran sekolah ya. " Kata Ale yang langsung berlari meninggalkan Deandra dengan senyuman yang mengembang.
Ale masuk kelas, gank abal yang tengah bercanda ria. Melihat Ale yang datang dengan senyum-senyum sendiri membuat para gank abal bertanya-tanya.
"Kenapa lo, Le. Kesambet? " Tanya Robby yang menatap sahabatnya dengan wajah yang sumringah.
"Akhirnya aku bisa ajak Deandra jalan. Siang ini aku akan ke toko buku dengan Deandra terus aku antar pulang. " Kata Ale dengan senyuman yang masih menghiasi bibirnya.
"Wah, berhasil lo akhirnya, Le. Selamat ya semoga cepat jadian. " Kata Dewa.
"Thanks, bro. " Kata Ale.
Dari jauh Jessica melihat Ale yang bercerita kalo dia akan jalan dengan Deandra membuatnya cemburu dan marah. Lalu dia keluar ingin menghampiri Deandra dan memarahinya.
"Deandra... Kamu itu jangan sok polos deh. Jangan dekat-dekat sama Ale. Dia itu pacar aku, jauhin Ale sebelum kamu menyesal. " Kata Jessica dengan ketus.
Deandra hanya diam sambil melihat Jessica keluar dari kelasnya. Namun Soni melihat Jessica memarahi Deandra. Dan langsung menemui Ale untuk memberitahu bahwa Jessica sudah memarahi Deandra. Ale yang mendengar Soni mengatakan kalo Jessica memarahi Deandra membuat Ale ingin menemui Jessica.
Ale mencari Jessica, amarahnya sudah di ubun-ubun kepala. Ingin sekali dia mencabik-cabik mulutnya yang berbisa.
"Jessica, aku mau bicara. " Kata Ale dengan ketus.
"Ada apa, Le. Nanti pulangnya kita bareng ya. " Kata Jessica yang bergelayut di lengan Ale namun Ale langsung melepaskannya.
"Kamu jangan campuri urusanku. Kamu itu bukan pacar aku jadi kamu gak berhak campuri urusanku. Ngerti kamu. " Kata Ale yang memegang dagu Jessica dan membuat Jessica kesakitan.
"Sakit, Le. Aku minta maaf aku cemburu melihat kamu dekat dengan Deandra. Aku sudah lama menyukaimu tapi kamu malahan suka sama Deandra. " Ujar Jessica yang minta tangan Ale melepaskan dari dagunya yang di pegang keras oleh Ale.
"Sekali lagi kamu campuri urusanku. Kamu akan tau akibatnya. " Kata Ale yang melepaskan tangannya lalu pergi ke kelas Deandra.
Disana Ale melihat Deandra sedang bersedih, dia hanya mencoret-coret bukunya.
"Deandra. " Panggil Ale. Dan setelah mendengar suara laki-laki yang sudah membuat Deandra bersedih.
Deandra melirik arah panggilan itu dan lalu tersenyum dengan manis. Membuat Ale makin tak sanggup melawan kencangnya degupan jantung Ale.
"Kamu jangan dengarkan Jessica ya. Dia itu bukan pacar aku. Pacar aku itu kamu, Dean. " Kata Ale membuat Deandra tersipu malu.
Deandra dan Ale akhirnya menjadi pasangan yang membuat para siswa iri hati melihat kemesraan yang mereka ciptakan. Ale dan The gank Abal makin membuat para siswi di sekolah makin terpesona dengan penampilan dan kepintaran mereka. Walaupun penampilan mereka urakan tapi prestasi mereka patut di acungkan jempol. Mereka adalah siswa yang top di sekolah.
-Tamat-